
Klik like sebelum baca ya
.
.
Happy reading guys
Ruang Inap Axel
Axel yang tengah melamun, tiba2 di kagetkan dengan kehadiran jes
Dorr....
Axel benar2 terkejut, tapi sebelum dia marah dengan orang yang sengaja mengagetkannya, dia langsung mengelus dadanya
"Yaampun zizie, kenapa kamu mengangetkan kakak sih??? untung saja kakak tidak punya riwayat penyakit jantung" (Axel)
"Hehehe...maaf kak, habisnya dari tadi jes panggil kakak sama sekali tidak menyaut, maka dari itu aku begitu" (Jes)
"Huhh..untung saja kakak mu ini sayang, kalau tidak pasti sudah kakak karungi kamu terus kakak jual kan lumayan bisa menjadi uang"(Goda Axel)
"Ihhh..kakak, kenapa kaka kejam banget sih, sama zizie, yaudah deh mendingan zizie tinggal nih, aku mau pergi saja, aku kapok untuk menjenguk kakak lagi" (Jes mendengus kesal)
saat jes akan tengah berdiri dan meniggalkan axel, axel dengan cepat mencekal pergerakkan jes, dengan dia menggenggam tangan jes dengan sangat erat
"Zizie sayang, please jangan tinggalkan kakak mu ini, aku sangat senang kamu mau menjengukku, dan tolong maafkan perkatanku tadi, kakak sangat menyesal" (lirih axel)
"Hmmm, baiklah tapi kakak harus janji tidak akan berbicara seperti iitu lagi, terhadapku" (Jes)
Axel pun langsung mengangguk, dan tak lama Axel mengajak ngobrol jes, jes pun juga langsung menanggapi perbincangan axel, disela2 obrolan mereka juga tak lupa diselingi dengan canda dan tawa
Tak terasa Jes dan Axel telah berbincang selama 1 jam lamanya, Xander yang telah menunggu di luar akhirnya jengah, karena kesayangannya tak kunjung keluar dari ruangan inap itu. Xander langsung menghampiri jes
kini Xander sudah berada di depan ruangan Axel, dia yang melihat pemandangan itu seketika cemburu, hatinya memanas, dia sangat tidak suka saat jes berdekatan dengan lelaki lain selain dia, dia akan bertoleransi bila jes berdekatan dengan laki2 yang masih memiliki hubungan darah dengannya
"Ekhemmm" (Xander)
Kedua orang yang tengah berbincang itu langsung menoleh kearah pintu, jes yang melihat Xander yang tengh menyender di pintu dia sangat kaget, karena tidak biasanya xander berbuat begitu, namun sebelum dia berkata, jes ingat dengan perkatannya pada 1 jam sbelumnya bahwa, dia menuruh Xander untuk menunggunya di sofa
jes yang merasa bersalah langsung menghentikan obrolannya dengan Axel
"Tunggu, kenapa zizie tiba2 mau meninggalkan kakakmu ini??? Apa karena orang itu kamu meninggalkan ku???" (lirih Axel)
"Cihh...sok manis banget, kalau dia meninggalkanmu karena aku, kamu memang mau apa hah???"(batin Xander dengan muka yang masih bete)
"Eehhh....bukan kak, aku memang ada janji dengan yang lainnya, tapi bukan sama om xander, kan kakak tau, selama kakak kenal sama aku, aku tidak pernah berbohong kepada kakak, apa sekarang kepercayaan kakak sudah berkurang terhadapku???" (Jes)
"Tidak zizie sayang, kakak akan selamanya percaya kepada omonganmu terhadapku...sebenarnya aku hanya sedih karena kamu meninggalkan ku sendiri lagi, padahal kakak ingin banyak bercerita"(Axel)
Jes yang melihat raut wajah axel yang sedih dia menjadi tidak tega, namun dia tidak bisa terlena dengan sikap axel, karena di satu sisi dia juga tidak tega dengan raut wajah Xander yang kini sedang menahan kecewa, untuk menengahi semua itu dia harus segera keluar dari ruang inap axel lalu dia akan berbincang dengan Xander setelah itu dia akan benar2 pergi dari hadapan mereka berdua
"Baiklah kak, bila kakak ingin berbincang banyak, kita akan sambung lagi nanti, karena sekarang zizie benar2 harus pergi untuk menepati janji kepada seseorang" (Jelas Jes)
"Janji??? Janji apa???"(Axel)
"Tentang sesuatu yang penting, Mmm...itu bukan masalah yang besar kak, jadi kakak tidak usah khawatirkan aku"(ucap jes sambil tersenyum)
"Huhh...baiklah, tapi kakak harap kamu akan segera kembali, dan saat kamu kembali kamu harus menemani kakak sepanjang hari"(Axel)
"Ssiiiaappp Boossss"(Jes)
segera jes keluar dari ruang inap axel, sementara Xander dia juga sudah mengikuti jes dari belakang
"Sayaangg...jangan cepat2 dong kalau jalan" (Protes Xander)
"Huhh...ayoo lah om, ahhhh memang benar ya kata orang umur itu memang mempengaruhi"(ejek jes)
"Hey...Heeyyy..tunggu, Maksud kamu apa sayang"(Teriak xander)
Xander yang merasa diabaikan, dengan terpaksa dia berlari untuk menyusul jes, dimana posisi jes sekarang sudah lumayan jauh
Grepp
.
.
Jangan lupa like, comment, dan vote ya😊
Salam hangat dari Author😉