![HASTA KARYA [ END ]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/hasta-karya---end--.webp)
David menyandarkan tubuhnya di kursi kerjanya. Dia lupa kalau wanita itu sekarang adalah penasehat hukum mereka.
“Oh..ya. Bagaimana dengan kencan mu?”
...david menatap ayahnya....
...“Baik.” Jawab David dengan singkat....
...“Baik saja? Tidak ada yang lain?”...
...“Apa yang sedang ayah inginkan?”...
...“Sesuatu yang lebih dari baik tentunya.”...
David menghela nafas “Kami hanya makan malam ayah.”
...“Oh yah...?”...
“Tapi mengapa informasi yang ayah dapatkan. Kau sempat membawanya ke restaurant kita. Dan ada yang melihat kau sedikit bersenang senang di rooftop restaurant bersama Jessica.”
...“Siapa yang mengatakan itu !”...
“Tunggu.. ayah sedang mengintai ku??” Tanya David dengan ekspresi terkejut.
Mr.Clay tertawa pada saat itu dan berkata. “Kau tidak bisa membohongi ayah David.”
“Kami pada saat itu. Hanya terbawa susana ayah.” Jawab David dengan wajah datar.
...“Suasana?”...
...“Ya.. Suasana.”...
“Suasana.” Mr.Clay tertawa terbahak bahak.
...“Aaa....Suasana.”...
Mr.Clay bangkit dari tempat duduknya dan berjalan menuju pintu keluar dari ruangan itu. Tapi sebelum dia benar benar keluar Mr.Clay sempat berhenti.
“Baiklah tuan suasana. Segera hubungi penasehat hukum cantik itu. Kita harus segera membahas proyek besar ini."
Setelah berkata begitu. Mr.Clay keluar meninggalkan ruanggan itu dengan David yang sendirian di ruanggannya. David merenunggi dirinya sendiri.
“Suasana..!!! dasar bodoh !”
David memaki dirinya sendiri karena memberi alasan yang bodoh pada ayahnya. David menghela nafas dan coba menghubungi penasehat hukum yang cantik itu.
•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
Disebuah ruang kerja. Seorang wanita muda sedang bergulat dengan beberapa pekerjaanya sampai ketika panggilan masuk dari balik ponselnya.
...Drttt...... Drttt...... Drttt.........
...Ponsel Jessia bergetar....
Jessica langsung mengangkat panggilan yang masuk di ponselnya anpa melihat siapa yang meneleponnya.
...“Haloo?”...
...“Ms.France?”...
Seketika sekujur tubuh Jessica mengkaku mendengar suara yang tidak asing itu.
Jawab Jessica dengan gugup.
“Kau masih mengingat posisimu di perushaan ini kan?”
“Ya..ya tentu saja. Ada yang bisa ku bantu?”
“Ya kita akan membangun resort baru di sebuah lokasi yaitu di Maldives. Kami ingin membahas mengenai proyek ini. Dan kami membutuhkan mu untuk bersama sama mempertimbangkan beberapa persetujuan persetujuan mengenai beberapa peraturan peraturan konstruksi untuk membangun resort ini.”
...“Baiklah. Kapan?”...
“Siang ini kami ingin segera membereskannya.”
...“Baiklah. Siang ini.”...
“Kau bisa ke kantor jika kau sudah siap.”
...“Baiklah.”...
Dan teleponnya terputus. Jessica menghela nafas seperti orang yang sudah menahan nafas lama. Jessica segara memanggil Luna.
...“Ada apa?”...
“Siang ini kita akan ke kantor CLAY COMPANY.”
Senyum Luna mengembang.
“Benarkan ??” Tanya Luna dengan wajah menggoda Jessica.
“Jangan berfikir yang aneh Luna. Kita kesana untuk menghadiri meeting penting. Ini proyek besar pertama kita bersama CLAY COMPANY .Bersikaplah lebih profesional Luna.”
“Okay okay Ms.Profesional. Tapi sebelum pergi kau harus merapikan rambutmu yang berantakan.”
Seketika Jessica langsung merapikan rambutnya yang sebenarnya tidak berantakan. Luna hanya menggoda saja.
“Kau tidak ingin terlihat jelek di depan David kan?? Luna Tertawa geli.
...“Luna bisakah kau berhenti ?”...
“Hmm..... TIDAK !!! Hahahaha.....” Luna tertawa sambil berlari kecil keluar dari ruangan itu sebelum Jessica menangkapnya kemudian menghabisinya.
^^^Siang harinya...^^^
Para kolega sudah mulai memasuki ruagan rapat. David dan Mr.Clay juga sudah memasuki ruang rapat.
...“Kau sudah menghubungi Jessica?”...
...“Sudah.”...
...“Dimana dia.”...
...“Entahlah.” Jawab David dengan singkat....
...Lucas memasuki ruanggan dan berjalan menuju David....
...“Ms.France sudah tiba.”...
...“Suruh masuk.” Perintah David....