
LL 54
Keributan itu tak sampai terdengar ke mansion utama karena jarak gerbang dan mansion cukup jauh.
"Pergilah karena kalian tak diterima di sini!!" bentak petugas security.
Lalu Reuben mencoba memukul petugas itu dan justru Rueben yang terpental karena lawannya langsung memukul balik Reuben.
Kedua petugas security itu terpaksa memukul mundur Rueben dan Tyson karena mereka tak menggubris peringatan petugas.
"Kami akan memanggi polisi jika kalian tetap membuat ulah di sini," ucap Petugas itu.
Tyson mengumpat dan akhirnya mereka berdua pergi dari mansion Kingsford
"Ck ck ck ... Mereka cari mati saja," ucap salah seorang security.
Lalu Rueben dan Tyson menuju ke arah rumah sakit lagi.
*
Setelah melihat foto foto pernikahan Lune dan Louis, Claire mencoba bunuh diri dengan membenturkan kepalanya ke tembok.
Hal itu membuat semuanya panik dan mencegah Claire melakukan hal gila itu.
Dokter mengatakan bahwa Claire depresi dengan kejadian yang dialaminya dan dokter menyarankan agar Claire dirawat di rumah sakit jiwa untuk sementara agar dapat pengobatan yang benar dan jiwanya sedikit tenang.
Keluarga Claire begitu terpukul mendengar kenyataan itu dan ingin membuat perhitungan pada Lune dan Louis meskipun mereka sadar bahwa mereka tak akan bisa melawan keluarga Kingsford
*
*
Menjelang pagi, keluarga Kingsford bersiap kembali ke Inggris.
Sedangkan Lune dan Louis akan tinggal di New York terlebih dulu selama dua minggu sebelum kembali ke Inggris.
Lune membuka matanya pagi itu ketika ponselnya berbunyi.
Dia meraba- raba meja nakas di sampingnya dan mengambil ponselnya.
"Halo," ucapnya dengan suara seraknya.
Tangan Louis kemudian melingkar di perutnya dan menciumi lehernya meskipun matanya masih terpejam.
"Lune, orang tuamu dan Lana datang kemari," ucap Sasha dari seberang telepon.
Lune membuka matanya dan kemudian mengusapnya.
"Ada apa?" tanya Louis mengecup bibir Lune.
"Daddy datang," jawab Lune.
"Kalau begitu kita harus menemuinya," sahut Louis mengusap pipi Lune.
"Hmm, ayo kita bersiap," jawab Lune sambil mengecup bibir Louis dan kemudian beranjak duduk.
Lalu Louis menarik pinggang Lune dan membuatnya tidur kembali.
"Kita bisa melakukannya sekali lagi sebelum keluar," ucap Louis yang kini sudah melumaat kembali bibir yang masih terlihat membengkak itu.
"Kita sudah melakukannya beberapa kali," sahut Lune.
"Aku selalu merasa belum puas melakukannya," jawab Louis.
Lune tertawa kecil.
"Apakah Gio memberimu obat kuat semalam?" tanya Lune.
"Aku tak memerlukan obat itu Hanya melihatmu saja sudah membuatku bergairah," sahut Louis dan sudah bergerilya di atas tubuh Lune untuk membangkitkan gairah Lune di pagi yang cerah ini.
Lune pun akhirnya melayani Louis untuk kesekian kalinya.
Setelah itu mereka mandi bersama dan bersiap untuk pergi ke apartemen Sasha.
Mereka ingin mendengar penjelasan dari kedua orang tua Lune dan juga Lana alasan mengapa mereka menyembunyikan hal ini pada Lune dan juga Louis.
*
"Gantilah nomer ponselmu," ucap Lune ketika Louis sedang memeriksa pesan masuk di ponselnya.
"Untuk apa? Banya nomer penting di nomerku ini," sahut Louis.
"Claire akan terus menghubungimu dengan nomer nomer baru jika kau tak menggantinya," sahut Lune.
Louis tertawa kecil.
"Aku tak akan menggubrisnya," sahut Louis kemudian ia mengecup bibir Lune lalu menaruh ponselnya dan menyalakan mesin mobilnya.