FINDING MY HOT BILLIONAIRE

FINDING MY HOT BILLIONAIRE
Bab 59



AL 59


Lune menggandeng Lana menuju beranda belakang.


Semua keluarga Kingsford tampak sudah mengambil posisi duduk kursi mereka masing masing.


Lune dan keluarganya beserta Louis datang terakhir dan duduk di satu garis kursi yang sama.


Lana duduk di sebelah Lourdes dan Lune di apit oleh Louis dan Anthony -- sang ayah.


Seorang pria yang duduk di seberang kursi tampak melihat Lana dengan tajam ketika Lune memperkenalkan Lana pada keluarga Kingsford.


"Ini Lana, kakakku yang paling menyebalkan," ucap Lune yang disambut tawa oleh yang lain.


Lana berdiri dan menunduk.


"Salam kenal semuanya. Semoga adikku yang tengil ini tak memhuat masalah di keluarga besar kalian," jawab Lana dan Lune memukul pelan lengan sang kakak.


Beau tertawa kecil dan menyapa salam Lana.


"Karena anggota keluarga kami banyak, jadi kau bisa berkenalan dengan mereka nanti. Kita makan terlebih dulu sekarang," kata Beau.


Lana dan Lune pun mengangguk dan duduk kembali. Lalu mata Lana terpaku pada sosok pria yang memandangnya tajam yang duduk di seberang paling pojok.


Senyum Lana memudar dan wajahnya menjadi kaku.


Lana kemudian menunduk dan mulai memakan makanan yang sudah disiapkan di depannya.


Semua tampak mengobrol asyik kecuali Lana yang seketika terdiam melihat pria yang melihatnya tajam itu.


Satu jam berlalu, hingga akhirnya mereka pun selesai makan malam.


Beberapa anggota keluarga Kingsford ada yang berkumpul di taman dan juga yang masih berada di beranda belakang.


Lana lalu berdiri dan menuju ke arah Lourdes.


"Mom, aku ke kamar mandi dulu," bisik Lana dan Lourdes mengangguk.


Lana masuk ke bangunan utama mansion dan meleeato sebuah lorong panjang.


Dia berjalan cepat karena tak ingin pria itu melihatnya lagi.


Ketika akan masuk ke kamar mandi, tangan Lana ditarik oleh sebuah tangan pria yang tak lain pria yang memandangnya tadi.


Lana melihat ke arah pria itu dan mereka saling berpandangan.


"Aku tak menyangka kita akan bertemu lagi setelah hampir 6 tahun kau meninggalkanku, Baby," ucap Adrian.


"Kita sudah putus, Adrian. Dan aku tak meninggalkanmu," sahut Lana.


"Kau meninggalkanku dan kau hanya memutuskanku melalui pesan singkat. Benar benar amazing," jawab Adrian.


Lana meneguk ludahnya karena dia tak pernah melihat kemarahan Adrian di mata tajamnya itu.


"Kita baru saja berpacaran dan kurasa hubungan kita hanya biasa saja dan tak terlalu dalam. Aku bahkan tak tahu bahwa kau adalah keluarga Kingsford," sahut Lana.


"Dan sekarang kau tahu, bukan? Jadi kau ingin menggodaku lagi ketika tahu bahwa aku keluarga Kingsford?" tanya Adrian sinis.


Lana tersenyum sinis.


"Sama sekali tidak. Lepaskan tanganku. Aku merasa tak punya masalah denganmu. Kita putus secara sepihak dan itu saja kesalahanku. Come on ... Kau tak mungkin seserius itu, bukan?" Ucap Lana.


"Kau mempermainkanku, Lana? Kau seperti tak menganggapku sama sekali. Apakah aku hanya mainan untukmu?" Sahut Adrian kesal.


"Kita sudah tidur bersama meskipun baru beberapa bulan saja berpacaran dan kau menganggap itu biasa saja? Tapi tidak bagiku," ucap Adrian.


"Lalu apa maumu? Kita kembali berpacaran? Begitu?" Tanya Lana.


"Kau sama sekali tak merasa bersalah rupanya. Dan itu benar benar membuatku kecewa," jawab Adrian.


"Keluargaku adalah yang terpenting bagiku. Jadi kau bukan prioritas utamaku waktu itu. Maaf jika aku menyakitimu," sahut Lana.