FINDING MY HOT BILLIONAIRE

FINDING MY HOT BILLIONAIRE
Bab 51



LL 51


"I love you," ucap Louis yang kemudian mencium bibir Lune setelah prosesi singkat pernikahan mereka.


"I love you too," jawab Lune dan kembali berciuman dengan pria yang kini sudah sah menjadi suaminya.


Keluarga Kingsford tampak bahagia menyambut pernikahan yang cukup dramatis itu.


"Jika jodoh tak lari ke mana. Kurasa Louis sangat beruntung karena tak sampai menikah dengan Claire. Coba bayangkan jika Lune datang ketika Louis sudah menikah dengan Clare," bisik Beau di samping Thea.


"Ya, dipastikan akan terjadi perang dunia ketiga," sahut Thea berbisik.


Beau tertawa mendengar hal itu.


"Keluarganya belum tahu?" tanya Beau.


"Belum, aku tak ingin memaksa Lune. Biar dia sendiri yang memutuskannya," jawab Thea.


Beau hanya mengangguk dan setelah prosesi pernikahan itu, mereka mengadakan pesta kecil kecilan ala keluarga Kingsford.


Tidak bisa dibilang pesta kecil karena keluarga Kingsford lumayan banyak anggotanya. Ditambah lagi dengan keluarga Robert dan Romanov yang tinggal di New York.


Beberapa sahabat keluarga Kingsford datang untuk meramaikan pesta pernikahan dadakan ini.


Keluarga dari Inggris pun datang kemarin malam dengan mendadak dan langsung ikut pesta di malam ini.


Penyelenggara acara yang tak lain adalah Vea mendatangkan seorang DJ yang akan meramaikan suasana pesta ini.


Vea menarik Lune ke arema dansa dan mereka menari bersama.


"Wait wait ... Aku sangat suka lagu ini," ucap Lune ketika sang DJ memainkan musik favorit Lune.


"Me too," sahut Vea mengangkat tangannya ke atas.


Lune mengambil kacamata hitam milik pria di sampingnya dan menyanyikan lagu favoritnya itu bersama Vea.


Louis melihatnya dari jauh dan senyumnya tersungging di sudut bibirnya melihat wanita pujaannya sudah kembali seperti dulu lagi.


"Kalian akan berbulan madu?" tanya Gio -- sang adik.


"Terserah Lune. Aku hanya mengikuti kemauannya saja," jawab Louis.


"Aku tak tahu percintaanmu ternyata serumit ini. Kuharap kalian selalu bahagia," kata Gio.


Louis mengangguk dan kemudian menyusul Lune lalu mengajaknya menari bersama.


Louis merengkuh pinggang Lune dan mencium bibirnya cukup lama lalu mereka menari bersama.


Senyum Louis dan Lune selalu mengembang sepanjang pesta berlangsung.


Setelah cukup lama menari, Lune kemudian ditarik oleh Vea dan Zinnia ke tempat para wanita berkumpul. Sedangkan Louis pun membaur dengan saudaranya yang lain dan mengobrol santai bersama mereka di malam yang bahagia ini.


"Woooww ...Hasil fotonya sangat bagus. Kau sangat berbakat, Xira," kata Lune pada Xira -- istri dari Dior Kingsford yang tak lain adalah adik Louis.


"Nanti akan kukirim kan ke ponselmu," jawab Xira.


"Sekarang saja," kata Lune.


"Oke," jawab Xira dan ia pun mengirimkan foto foto moment pernikahan Lune dan Louis tadi.


"Kalian tak berbulan madu?" tanya Vea.


"Aku hanya ingin berbulan madu di Inggris saja. Mengenang masa lalu. Aku merindukan kampung halamanku," jawan Lune.


"Itu bukan bulan madu, Lune. Karena kau akan tinggal di sana. Ke rumah hutan saja kalau begitu," sahut Vea.


Lune mengangguk dan tersenyum.


"Kalau begitu besok kita akan bersama," kata Thea.


"Oke," jawab Lune tersenyum dan kembali mengobrol santai dengan beberapa kerabat Kingsford.


"LUNE!!!" Panggil Sasha dari jauh dan menghampirinya.


"SASHAAA!!!" sahut Lune senang karena ia pikir Sasha tak akan datang.


Lune mendatangi Sasha dan saling berpelukan.


"Aku pikir kau tak datang," kata Lune.


"Ya, tadinya. Tapi jadwal meeting dirubah dan akhirnya aku bisa kemari," jawab Sasha.


"Aku belum berpamitan pada Tuan Silva," kata Lune.


"Apa maksudmu? Louis sudah mengajukan pengunduran dirimu beberapa hari yang lalu. Dia ke perusahaan dan langsung menemui Tuan Silva. Kau tak tahu hal itu?" Ucap Sasha.


"Oh my, dia sangat yakin sekali aku akan kembali padanya," kata Lune.


"Tentu saja. Kau cinta mati pada pria tampan itu, Lune. Dan dia sangat menyadarinya," sahut Sasha tertawa kecil.


Lune hanya tersenyum sembari melihat ke arah Louis dsri kejauhan.