CEO Is My Mom

CEO Is My Mom
Terima Kasih



El dan Jes kini sudah berada di tempat tujuan, Sepasang kakak beradik ini menjadi pusat perhatian karena gaya mereka yang kece abis dan mungkin orang yang tidak mengetahui mereka adalah kakak dan adik, mereka akan menganggap jes dan el merupakan sepasang kekasih yang ideal. Mereka berdua hanya tersenyum tipis melihat orang-orang yang mengagumi mereka


Sedari awal masuk mall El selalu menggenggam tangan adiknya itu, seakan-akan El sangat tidak rela bila sang adik menjadi bahan pandangan laki-laki mata keranjang, ya... meskipun jes sudah menikah El masih tetap menganggap adiknya itu sebagai adik kecilnya yang harus selalu dia lindungi setiap saat


"Kak El, pertama-tama kita mau kemana?" (Jes)


"Ahhh.... Hmmm.... Enaknya kemana ya.... Ahhhh..... bagaimana kalau kita pergi bermain saja di time zone?" (Kak El)


"Eehhhh..... lahhh kenapa kita kesana? Apa kakak gak malu, sudah tua masih saja ke tempat bermain anak-anak? " (Jes)


"Ishh.... (El menyentil dahi jes) kamu itu ya... ngatain kakak ini tua.... Kamu emangnya gak lihat apa, kakak sengaja dandan kayak gini biar kelihatan lebih muda tau" (Kak El)


"Aduhh... sakit tau" (ucap Jes sambil mengusap dahinya)


"Gimana kamu setuju gak, kalau tujuan awal kita kesana? " (Kak El)


"Huh... yaudah ayo aja kak, Btw kakak mau main apa?" (Jes)


"Aahhhh soal itu, Rahasia... kamu akan tau nanti, pokoknya kali ini kita akan benar-benar mengenang masa kecil kita, dan ya... mungkin ini adalah terakhir kalinya kita akan berduaan pergi" (Kak El)


"Ayolah kak.... kenapa harus jadi sedih gini sih.... kalau kakak mau aku akan meluangkan waktu untuk menghabiskan waktu berdua dengan kakak" (Hibur Jes)


"Kakak, punya rasa malu jes sayang.... adiknya kakak yang cantik tapi cantiknya setelah mom... hehehe... Meskipun kamu bisa tapi kan kakak juga gak enak sama suami mu itu, masa setiap saat bila kakak merindukan mu kakak selalu izin dengannya untuk membawamu pergi, dan lagi bila kamu sudah mempunyai bayi pasti hal yang akan kita lakukan sekarang tidak akan bisa kita lakukan kembali" (Kak El)


"Hmmmm..... apa yang kakak katakan memang benar, ya sudah lah kak.... ayo kita cusss" (Jes)


El menganggukkan kepalanya dan dia juga tak lupa masih menggenggam tangan adiknya itu dengan sangat erat, Mereka saat ini sudah berada di time zone, El langsung mengajak jes bermain dari mulai main time crisis, Dance-dance Revolution, Street Basketball, dan masih banyak lagi permainan yang mereka mainkan, Saat mereka bermain canda dan tawa mengiringi mereka. Tak terasa kini waktu sudah menunjukkan pukul 4 sore, Mereka juga sudah tampak lelah, El langsung mengajak sang adik ke restaurant yang berada dekat dari time zone itu


"Hahahaha.... Kamu itu ya jes, masih saja kalah saat bermain, padahal kakak tadi sudah sedikit mengalah denganmu tau" (Kak El)


"Hahahahaha..... Ayolah jangan sebal dengan kakakmu ini.... itu hanya sebuah permainan saja...." (Kak El)


"Huhh... untung aku sayang sama kakak... kalau enggak sudah aku cincang kakak menjadi beberapa bagian" (Jes)


"Uhhhhhh.... serem banget sihhhh.... hahahaha....." (Kak El)


El terus saja memojokkan sang adik, Jes yang merasa sang kakak sudah tidak terkontrol itu dia langsung mencubit perut el dengan rasa Yang uhhh.... kalian bisa bayangkan sendiri deh wkwkwk


"Sudahlah kak jangan mengejekku terus.... " (Jes)


"Iya... iya sudah... Mmmmmm..... Terima kasih ya sayangnya kakak, sudah mau bernostalgia dengan kakak hari ini, Bener deh hari ini kakak merasa seperti saat kita masih kecil dulu bermain, bercanda dengan riangnya, ya... meskipun kurang dady and mom" (Kak El tersenyum)


"Sama-sama kak, Jes juga senang sekali hari ini, semoga kedepannya hubungan kita sebagai kakak adik semakin harmonis Dan tak Ada sesuatu lagi Yang bisa merenggangkan hubungan kita" (Jes)


"Aminnnnn... kakak harap seperti itu" (Kak El)


Setelah mereka puas bermain, makan, dan tak lupa berfoto ria, Mereka langsung pergi meninggalkan mall itu dan kembali ke kediaman keluarga Clarence


.


.


Jangan lupa like, comment, dan vote yaaa๐Ÿคฉ


Salam Hangat dari Author ๐Ÿ˜๐Ÿ˜