
Tok.. tok.. tok...
Jes dan Xander yang mendengar suara ketukan pintu itu seketika langsung menghentikan aktifitas mereka, Jes langsung berdiri dan membuka pintu
"Ehh... bibi... ada apa bi? "(Jes)
"Itu Nyonya... Den Soe dari tadi sudah mencari nyonya muda, dan sekarang aden gak mau makan.... Mmm.... saya bingung untuk membujuknya nyonya" (Bibi)
"Kenapa bibi gak bilang tadi? " (Jes)
"Maaf nyonya, tadi saya baru liat nyonya pulang, jadi tidak enak bila langsung menghampiri nyonya" (Jawab bibi dengan ragu-ragu)
"Huft.... ya sudah.... saya akan kesana" (Jes)
"Baik nyonya.... saya pamit undur diri" (Bibi)
Sang bibi langsung meninggalkan jes di kamar itu, Jes menghela nafas karena kejadian seperti ini selalu saja terjadi
"Ada apa sayang???" (Xander heran)
"Om... gimana sih.... kan aku udah bilang ke om tadi suruh jagain soe dan ngajak main dia dulu jangan terlalu fokus sama kerjaan om itu"(Jes)
Xander hanya garuk-garuk kepala mendengar omelan sang istri tercinta, dia tidak menyela ucapan sang istri karena memang benar seharian ini dia lupa untuk menjaga sang anak, seharian ini dia hanya fokus terhadap persiapan pernikahannya yang sebentar lagi akan diselenggarakan, xander langsung memeluk sang istri, dia harap dengan cara itu sang istri bisa menekan emosinya
"Ini... apa ini... kenapa om main peluk-peluk sih... awasin sana tangan om.... aku mau lihat anak ganteng ku dulu" (Jes)
"Tunggu dulu sayang.... Sebelum aku lepaskan... bisakah bibirmu itu tidak mengomeliku lagi? "(Xander)
"Hehh.... kenapa? Om tidak suka bukan dengan omelan ku huh? "(Jes)
"Bu... bukan sayang.... dari pada kamu ngomel-ngomel seperti itu lebih baik kamu itu tersenyum atau tidak tertawa saja.... itu bisa membuatmu lebih cantik.... "(Xander)
"Maksud Om itu aku ini jelek gitu hah.... Aku marah sama om.... setelah ini aku akan tidur dengan soe saja..... Ohh iya kalau perlu Om cari aja sana wanita yang lebih cantik dari pada aku.... dan nanti sisanya aku yang akan urus"( jawab jes menggebu-gebu)
Jes langsung membanting pintu dengan keras, Xander yang melihat kejadian yang baru saja dia alami dia hanya bisa mengusap wajahnya dengan kasar... karena kata-kata yang dia ucapan menjadi bumerang untuk dirinya sendiri
Jes sudah di dalam kamar Soe dia melihat sang anak hanya tertunduk diam, Jes langsung menghampirinya
"Anak gantengnya momy kenapa tidak mau makan huh??? "(Ucap Jes sambil mengelus rambut soe)
"Mommyyyy.... "(Soe langsung memeluk Jes)
"Eihhhh..... ada apa ini....Sayang kamu kenapa ??? bukannya hari ini kita akan pergi ke taman ya??? kok anak kesayangan momy ini malah cemberut seperti ini" (Jes)
"Engg..gak mom...tadi soe kila hali ini tidak jadi...kalena ini sudah malam mom" (Soe)
"Tenang aja sayang....meski sudah malam,kita masih bisa keluar dan pergi ke taman, Ohhh iya biar mom kasih tau biasanya malam seperti ini taman di dekat rumah kita ini lebih rame dari pada sore hari loh....dan nanti kita bertiga dady, momy, dan soe bisa melihat bulan dan bintang secara langsung"(Jes)
"Selius mom???? Ayooo mom...kita pelgiii" (Soe)
"Ayoo sayang....eehgghhh tunggu dulu sayang, sebelum kita berangkat kesana soe harus makan dulu ini ya.....soe makan dulu biar gak sakit dan nanti kita bisa melihat bulan dan bintang lebih lama"(Jes)
"Iya mom....aku mau makan...tapi mau di suapi sama mom ya...."(Soe)
"Siapp sayang...."(Jes)
Segera jes menyuapi sang anak, tanpa mereka sadari ada seseorang yang menatap mereka dengan senyum yang selalu mengembang...yapss..dia adalah Xander
.
.
Bagaimana ya....apakah Xander bisa membujuk sang istri tercinta???
Penasaran??? Keep stay toon ya guysss🥰
Jangan Lupa like, comment, dan Vote ya😊
Salam hangat dari Author😘😘