CEO Is My Mom

CEO Is My Mom
103



“Dady jahat mom, kalena kemalen dady bilang ke soe gini “ Soe sayang anak dady yang ganteng...mmmm gimana kalau kali ini kamu pulang duluan ke lumah opa oma...mmmm kapan2 kita akan buat jadwal lagi untuk libulan belsama....apa kamu mau sayang? Dady janji akan menuluti semua yang kamu minta, kan kemarin soe bilang ke dady kalau mau mobil2an yang banyak, dady janji deh gak akan malah bila kamu memilih mainan lebih banyak dali biasanya” (Soe)


Jes yang mendengar itu hanya meringis kesal, karena dengan mudahnya xander berucap seperi itu tanpa terlebih dahulu menanyakan perasaan sang anak yang tentunya soe sangat sering merasakan kesepian. Soe yang melihat sang momy yang tidak meresponnya, dia merasa kesal


“Huh mom...kenapa mom sepelti dady?” (Soe)


“Hah...maksudnya apa sayang?” (Jes)


“Iya, mom sama sepelti dady, kalena setiap kali soe malah pasti hanya diam” (Soe cemberut dan itu membuat orang yang melihat gemas)


“Kyaa....anak ini kalau lagi ngambek, kenapa semakin ganteng aja sih..uuhhh memang bibit unggul hihihi...lah apaan sih jes..fokus..gak..kamu gak boleh memikirkan hal yang tidak2....jangan mudah luluh dengan om nyebelin itu...enak aja...harus ada uji coba dulu baru bisa rilis” (Batin jes)


(Ya..tuhan..dikira lagi promosi produk apa...huh aneh2 aja)


“Mmmm...terus soe sayang bilang apa ke dady?” (Jes)


“Soe gak bilang apa2 mom....mmmm soe hanya bilang kalau momy bagaimana?” (Soe)


“Terus dady bilang apa sayang?” (Jes)


“Telus dady bilang gini mom “masalahnya itu sayang, momy sekalang lagi sibuk dan dady mau menemani momy kamu itu, apa kamu mau liat momy kelelahan, telus sakit? Telus soe bilang gini mom “Yaudah dad...mmm tapi dad and mom akan cepat pulang kan? Telus dad bilang “Iya sayang” ahhh...soe sebal sama dad..setelah soe disini dad gak pelna kabalin soe, telus mom juga” (ucap soe sambil cemberut)


“Sayang anak mom yang ganteng, maafkan momy sayang...mom juga gak tau kenapa liburan yang telah kita rencanakan sebelumnya bisa gagal seperti ini...soe harus tau, mmm momy sibuk karena mom harus melindungi semua orang...jadi mom tidak boleh egois, ja-“ (Jes)


“Apakah mom sepelti supel helo yang ada di dalam buku celita milik soe” (Mata soe berbinar)


“Ahhh iya hampir persis sepelti itu sayang, mmm...apakah kamu mau memafkan mom and dady?” (Jes)


“Iya..mom, momy soe hebat” (Soe)


“Dady mau juga hebat sayang” (Jes)


“Dady hebat juga mom...tapi...” (Soe)


Ucapan soe terputus seketika karena ada seseorang yang menyela, ya..orang itu adalah xander, xander sudah bangun dari tidurnya saat vechia (Momnya) itu berteriak histeris, karena mengkhawairkan dirinya


“Tapi apa sayang???” (Xander)


“Da..dady!!!!” (Teriak soe)


“Iya sayang ini dady mu yang ganteng” (Ucap xander dengan bangga)


Jes langsung menatap tajam mata xander, xander yang diperhatikan seperti itu jadi salah tingkah


“Sa..sayang...kamu kenapa seperti itu??” (Xander)


“Sayang...sayang...jangan panggil aku sayang...kamu bukannya bantuin aku ngebujuk soe malah seperti itu” (Ketus jes)


“Heheheh..tapi memang benar kan??? Kalau aku ini memang tampan?” (Xander)


“Hmmm..lumayan lah..” (Jes)


“Iya, lumayan tua om!!!! Hahahaha” (Jes)


“Sayang!!!” (Xander geram)


“Pisss...sorry om...memang itu kenyataannya kok” (Je tertawa)


Semua orang yang berada di samping soe langsung ikut tertawa, karena mereka jarang melihat xander bisa kalah dari omongan seorang wanita dan ya...memang benar, benar dalam artian mereka meilih jes sebagai calon menantunya karena seorang jes bisa meluluhkan hati kutub yang tak pernah tersentuh milik xander (Putra mereka)


“Xander, kamu terima saja fakta kalau memang kamu itu sudah tua” (Galen)


“Ya...ampun dad...kenapa dady berpihak padanya!!!! Ingat ya dad aku ini gak tua tapi aku ini sudah cukup matang sebagai seorang pria” (Bela xander)


“Iya2 matang....kalau kamu gak matang...mana bisa kamu menghasilkan anakmu yang ganteng ini” (Kekeh vechia sambil mencium pipi soe)


“OMG...punya Orang tua kenapa gini amat ya tuhan” (batin xander)


“Ck....si momy” (Xander)


“Sudah2 jangan bercanda...hey son...kamu kapan akan pulang kesini??? Kami semua sudah merindukanmu!!!! Ohhhiya bagaimana perkemnbangannya?” (Galen)


“Mmm....mungkin 2 hari lagi xander akan pulang dad, dan untuk yang satu itu akan aku pastikan pada malam ini....dad...doakan anakmu ini supaya berhasil dalam hal yang satu itu” (Xander)


“Sudah pasti itu my son...ohh iya ancaman mu yang waktu itu sudah tidak berguna ok!!! Dan lain kali jangan seperti itu lagi...kamu itu ahli warisnya dady dan semua ini (perusahaan dan aset kekayaan lainnya) itu akan menjadi milikmu” (Galen)


“Iya..betul itu...momy setuju dengan ucapan dady mu, cepatlah kembali dan jangan lupa membawa buah tangan yang berharga” (Vechia sambil mengedipkan matanya)


“Baik dady momy...maaf kan xander dad sudah begitu sama dady...janji deh ini yang terakhir hehe” (Xander)


“Uhhh dadri kemarin bilangnya gitu mulu....untung anak papa kamu....kalau bukan udah dady kirim kamu ke planet mars!!!” (galen kesal)


“Sudah lah dad” (vechia menenangkan sang suami)


Galen menghela nafas dengan kasar dan dia akhirnya kembali normal. Jes yang mencoba memahami perkataan galen sedari awal akhirnya menyerah, ya karena saat ini itu semua masih sepertu teka-teki di dalam pkirannya. Xander hanya terkekh mendengar omelan sang anak, xander kali ii membantu jes untuk membujuk soe....akhirya mereka berhasil mengembalikan kepercayaan soe terhadap mereka. Canda dan tawa menghiasi obrolan mereka. Akhirnya sambungan telpon (VC) diakhiri dengan perasaan yang bahagia sesuai dengan janji mereka ke soe, 2 hari lagi mereka (Xander dan jes) akan kembali ke negara H


.


.


Penasaran dengan kelanjtannya??? Keep stay toon guys!!!


😊


Jangan lupa like, comment dan vote ya....


😉


Salam hangat dari Author