HASTA KARYA [ END ]

HASTA KARYA [ END ]
BAB 26



...“Jadi apa keputusan mu Jess?”...


^^^Jessica menghela nafas “Baiklah. Ayo kita naik.”^^^


“Lucas apa kau sudah melakukan apa yang ku minta kemarin?”


...“Sudah Bos.”...


...“Terus mana dia ?.”...


“Kenapa dia belum memasuki ruanganya?"


“Bersabarlah Bos mungkin dia sudah dalam perjalana kemari.”


“Hais.... Aku tidak suka menunggu !” Ketus David.


Berselang beberapa menit. David pun melihat bayangan orang melewati ruangannya. Tidak begitu jelas memang karena ruangan kaca pembatas di ruangan David di buat sedikit blur agar tidak terlihat isi ruangan itu.


...“Lucas.”...


...“Ya?”...


...“Mereka disini !”...


Lucas yang sedang duduk di sofa itu berdiri.


...“Benarkah?”...


...“Cek Lucas... Cek kesebelah.”...


Lucas pun keluar dari ruangan David dan memasuki ruangan disebelahnya. Ketika ia masuk. Dia mendapati dua wanita cantik itu sedang melihat lihat ruangan itu.


...“Selamat pagi nona nona.”...


Seketika wanita wanita itu berbalik ke arah suara itu berasal.


“Selamat pagi Mr.” sapa mereka dengan ramah.


...“Well selamat datang di kantor kami.”...


“Terimakasih Mr. ?”


...“Kau bisa memanggilku Lucas. Aku sekertaris sekaligus assisten David.”...


“Okay Lucas.” Jawab Luna dengan tersenyum ramah.


Tiba tiba telepon Lucas berdering. Lucas mengangkatnya, berbicara sebentar dan kemudian menutup telepon itu.


...“Ms.France?”...


...“Ya.”...


“Kau diminta ke ruangan Tuan David sekarang.”


...“Baik.”...


Dengan sedikit ragu ragu Jessica pun keluar dari ruangan kerja nya meninggalkan Luna dan Lucas. Ketika memasuki ruangan David Jessica langsung dapat melihat pria itu sedang duduk di meja kerjanya dan melihat kedatangan Jessica, senyum David mengembang dengan lebar.


...“Selamat pagi Jessica.”...


“Selamat pagi.” Sapanya dengan gugup.


“’Ya tentu.”


...“Baguslah mengingat kau akan menempatinya dalam waktu yang lama. Kau harus merasa nyaman bukan?”...


“Ya...ya”


Tidak berselang lama. Lucas kembali memasuki ruangan David. Sementara Luna menunggu diluar ruangan saja. David yang menatap Lucas.


...“Lucas bisa kau ambilkan segelas kopi? Mungkin untuk Ms.France dia terlihat agak lusuh pagi ini.”...


“Terimakasih tapi tidak usah. nanti Biarkan Luna yang akan mengambilkannya.” Sela Jessica.


...“Ah tidak apa apa. Lagi pula Lucas sedang tidak mengerjakan apa apa, Ya kan Luke?”...


...“Ya, Sure.”...


Lucas pun keluar bersamaan dengan Luna yang dia ajak. Perasaan Jessica mulai semakin tidak enak menyadari sekarang mereka kembali dalam keadaan berduan dalam ruangan.


...“Ada apa dengan mu? Kau terlihat gugup. Tenanglah. Aku belum menyentuh mu.”...


Mendengar itu Jessica yang awalnya menunduk seketika Jessica dengan Was was.


...“Apa yang kau bicarakan.”...


...“Kau tau apa yang ku bicarakan Nona cantik.”...


...“David !!!”...


...“Yes... My girl.” Jawab David dengan senyum lebar."...


...“Aku datang kesini untuk bekerja David. Bukan untuk menjadi wanita penghibur mu !!...


Jadi dengan segala hormat tolong jangan melakukan hal lain di luar pekerjaan ku disini. Aku hanya ingin bersikap profesional pada perusahaan ini Mr.Clay.” Tegas Jessica yang sudah mulai memberanikan dirinya.


...“Tenanglah. Kau terlalu tegang Jessica.”...


David berdiri dan berjalan menuju kursi dimana Jessica sedang duduk. Dia jongkok di depan Jessica sambil menyentuh paha Jessica tetapi sebelum bisa menyentuh Jessica. Jessica sudah duluan mencegat tangan David. David justru mengambil kesempatan itu dan menggenggam tangan Jessica.


“Biar ku perjelas nyonya cantik ku. Aku memindahkan mu kemari bukan hanya sekedar bekerja disini. Aku memindakan mu agar aku bisa lebih mudah menjangkau mu sayang. Karena ketahuilah satu hal. Sekali kau sudah menggoda ku dengan tubuh mu itu. Maka kau tidak akan pernah lepas lagi dari ku. Paham !!”


...“Aku tidak pernah menggoda mu.”...


“Secara langsung memang tidak. Tapi tubuh mu menggoda ku sayang dan jujur saja. Aku begitu tergoda dan setiap detik aku ingin selalu menyentuh mu.”


...“Cukup David !”...


...“Hey...Tenanglah. Sss...” David menarik Jessica berdiri.”...


David melihat Jessica dari atas sampai bawah. David menghela nafas panjang.


...“Damn... Girl. Kenapa kau bisa terlihat seksi seperti ini setiap hari.”...


...“Apa ??”...


Jessica memang terlihat sangat menggiurkan. Dia mengenakan rok kulit hitam pendek yang dapat memperlihatkan pahanya dan blus putih tanpa lengan. Dia terlihat begitu sangat cantik dan seksi.


Perlahan David mulai maju mendekati Jessica.