FINDING MY HOT BILLIONAIRE

FINDING MY HOT BILLIONAIRE
Bab 65



ZN 65


"Kalian saling mengenal sebelumnya?" tanya Lune pada Lana dan Adrian.


"Tidak," jawab Lana.


"Ya," jawab Adrian dalam waktu yang bersamaan.


"Hei, kalian membuatku penasaran. Adrian, kau mengenal Lana sebelumnya?" tanya Lune.


"Tidak, Lune," sahut Lana.


Adrian melihat ke arah Lana dan memandangnya kecewa.


"Aku tak bertanya padamu, Lana," kata Lune.


"Ya, kami tak saling mengenal sebelumnya dan baru kenal semalam," jawab Adrian.


"Jadi kau menyukainya sampai langsung datang kemari?" tanya Beau.


"Ya, apakah salah?" tanya Adrian berusaha bersikap santai.


"Reputasimu cukup buruk, Adrian. Kau seorang playboy. Aku akan menyuruh Lana untuk berpikir jauh untuk menerimamu. Benar kan, Aunty?" Ucap Lune pada Beau.


"Ya, dia cukup tengil dan menyebalkan, Lana. Berhati hatilah jika dia merayumu karena sudah banyak wanita yang menjadi korbannya," kata Beau.


"Jadi kau seorang pemain wanita, Adrian?" tanya Lana dengan mata menyipit.


'Itu karena dirimu,' batin Adrian.


"Itu cukup lumrah bagi pria," jawab Adrian dan duduk di kursi yang ada di setelah Lana.


"Hei, Louis tak seperti itu," kilah Lune tak terima.


Louis hanya tertawa kecil mendengarnya.


"Kau belum makan sejak tadi. Ayo kita makan dulu," kata Louis.


"Aku lupa bahwa aku belum makan," sahut Lune.


"Kami akan makan dulu. Nanti kami kembali lagi kemari," ucap Louis.


"Baiklah, Aunty akan menunggu Lana di sini. Jangan khawatir," jawab Beau.


Lune mengangguk dan kemudian keluar dari kamar perawatan Lana.


Beberapa menit Lune pergi, ponsel Beau berbunyi dan segera mengangkatnya.


"Mom, bisakah ke mansion? Aku membutuhkan bantuan mommy," sahut Paris dari seberang telepon.


"Baiklah, mommy akan ke sana sebentar lagi," jawab Beau.


"Oke, Mom. Thank you," sahut Paris dan menutup ponselnya.


*


"Ada apa, Mom?" tanya Adrian.


"Mommy akan ke mansion Max. Kau gantikan tugas mommy di sini dulu, oke?" Jawab Beau.


"Itu tidak perlu, Aunty. Ada banyak perawat di sini," sahut Lana yang menghindari berduaan dengan Adrian.


"Pergilah, Mom. Aku akan menjaganya," jawab Adrian


"Tenanglah, Lana. Dia tak akan berani macam- macam padamu. Jangan takut pada pria tengil ini, oke?" ucap Beau.


Lana hanya mengangguk pasrah.


Lalu Beau mencium kedua pipi Lana dan keluar dari kamar untuk pergi ke mansion Paris.


Seperginya Beau, Adrian melihat ke arah Lana.


"Kau membenciku?" tanya Adrian.


"Tidak," jawab Lana.


"Aku akan tidur," kata Lana menghindari percakapan dengan Adrian.


Lalu Adrian duduk di tepi ranjang Lana dan melihat wajahnya lebih dekat.


"Jangan menghindari permasalahan kita," kata Adrian.


"Kau sama sekali tak menganggapku dengan pura pura tak mengenaliku. Apa maksudmu melakukan seperti itu padaku?" tanya Adrian.


"Permasalahan? Kita tak punya permasalahan lagi, Adrian," ucap Lana.


"Jika kita tak punya permasalahan, seharusnya kau berkata jujur pada mereka tadi. Lalu mengapa kau berbohong? Itu artinya kau masih memiliki masalah denganku," kata Adrian.


"Aku hanya tak ingin dicecar dengan banyak pertanyaan dari Lune dan ibumu. Cukup kita saja yang tahu," jawab Lana.


"Kau benar benar egois sekali ternyata. Pernahkah kau memikirkan perasaanku, Lana? Sekali saja. Aku yang selalu mengejarmu sejak dulu dan kau sama sekali tak melakukan sesuatu untuk mempertahankan hubungan kita. Apakah kau sama sekali tak mencintaiku? Sedikit saja. Apakah rasa itu sama sekali tak ada?" tanya Adrian.


Lana terdiam seribu bahasa mendengar ucapan Adrian di mana ada rasa sakit di dalamnya.