CEO Is My Mom

CEO Is My Mom
94



Sekarang para bawahan Jes dan Xander sudah tiba di tempat TKP, Xander yang sudah tiba disana dia masih sedikit bingung dengan situasi yang berada di tempat itu, karena di tempatnya sekarang sudah banyak berkumpul para wartawan dan tidak tanggung2 hampir semua atau bahkan semua watawan dari berbagai penjuru dunia datang di tempat ini, dan dia juga merasa heran tak jauh dari tempat wartawan itu juga terdapat wilayah eksekusi, dimana disitu sudah tersedia pistol yang Xander juga tahu bahwa Pistol itu sering digunakan untuk mengeksekusi penjahat (Hukuman Mati)


"Sebenarnya apa yang akan terjadi di tempat ini??? Siapa yang akan di eksekusi??? Sebentar, apa jangan2 si kunyuk satu itu yang akan di eksekusi??? tapi kenapa hukumannya bisa dijatuhkan dengan cepat??? biasanya kan memerlukan waktu 1-2 bulan, Ahhh kenapa saat2 ini otakku yang jenius ini tidak dapat berpikir dengan benar, sangat rumit bila memikirkannya sendiri, kenapa perubahan peraturan tentang hukuman dunia tidak disebar ke masyarakat??? apa jangan2 ada sebuah konspirasi sehingga peraturan itu tidak di publikasikan??? Emmm sepertinya tidak, Organisasi yang dibentuk berdasarkan persetujuan pemimpin2 dunia tidak akan sembarangan dan juga mereka tidak mungkin menyembunyikan hal yang sangat penting dari seluruh warga dunia, Ahh ya sudahlah, sebaiknya aku jangan memikirkan akan hal ini, sebaiknya aku menunggu saja apa yang akan sebenarnya terjadi pada hari ini" (Batin Xander)


Xander sekarang tidak ingin terlalu memikirkan hal2 yang aneh, sekarang dia hanya duduk diantara wartawan, dan untungnya kemanapun dia pergi pasti dia akan selalu membawa dompetnya, dimana disana selalu tersedia identitas palsu mengenai pekerjaannya, hal ini Xander lakukan semata-mata hanya untuk mengelabui musuh dalam selimut yang biasanya selalu dia temui didalam perusahaannya itu


perlu diketahui meskipun selama ini Xander selalu saja melimpahkan pekerjaannya kepada sekretarisnya, dia tetap tidak pernah lalai untuk selalu memantau kondisi perusahannya, setiap 2 bulan sekali, Xander akan secara langsung turun tangan untuk mengawasi kinerja para karyawannya, dimana saat inspeksi itu Xander selalu menyamar menjadi seseorang, entah itu dia akan menjadi Satpam, OB, Tukang Listrik, Wartawan, dan masih banyak lagi


Cara itu ternyata sangat ampuh, ya meskipun terkadang kegiatan itu sedikit menguras tenaganya, tapi Xander tidak mempermasalahkannya, dan kegiatan inspeksi ini tidak ada yang mengetahuinya, karena Xander sengaja tidak memberitahukan kepada siapapun, meskipun Zen sang tangan kanannya itu tidak pernah berkhianat kepadanya, tapi Xander tetap saja tidak memberitahukan tentang hal ini, karena di dalam hatinya telah ditanam bahwa "Di dunia ini tidak akan ada orang yang sangat tulus kepadamu, dan kamu hanya bisa mengandalkan kemampuan dirimu sendiri untuk menghadapi hari esok"


"Ehh, sebenarnya ini acara akan dimulai kapan??? Saya sudah tidak sabar untuk mempublikasikannya" (Wartawan 1)


"Iya saya juga sama, Hari ini memangnya penjahat itu akan langsung dieksekusi???" (Wartawan 2)


"Iya, saya juga merasa hal ini sedikit aneh, kenapa bisa peraturannya berubah??? Bukannya hukuman akan bisa dijatuhkan setelah 1-2 bulan penangkapan???" (Wartawan 3)


"Apa sebelumnya kasus ini sudah terlebih dahulu masuk kedalam meja persidangan???" (Wartawan 4)


"Ahhh masa sih??? Selama beberapa belakangan ini, sudah tidak ada kabar lagi mengenai kasus kejahatan dan baru sekarang terungkap lagi, tapi saya merasa sangat kasihan kepada penjahat itu, dia tidak bisa seperti penjahat lainnya, dimana banyak kasus sebelumnya, penjahat bisa mengajukan penangguhan penahanan, dan mereka bisa dibantu bebas sama pengacaranya" (Wartawan 5)


"Kenapa harus kasian dengan penjahat itu??? Dia memang sangat pantas mendapatkan hukuman itu" (Wartawan 1)


"Tapi tetap saja, kita sebagai manusia tetap ada rasa kasihan, ya, walaupun sebenarnya rasa kasihan itu hanya 10% saja" (Wartawan 5)


"Permisi, apakah saya boleh ikutan bergabung??" (Xander)


"Ahhh silahkan, Sebentar sepertinya saya tidak asing dengan wajah anda tuan, Mmmmm tapi dimana saya pernah melihat wajah Anda sebelumnya ya???" (Wartawan 2)


"Ehhh, masa sih??? Tapi mengapa sebelumnya saya tidak pernah melihat wajah Anda??" (Xander)


Wartawan 2 itu langsung berhenti mengingat-ingat akan siapa orang yang dihadapannya sekarang, wartawan itu juga membenarkan perkataan Xander


"Hmmm benar juga apa yang dikatakan orang ini, Aaahhh mungkin saja wajah tuan ini memang pasaran" (Batin wartawan 2)


.


.


Penasaran dengan kelanjutannya??? Keep Stay toon guys!!!😊


Jangan lupa Like, Comment, dan Vote ya😄


Salam Hangat dari Author❤