
Ayoo klik like sebelum baca, tolong tinggalkan jejak di lapak author ya😉
Happy reading
😉
.
.
.
Esok Hari
Pada pagi hari ini, Jes dan Xander yang masih setia menunggu axel, mereka berdua kini tengah menunggu sarapan yang sebelumnya Xander telah memesannya. Saat Xander mau membaca dokumennya, dia sangat terkejut karena dia mendapatkan notifikasi tentang berita dari media langganannya
“Tuhan, apa lagi ini??? Kenapa masalah seperti ini tak ada habisnya??? Kali ini aku tidak bisa diam saja, aku akan bertindak tanpa sepengetahuan dia” (batin Xander)
Jes yang melihat xander sedang melamun, dia langsung bertanya
“Om..Om kenapa melamun??? Apakah ada sesuatu??” (jes)
Karena tidak ada jawaban dari xander, jes langsung melihat apa yang sedang Xander lihat pada Hpnya itu
“Haa...kenapa ada berita seperti itu??” (Kaget jes)
“Ehhh, kamu tenang aja, nanti akan saya suruh bawahan saya untuk menghapus berita itu” (Xander)
“Tidak usah om, aku sudah tau siapa dalang di balik ini semua, dan yang perlu om tau pada hari ini aku akan membereskan orang itu” (jes)
“Terus bagaimana dengan berita ini??” (Xander)
“Biarkanlah saja, toh nyatanya aku tidak seperti itu” (Jes)
“Ehmmm, sepertinya aku harus mengumumkan yang sebenarnya bahwa kamu itu adalah tunangannku, dan kamu dengan axel itu hanya sebatas teman masa kecil saja” (Xander)
“Tidak!!! Jangan!!! Apa kata orang nanti, itu sama saja aku bunuh diri aku sendiri, om kan kamu tau fans kamu itu banyak, nanti yang ada hidupku tambah tidak tenang” (Tolak Jes)
“Berarti kamu setuju untuk menikah denganku??? Aahhh sayang terima kasih” (Xander langsung memeluk jes)
Deg...
Tiba2 jantung jes berdetak sangat kencang, dan detakan jantung jes itu dirasakan oleh xander, Xander yang merasakan itu sangat senang, karena usahanya untuk mendekati jes secara perlahan itu berhasil
“Mmm...om lepasin” (Jes)
“Hehehe maaf sayang, aku sengaja” (Xander)
Jes mendengus kesal, karena sudah sangat malu dia lalu keluar, sebelum dia sampai di depan pintu, xander telah menarik tangannya dan kembali memeluknya
“Sayang, sebaiknya kamu sarapan dulu baru kamu keluar” (Xander)
“Ihhh om, makin kesini ulahnya makin menjadi..huh” (Jes)
“Aku seperti ini hanya ketika bersamamu sayang”(Xander)
“Ba..baiklah, aku akan sarapan dulu baru keluar” (Jes)
Acara berpelukan mereka tiba2 terganggu, karena ada seseorang yang tengah mengetuk pintu
Tok..tok..tok..
“ Ishh mengganggu saja, awas saja kalau bukan hal yang penting akan aku marahin orang itu” (batin Xander)
“Maaf pak, ini pesanan bapak” (pengantar makanan)
“Ohh iya” (Xander)
Tak pakai lama, pengantar makanan itu langsung pergi meninggalkan xander, kini di tangan xander sudah ada bungkusan makanan, jes yang melihat itu sangat senang
“Waahhh om, makanannya sudah datang cepat sekali, padahal baru saja tadi kita pesan” (Jes)
“Iya, tau tuh kenapa cepat sekali datangnya” (Xander)
“Ihh kok malah marah...harusnya om bersyukur makanannya datangnya cepat, jadi perut om yang sudah kelaparan itu bisa segera di isi” (Jes)
“Gimana gak marah, disaat lagi seneng2nya pelukan, ada saja yang mengganggu, kan sangat jarang aku mempunyai momen seperti itu bersama kesayanganku” (Batin xander)
“Om ayo, cepat kemari, aku sudah tak sabar” (Jes)
Xander langsung mengangguk, dan xander langsung menghampiri jes. Mereka berdua kini tengah menikmati sarapannya masing2. Setelah 15 menit kemudian, jes langsung pamit pergi karena dia harus mengerjakan sesuatu yang penting, yaps...sesuatu yang penting itu adalah sebuah misi yang sudah dia pikir sebelumnya, dan dipastikan kali ini sang mantan pacar tidak akan bisa lepas dari jeratannya. Sedangkan Xander tetap pada pendiriannya, yaitu kini dia tengah menyuruh sang sekretaris Zen untuk menyebarkan tentang kabar pertunangannya dengan Jesley
Skip
Markas
Sekarang jes sudah berada di markas, ya..markas ini merupakan markas tersembunyi yang dimiliki oleh badan intelegen dunia, di markas ini tengah berkumpul para anggotanya
“Bagaimana hasil yang sudah kalian dapat selama 2 hari ini??” (jes)
“Gini boss, ternyata dugaan bos benar, usaha dari pria itu benar2 sangat ilegal dan juga usahanya sudah seharusnya di tutup sekarang juga, usahanya itu sudah sangat melanggar aturan hukum dunia yang sebelumnya hukum itu telah didiskusikan oleh para pejabat tinggi dari semua negara di dunia ini” (Jelas Leo)
“Hmmm bagus, dan apakah kalian juga tak lupa untuk mencatat itu semua, karena kita sedang menghadapi lawan yang cukup berat” (Jes)
“Boss tenang saja, kami sudah cukup ahli dalam hal seperti itu, dan ini boss, didalam flashdisk ini sudah banyak bukti dan bukti itu juga cukup kuat untuk melawan mereka” (Arka)
“Ohh iya boss, tadi pagi saya mendapatkan kabar bahwa hari ini pada pukul 11 malam mereka akan mengadakan sebuah transaksi gelap di dekat dramaga” (Sony)
“Hmmm menarik, baik kalian tetap lakukan tugas kalian, dan nanti pada jam 8 malam kita akan berkumpul lagi disini” (Ucap jes sambil tersenyum licik)
Para anggota yang melihat senyuman maut tersebut hanya bisa menelan ludahnya dengan sangat sulit, mereka juga tau bahwa sekalinya bos mereka di ganggu oleh seseorang, maka orang itu akan tamat riwayatnya
Setelah para anggotanya pergi,tak lama jes sudah berada di singgahsananya, dan yaa...dia kini mulai untuk mengotak-atik komputernya dimana kini dia tengah mencari sesuatu yang sangat penting
“Ohhh shitt....sejak kapan dia kembali, Akhhh!!!!!” (Jes)
.
.
Jangan Lupa Like, Comment, dan Vote ya..., biar author semakin semangat untuk menulis kisah selanjutnya
😉
Ayoo..ayooo vote author yang banyak dan juga jangan lupa like ya, kalau like dan vote sudah banyak, nanti author akan crazy up lagi
😄
Happy Reading ya guyss
😉
Salam Hangat dari Author
❤