FINDING MY HOT BILLIONAIRE

FINDING MY HOT BILLIONAIRE
Bab 43



LL 43


Lune yang memamg belum bisa mengendalikan emosinya begitu marah dan tak terkendali hingga memukul hidung Louis menggunakan keningnya.


"SHIITT!!!" umpat Louis dan hidungnya terlihat berdarah.


"Kunci dia, Louis!!" Teriak Thea karena melihat Lune tak terkendali.


Louis mengunci tubuh Lune di atas sofa dan menahannya di sana agar Lune tak bisa bergerak.


"Why? Mengapa kau mencegahku?" Tanya Lune marah.


"Ini sudah di luar batas. Kau bisa membunuhnya. Kau bukan pembunuh!! Aku tak mau melakukan hal itu!!" Bentak Louis.


Jared keluar dari pintu dan ditemani Rillian untuk membawa Claire ke rumah sakit.


"Kau tak tahu apa yang dilakukannya pada kita!!!" ucap Lune marah sembari menangis.


"Tapi seharusnya tak seperti ini penyelesaiannya!" Sahut Louis yang sangat menahan kemarahannya.


Vea dan Thea masih melihat ke arah mereka berdua. Louis masih berusaha menenangkan Lune.


"Lune, kau tetap memiliki Louis dan Claire sudah pasrah dengan hal itu," ucap Vea.


"Aku membencinya. Aku sangat membencinya!!" Teriak Lune di bawah tubuh Louis.


Louis memandang mata Lune yang kini penuh air mata sekaligus kemarahan.


"Karena dia, aku kehilangan bayiku!!!" Teriak Lune yang tentu saja membuat semuanya terkejut.


"Apa maksudmu??" Tanya Louis.


Lune kembali menangis dan Louis melepaskan tangan Lune lalu memeluknya.


"Aku hamil dan aku menyuruhnya memberitahumu tapi dia bilang kau tak menginginkan bayi ini. Lalu malam itu aku mendatangimu setelah aku kabur dari sekapan ayahku. Aku begitu kecewa ketika mendengar hal itu. Apakah kau tak menginginkan bayi kita?" tanya Lune.


"Biarkan dia duduk, Louis," ucap Thea dan mendekati mereka.


Lalu Louis beranjak dari tubuh Lune dan menariknya duduk.


Louis memegang rahangnya dan menatapnya lekat.


"Bagaimana bisa ayahmu menyekapmu?" tanya Louis.


"Karena aku hamil dan ada yang mengarang cerita pada mereka bahwa kau pergi meninggalkanku setelah mengetahui aku hamil. Aku tak bisa menghubungimu karena daddy mengambil ponselku," kata Lune.


"Pada awalnya aku memberi tahu Claire tentang kehamilanku dan dia menceritakannya pada Lana. Di saat bersamaan aku meminta bantuannya untuk memberitahukan hal ini padamu, tapi dia mengatakan bahwa kau tak menerima bayiku," ucap Lune sambil mengusap air matanya.


"Aku akhirnya mengetahui bahwa Claire lah yang mengarang cerita tentang penolakanmu pada keluargaku. Aku kabur malam itu dengan meminjam mobil Jenna untuk menemuimu," lanjut Lune.


"Dan akhirnya aku tak pernah sampai padamu karena aku kecelakaan," ucap Lune lirih.


"Aku juga tak tahu kau keluar negeri waktu itu karena selama beberapa hari ponselku dipegang oleh daddy. Aku benar benar dikurung di dalam kamar dan tak boleh keluar," kata Lune.


Lalu tak ada lagi kata yang keluar dari mulut Lune karena dia tak sanggup menceritakan hal mengerikan selanjutnya di mana dia kehilangan bayinya karena kecelakaan itu.


Louis memeluknya dan menciumi puncak kepalanya.


Thea yang duduk di belakang Lune tampak mengusap lengannya. Ini adalah drama paling tragis yang terjadi di dalam keluarganya.


"Dan sekarang kalian mencegahku untuk membalaskan dendamku. Karena dia lah hidupku terbuang percuma selama 5 tahun lama," lanjut Lune.


"Tidak, kami tak mencegahmu. Kami ingin kau tetap bisa berpikir logis dan tak bertindak gegabah," Ucap Thea.


"Apakah aku salah jika aku menginginkannya mati?" Sahut Lune.


"Maafkan kami, Sayang. Tapi kami tak mau kau menjadi seorang yang jahat dan pembunuh. Itu karena kami menyayangimu dan itu bukan dirimu," ucap Thea.