FINDING MY HOT BILLIONAIRE

FINDING MY HOT BILLIONAIRE
Bab 64



AL 64


River kembali ke perusahaan, sedangkan Beau masih berada di rumah sakit menjaga Lana.


Lana sampai tak enak hati karena Beau secara khusus menjaganya.


"Kapan aku bisa pulang dari rumah sakit, Lune?" Tanya Lana.


"Besok," jawab Lume yang duduk bersandar di dada Louis di atas sofa panjang.


"Kau tak mengatakan hal ini pada mom dan dad, bukan?" tanya Lana lagi.


"Ya, aku juga tak ingin membuat mereka khawatir," jawab Lune.


"Hmm, mereka cukup trauma dengan kejadian yang menimpamu dulu. Jadi aku takut mereka akan kembali shock," kata Lana.


"Ya, aku tahu hal itu," sahut Lune.


Mendengar hal itu membuat Louis memeluk Lune lebih erat dan mencium puncak kepalanya.


"Thea hanya bercerita sedikit tentang kejadian itu. Aku ingin tahu, kecelakaan apa yang dialami oleh Lune waktu itu?" tanya Beau.


"Aku menyalip sebuah truk dengan kecepatan tinggi dan ternyata ada trus di depanku. Karena di pikiranku waktu itu, aku ingin secepatnya bertemu dengan Louis. Dan Claire mengatakan bahwa Louis akan pergi meninggalkanku ke luar negeri," jawab Lune pelan dan Louis semakin mempererat pelukannya.


"Oh God ... Itu mengerikan sekali," sahut Beau.


"Ya, dan hingga saat ini aku tak berani menyetir mobil lagi. Aku cukup trauma dengan hal itu," lanjut Lune.


"Dan aku memang tak akan membiarkanmu menyetir lagi. Kau harus selalu bersamaku ke mana pun," sahut Louis


Lune menoleh pada Louis dan mengecup bibirnya.


"Kisah kalian benar benar dramatis. Hampir seperti Max dan Paris. Kami berpikir Paris sudah mati dan Max merasa bersalah selama bertahun tahun karena hal itu. Bedanya, Paris sangat membenci Max dan bahkan trauma melihat Max. Sedangkan kau masih sangat mencintai Louis. Setidaknya Louis tak terlalu susah mengambil hatimu kembali," ucap Beau.


"Sebenarnya aku ingin menyiksanya terlebih dulu, Aunty. Tapi aku tak bisa melakukan hal itu padanya," sahut Lune dan Louis menmegang pipi Lune dan mengecup bibirnya kembali.


"Kau tak akan bisa membenciku," sahut Louis.


Lana kembali merasakan bahagia melihat Lune dan Louis. Dia berharap Lune dan Louis akan selalu bersama dan tak terpisahkan lagi.


CEKLEK ...


Adrian tampak masuk ke kamar perawatan itu.


"Adrian? Ada apa?" tanya Beau melihat putra ke-6 nya datang.


"Kau baik - baik saja?" tanya Adrian yang tak bisa menyembunyikan rasa khawatirnya.


Dan pria itu bahkan tak menjawab pertanyaan sang mommy.


Lune, Louis dan Beau sama sama mengerutkan keningnya karena merasa heran dengan sikap Adrian yang tak biasa itu.


"Kami berkenalan semalam. Mungkin karena itu dia menjengukku," kilah Lana.


Adrian menghampiri Lana dan memeriksa tangannya.


"Apa yang kau rasakan?" tanya Adrian.


Ketiga orang penonton itu masih memandang heran ke arah Adrian yang begitu perhatian pada Lana.


"Tentu saja sakit," jawab Lana.


"Louis, kurasa kau harus secepatnya membuang Claire ke hutan. Itu akan lebih baik daripada dia dipenjara," kata Adrian yang kini menoleh ke arah Louis.


"Aku setuju dengan idemu," sahut Lune dengan mengangkat kedua jempolnya pada Adrian.


Beau tertawa kecil mendengar hal itu.


"Adrian, itu tak lucu," gumam Lana pelan.


"Aku memang sedang tak bercanda. Keluarga Kingsford sudah biasa melakukan hal itu pada musuh - musuh kami," jawab Adrian yang kembali menoleh pada Lana.