FINDING MY HOT BILLIONAIRE

FINDING MY HOT BILLIONAIRE
Bab 38



LL 38


Setelah Sasha datang, Louis pun akhirnya pulang ke mansion.


Kini dia sedang berada di dalam mobilnya dalam perjalanan pulang ke mansion.


Ponselnya berbunyi dan dia mengangkatnya karena itu panggilan dari sang daddy.


"Ya, Dad?" Sahut Louis.


"Kecelakaan Lune murni dan tak ada sangkut pautnya dengan siapa pun. Kini kau harus bertanya pada orang tua Lune mengapa mereka menutupi hal ini padamu," kata Jared.


Louis tak menjawab apa pun.


"Pilihan di tanganmu, Son. Selesaikan urusanmu dengan Claire jika kau ingin kembali pada Lune. Daddy tahu bahwa cinta tak bisa dipaksakan dan kau memang harus memilih Lune. Tapi kau juga harus menyelesaikannya baik baik dengan Claire," lanjut Jared.


"Ya," jawab Louis.


"Dia masih ada di mansion dan kami akan pulang ke Inggris setelah kau menyelesaikan hal ini," kata Jared.


"Aku akan tiba sebentar lagi. Bye," jawab Louis dan menutup sambungan teleponnya.


Louis tampak memegang erat kemudi setirnya. Dia sadar bahwa keputusannya nanti akan sangat menyakiti hati Claire.


Tapi dia tak bisa memilih Claire karena cintanya akan selalu untuk Lune. Hidupnya hanya akan bersama Lune meskipun kini Lune masih membencinya akibat hubungannya dengan Claire.


Louis akan memenangkan hati Lune lagi apa pun caranya dan dia harus memutuskan hubungannya dengan Claire.


*


Tak lama kemudian, Louis tiba di mansion dan dia langsung mendatangi Claire yang ada di ruang tengah.


Di sana sudah berkumpul Thea, Jared dan Vea serta Rillian (suami Vea).


"Louis," ucap Claire dan langsung mendekati Louis.


"Sorry, aku tak bisa melanjutkan hal ini. Maaf, aku benar benar minta maaf padamu," kata Louis.


Air mata Claire mulai keluar dan menangis sesenggukan.


"Maaf, aku tahu ini salahku. Aku minta maaf. Kau sangat tahu bahwa aku sangat mencintai Lune dan tak pernah mencintaimu. Kau tahu hal itu karena aku selalu mengatakan hal itu padamu. Sekarang Lune telah kembali dan aku harus bersamanya," ucap Louis.


Thea kemudian menghampiri Claire dan memeluknya.


"Apakah keberadaanku selama ini sama sekali tak menyentuh hatimu, Louis?" tanya Claire.


"Aku menganggapmu sahabatku. Dan kita sama sama menyembuhkan luka karena ditinggal oleh Lune. Aku tak bisa melanjutkan hal ini sementara Lune ada di depanku. Aku sangat mencintainya dan dialah hidupku," jawab Louis.


"Beri aku kesempatan," ucap Claire yang kemudian berlutut di depan Louis.


"Claire, please. Apa pun yang kau lakukan, aku tetap akan memilih Lune," sahut Louis memundurkan langkahnya.


"Aku akan mati tanpamu," kata Claire.


"Dan aku akan mati tanpanya. Dulu aku begitu bodoh dna terpuruk hingga tak mencari kabar Lune yang sebenarnya. Tapi kini aku tak akan membiarkan hal itu terjadi," jawab Louis.


"Aku adalah korban di sini. Aku yang menemani bertahun tahun dan kau meninggalkanku begitu saja?" ucap Claire menangis.


"Maaf, tapi aku tetap tak bisa bersamaku. Aku harus bersama Lune," jawab Louis dan pergi ke kamarnya.


"LOUIS!! TOLONG PIKIRKAN HAL INI!!! LOUISS!!!" teriak Claire frustasi.


"Aunty, tolong aku. Aku sangat mencintainya dan aku tak bisa hidup tanpanya," ucap Claire memohon pada Thea.


"Jika pun dia menerimamu, kau justru akan lebih menderita, Claire. Aku sangat tahu betapa Louis sangat mencintai Lune. Itu akan menyakitimu nantinya," sela Vea.


"Tapi hanya aku yang begitu sabar menghadapinya. Lune tak akan bisa seperti itu. Cintaku pada Louis lebih besar dari pada cinta Lune," sahut Claire.


"Kau bersahabat dengan Lune, bukan? Lalu mengapa kau mengatakan hal ini?" tanya Vea.