HASTA KARYA [ END ]

HASTA KARYA [ END ]
BAB 55



“Baik. Tinggal beberapa pertimbangan lagi dan selesai. Mungkin aku bisa melanjutkannya besok. Aku sangat lelah.”


^^^ Jessica merapikan mejanya.^^^


“Mari pulang Jessica, Hari telah sore”


ujarnya.Jessica kembali merapikan pakaiannya dan beranjak keluar. Ketika keluar dia berpapasan dengan David yang juga ingin pulang.


...“Jangan Lupa nanti malam”...


Jessica hanya mengganguk, mengacungkan jempolnya pada David sambil terus berjalan. Berjalan munuju lift dan berjalan keluar lobby kantor.


^^^Jessica berjalan menuju mobilnya yang terparkir.^^^


“Makan malam ?” sambil tersenyum.


“A Date” Jessica tertawa geli.


“Like you say Luna. It’s a date” katanya sambil menggeleng.


Dalam perjalan pulang Jessica melewati sebuah butik yang pernah dia dan Luna masuki pada saat mereka mencari dress untuk Jessica yang pada waktu itu juga di ajak makan malam oleh David.


Jessia tersenyum ketika melihat butik itu.


“Dress? Well okay. Let’s get some dress”


^^^Jessica yang segera membelokan mobilnya dan memakirkan mobilnyadi depan butik. Segera turun daru mobil dan masuk ke dalam butik.^^^


Yang sudah disambut oleh beberapa pekerja butik.


“Selamat sore nyonya. Ada yang bisa saya bantu??”


^^^“Saya sedang mencari dress untuk acara formal makan malam”^^^


...“A date ?”...


“Ya..it’s a date” sambil tersenyum malu.


Pelayan itu tertawa.


“Baik nyonya. Mari saya bantu carikan dress yang cocok untuk anda”


^^^Jessica dan pekerja toko itu mulai menjelajahi butik. Hampir satu jam mereka berada butik. Hingga akhirnya Jessica keluar dengan membawa sebuah belanjaan dan ia beranjak pulang.^^^


Ketika sampai di apartment Jessia beristirahat sejenak meregangkan tubuhnya di sofa.


^^^“Aku membenci ini. Aku harus make up sendiri. Hell Luna, where are you, when I need you” oceh Jessica.^^^


Dengan rasa malas Jessica melangkahkan kakinya menuju kamar mandi. Sebelum itu ponselnya berdering.


“Really David?? Damn that man” Rutuknya Jessicca sambil merogoh ponselnya dari dalam tasnya.


...“Hallo”...


...“Hai”...


^^^“David Please. I know. I remember” Oceh Jessica.^^^


David tertawa.” Baiklah. Aku hanya tidak sabar untuk menemui mu”


Jessica langsung menutup ponselnya.


...“Stupid boy !”...


^^^Jessica kembali bersiap siap untuk mandi, Make up, Hair do dan Dress.^^^


“Done” Jessica tersenyum.


“I always beautiful” Jessica tertawa.


Jessica keluar dari ruang gantinya.


^^^“Okay sekarang tinggal menunggu kedatangan si brengsek itu.” Ledeknya.^^^


Jessica berjalan ke arah dapur untuk mengambil minuman. Hingga tiba tiba.


“good damn it you look perfect”


Seketika aktivitas Jessica berhenti. Tubuhnya mengkaku. Seharusnya dia sendirian di apartmentnya. Tapi dia baru saja mendengar seseorang berbicara.


Perlahan Jessica memutar kepalanya untuk menoleh kearah ruang tengah. Dan betapa kagetnya ketika dia melihat. Seseorang.


...“DAVID ??” ...


...“Hai Baby”...


^^^“Ya tuhan. How you can get here?” Tanya Jessica dengan wajah yang terkejut.^^^


“Well magic babe” David tersenyum. Sambil berjalan mendekati Jessica.


“Im seriously. How you get up here David ?” Jessica mulai was was.


^^^“Pintu apartment mu tidak kau kunci” Jawab David.^^^


...“APA?”...


David menghelas nafas.


“Terserah kau saja jika tidak mempercayai ku”


Jessica mengingat kembali bagaimana bisa tidak mengunci pintu sewaktu ia datang. Dan ia sadar. Dia memang tidak mengunci pintu. Malahan dia langsung membaringkan tubuhnya di sofa.


“Tapi tidak bisakah kau mengetuk pintu dulu?”


“Kau tidak..” seketika omelan Jessica terhenti.


^^^“Shut..... kau terlalu banyak bicara.”Bisik David yang semakin mendekati Jessica.^^^


Jessica mulai berjalan mundur... mundur..dan mundur hingga menabrak meja makan yang ada di belakangnya.


...“David hentikan.”...


“Aku bahkan belum menyentuh mu”


...“Stop !! David Stop”...


“No. I will stop. I miss you your body baby”


David menyeringai. Sudah lama ia tidak melihat seringai di wajah David yang menjadi peringatan bagi Jessica bahwa pria di hadapannya sudah memulai permainannya.


“Baby look at you. You look sexy. Damn”


^^^”That all just for me ?” David melihat Jessica dari atas sampai bawah.^^^


Jessica sudah merasa di telanjangi hanya dengan tatapan David yang menatapnya seperti itu.


“Stop David. Bisakah kita makan malam saja”


^^^“Makan malam yang normal dan bersih tampa ada godaan apa pun”^^^


“Ya tentu saja kita bisa makan malam, tapi setelah aku selesaikan ini” Bisik David.


David semakin mendekatkan tubuhnya agar bisa menempel dengan Jessica. David mulai menyentuh bahu Jessica dan mengelusnya secara perlahan.