
LL 56
"Ya, kami bersalah padamu. Maafkan kami. Dan kami menyesali hal ini selama bertahun tahun. Melihat kau sadar kembali membuat kami ingin memperbaiki semuanya. Seandainya pun kami mengatakan tentang Louis padamu ketika kau bangun waktu itu, apakah kau akan langsung mengenali Louis dan langsung mendatanginya? Dengan kami saja kau tak ingat, Sayang. Dan itu justru akan semakin membuat Louis bingung, bukan?" Ucap Anthony.
"Louis sangat mencintaiku dan aku yakin dia akan bisa menerimaku apa adanya meskipun mungkin aku melupakannya waktu itu," jawab Lune.
"Baiklah, memang kami yang bersalah dan kami kemari untuk meminta maaf padamu, Sayang. Sekarang kita pulang ke Singapura, oke?" sahut Lourdes.
"Aku sudah menikah dengan Louis dan aku akan kembali ke Inggris," jawab Lune.
"Ya, Daddy sudah mendengar hal itu dari Sasha. Tapi bisakah kau pulang dulu ke Singapura? Kami masih ingin tinggal bersamamu selama beberapa minggu saja sebelum kau menetap di Inggis," sahut Anthony.
"Tidak, Dad. Aku tak bisa. Aku akan tetap bersama Louis. Bagaimana jika kalian memisahkanku lagi dari Louis? Aku tak akan mudah percaya pada siapa pun lagi saat ini termasuk kalian. Maaf," jawab Lune.
Lourdes kemudian menghampiri Lune dan memeluknya.
"Ya, kami memaklumi hal itu. Maafkan kami, Sayang. Tolong maafkan kami," mohon Lourdes.
Lalu Lune memeluk sang mommy dan mulai bisa menerima semuanya. Mereka melalukan hal itu hanya karena rasa sayangnya pada Lune meskipun sebenarnya itu telah membuat Lune terluka.
Apa pun yang terjadi, Lune tetap tak bisa membenci keluarganya karena selama ini mereka lah yang menjaganya hingga bisa sadar kembali.
Lalu Lana pun memeluk Lune dan menangis.
"Sorry ... Aku memang bersalah dan kau boleh membalasnya dengan apa pun," ucap Lana.
"Hmm, aku akan membalasmu nanti," sahut Lune.
Lana tertawa kecil dan mengusap air matanya.
"Aku sangat menyayangimu, Gadis tengil. Dan kini harus menerima pekerjaan dari bos akibat ulahmu ini. Aku akan menggantikanmu bekerja di sini," kata Lana.
"Jadi kau akan berada di Amerika?" tanya Lune.
"Ya, dan mereka menambah waktunya selama dua bulan. Bayangkan hal itu. Aku harus berpisah dari Mommy dan Daddy," jawab Lana.
"Mungkin kau harus mencari suami di sini agar tak kesepian," kata Lune yang membuat mereka berempat tertawa.
"I love you all," ucap sang kepala keluarga.
*
*
Tak lama kemudian, Louis membuka pintu apartemen Sasha karena Lune terlalu lama di dalam dan dia takut terjadi sesuatu pada Lune.
CEKLEK
Louis membuka pintu itu dan melihat keluarga Lune masih saling berpelukan.
"Maaf mengganggu," kata Louis.
Lune melepaskan pelukannya dan menghampiri Louis lalu memeluk sang suami.
"Apakah aku terlalu lama?" tanya Lune.
"Hmm, aku takut terjadi sesuatu padamu," jawab Louis.
Anthony menghampiri Louis dan mereka berjabat tangan serta berpelukan sebentar.
"Duduklah, mungkin kau juga ingin mengatakan sesuatu pada kami. Dan kami meminta maaf padamu atas semua yang terjadi," kata Anthony.
"Tidak, aku tak ingin menghakimi siapa pun. Karena yang penting bagiku, Lune sudah kembali padaku. Terima kasih sudah menjaganya," ucap Louis.
"Kuharap kau tak menyesal kembali pada gadis tengil itu lagi, Louis," sahut Lana.
"What?? Kau mau mati, Lana??" Ucap Lune dengan mata besarnya yang membelalak lucu.
Louis tertawa mendegar itu dan mengecup bibir Lune.
"Hanya gadis tengil ini yang bisa membuatku merasakan jatuh cinta," jawab Louis.
"Ooouuugh ... Kau manis sekali," sahut Lune mengecupi bibir Louis di depan keluarganya.