CEO Is My Mom

CEO Is My Mom
Pergilah



Ayoo klik like sebelum baca, tolong tinggalkan jejak di lapak author ya..


😉


Happy reading


😊


.


.


“Aku baik2 saja kok pi..mi...ohh ya kenapa wajah kalian seperti itu, apakah ada masalah dengan kak axel???”(cemas jes)


“Keadaan dia masih seperti kemarin, mmm....sebenarnya muka kami begini karena hari ini kami melihat mengenai kejadian yang menimpamu dan axel tadi malam, dan beritanya sudah menjadi trending topic di negara ini, papi takut orang2 akan mencekal keberadaan mu disini dan papi gak mau sampai mereka semua menyakitimu”(Papi Axel)


“APA!!! Papi gak lagi bohong kan???” (kaget Jes)


“Tidak sayang, papi tidak bohong, memangnya kamu belum melihat berita hari ini??” (Papi axel)


“Aku tidak tau pi, Hp zizie lowbat jadi zizie belum lihat berita itu, Hikss..hiks...zizie harus gimana pi??? Kalau misalkan mau kita bisa menggunakan rekaman CCTV di jalan itu tapi naasnya CCTV yang di lokasi sudah dirusak terlebih dahulu oleh mereka” (ucap Jes lemah)


“Kamu tenang saja sayang, akan papi usahakan untuk membersihkan nama kamu disini..lebih baik untuk sekarang kamu memakai penutup muka saja, agar orang2 tidak langsung memakimu sayang” (Papi axel)


Jes pun langsung mengangguk, dan tak lama papi dan mami axel pulang, Xander yang telah sampai di rumah sakit, dia langsung berlari menuju ruangan dimana axel di rawat, sesampainya disana, Xander melihat jes yang sedang merenung di ruang tunggu


“Sayang...kamu kenapa meninggalkan ku?? Kenapa dirimu tidak menunggu ku??? Kamu tidak apa2 kan??? Kenapa wajahmu terlihat sangat murung??” (Xander)


“Dasar om pedofil, aku kaya gini itu gara2 kamu, dasar pria gak sadar diri, dah mendingan om pulang saja dan om kenapa kesini??? Bukannya om harus menjaga Soe, kasian dia sendiri disana” (Jes)


“Kamu tenang saja sayang..Soe sudah aku titipkan ke maid yang disana, disini aku akan menemanimu, dan untuk sementara kamu jangan keluar2 dari kamar ini, kalau kamu butuh sesuatu kamu bisa menyuruhku” (Xander)


“Om gak usah terlalu peduli denganku, dan aku bisa mengatasi masalahku seorang diri” (Jawab Jes dengan jutek)


“Ohh God, apakah dia sudah tau tentang berita itu??? Aaakkkkhhh sial...harusnya aku bisa meredam berita itu, aku paling benci dia seperti ini” (batin Xander)


“Ohh iya sayang, apakah kamu sudah sarapan???” (Xander)


“Belum aku belum sarapan, dan aku juga belum lapar” (Jes)


“om tidak perlu repot2 seperti itu, kalau om lapar om bisa sarapan duluan, dan tolong om jangan lagi pedulikan tentangku, dan juga jangan terlalu dekat denganku” (jelas Jes)


“Kenapa?? Kenapa aku tidak boleh dekat denganmu??? Apa kamu tidak ingat bila kamu itu merupakan tunanganku?? Kan kita juga akan menikah dalam dekat ini, tolong kamu jangan menjauhiku, aku tidak akan sanggup bila aku harus berjauhan dari kamu” (Tanya xander dengan muka yang sangat cemas)


“Yaa...aku punya suatu alasan, dan aku peringatkan 1 kali lagi, sebaiknya om menjauhiku, dan tolong lupakan aku, dan untuk masalah Soe om tidak apa2 mencariku tapi itu hanya sebatas untuk kebaikan soe dan bukan untuk kebaikan om, dan bila kak axel sudah sadar aku juga akan tetap disisinya” (Dusta jes)


“Apakah kamu sangat mencintai dia?? Apakah di dalam hatimu tidak ada ruang sedkit untukku?? Dan mengapa harus dia??? Apakah menurutmu aku kurang baik?? Tolong bilang sama aku, apa yang kurang dari diriku ini??? Jangan terlebih dahulu kamu memutuskan hal itu..kalau selama ini aku punya salah dengamu tolong maafkan aku” (ucap xander dengan lemah)


“Aku melakukan seperti ini agar kamu tidak masuk ke dalam permasalahan ku yang sangat runyam ini, aku tidak ingin melihat kamu merasakan situasi yang sulit karena aku, cukup 2 orang saja yang pernah terluka karena aku, aku tidak ingin kamu merasakan itu, aku benar2 sayang sama kamu, aku melakukan semua ini hanya untukmu, dan aku harap kamu bisa mengerti” (Batin jes)


“Iya, aku sangat mencintai dia, dan aku juga sangat suka dengan orang yang sangat setia seperti dirinya , dan bukan sepertimu yang suka dekat dengan wanita lain, selain itu kamu juga selalu memaksakan kehendakmu, aku sangat membenci itu, aku tidak suka dikekang aku sangat suka kebebasan dan selama ini tidak ada ruang untukmu di dalam hatiku, dan aku harap om mengerti, dah lebih baik om tinggalkan aku sendiri disini” (jelas jes)


“Kalau kamu mempermasalahkan itu, aku bisa jelaskan ke kamu, kamu kan juga tau kalau selama ini aku tidak pernah mendekati wanita selain dirimu, meskipun aku mempunyai masa lalu dengan wanita itu hanya dengan ibunya kandungnya soe, dan setelah itu aku tidak pernah dekat wanita lain dan yaa aku langsung jatuh hati kepadamu saat pertama kali kita bertemu, please kamu jangan berucap seperti itu, dan untuk masalah itu aku sangat tidak suka bila kamu yang sudah menjadi milikku di rebut oleh orang lain, itu adalah hal yang wajar, aku yakin alasan kamu itu bukan alasan yang sebenarnya, dan aku tetap akan pada pendirianku, kamu akan selamanya menjadi milikku, dan kamu juga harus ingat aku akan selalu berada disisimu,hmm.. ya sudah aku keluar dulu aku mau mencari makanan untukku dan juga untuk dirimu, kamu harus tetap stay disini dan gak boleh kemana mana” (Xander)


Xander pun langsung pergi tanpa terlebih dahulu mendengar jawaban dari jes, jes yang sudah melihat Xander pergi dia langsung menangis, dan ya..dia sekarang benar2 rapuh dan dia juga sangat gelisah karena dia tidak mau orang yang disayang akan terluka karena nya


.


.


.


Jangan Lupa Like, Comment, dan Vote ya..., biar author semakin semangat untuk menulis kisah selanjutnya


😊


Ayoo..ayooo vote author yang banyak dan juga jangan lupa like ya, kalau like dan vote sudah banyak, nanti author akan crazy up lagi


😉


Happy Reading ya guyss


😊


Salam Hangat dari Author