
Disaat jes masih berkutat dengan pikirannya, dia langsung disadarkan oleh vincent. Vincent menyadarkannya karena dia heran terhadap perilaku jes yang aneh
“ Heii...ada apa??? Kok lama kelamaan adek ku serem sih, ketawa sendiri, kadang senyum2 gak jelas...kalau tau gitu abang gak ikut kesini” (Ucap vincent sambil menyenggol badan jes)
“Haaa...mmm...gue gak kenapa-napa bang cuma gue lagi mikirin cara untuk mendapatkan informasi mengenai harta karun itu...Sini deh bang lihat rekaman ini” (ucap jes sambil menunjukkan rekaman di tabletnya ke vincent)
Vincent yang melihat itu sangat terkejut karena dia melihat seseorang yang sangat dia kenal yaps dia adalah felix
“ Iiii...nnn...iii gak mungkin, Berarti selama ini gue nyuruh seorang pangeran dari negara ini...Sumpah ini gila!!!” (gumam vincent dengan muka yang sangat terkejut)
“ Abang kenapa??? Abang kenal bukan sama orang itu???”
“ Duhh gimana ya jes...gue kenal , malah sangat kenal...dia itu adalah salah satu anak buah gue, kinerjanya sangat bagus, gue aja sangat kagum sama dia, Dek lo harus tau dia itu orang yang pernah membantu kita memenangkan tender besar 6 bulan yang lalu” (Vincent)
“ Serius??? Demi Apa lo bang???” (ucap jes dengan nada yang sangat kaget)
“ Demi langit dan bumi jes, kapan sih abang lo ini gak pernah gak serius kalau ada masalah yang genting kaya gini” (Vincent)
“ Yaampun bang kita harus gimana??? Jes gak mau kalau harta karun itu sampe jatuh ditangan dia!!!” (ucap jes dengan wajah yang kesal)
“ Tenang dulu jes....kita harus memikirkannya dengan matang ...Kalau saran dari abang ya, mendingan kita kerja sama aja dengan dia meskipun keuntungan yang akan didapat tidak sesuai dengan ekpektasi kita...tapi abang punya feeling kalau suatu saat kita akan memerlukan bantuan dia...dan lo juga udah tau kalau dia seorang pangeran, jadi bila kita minta bantuan dia akan lebih cepat” (Vincent)
“ Yaa tapi kan...Jes sudah mengincar harta karun itu sangat lama bang....aku gak terima dia mendapatkan informasi mengenai harta karun itu dengan sangat mudah”
“Tapi dek, Sebaiknya lo pikirin deh saran dari abang, kalau kita kerja sama dengan dia kita juga punya banyak keuntungan jes, kan keuntungan gak selalu dalam bentuk harta” (Vincent)
“Oke, nanti jes akan pikirin lagi saran yang abang berikan kepadaku, yaudah sekarang kita balik aja ke mansion, besok baru jes akan beraksi untuk mendapakan informasi itu” (jes)
“ Hmmm...baiklah ayo” (vincent)
Setelah itu Jes dan Vincent pun langsung bergegas menuju mansion
Tempat lain
Felix yang sudah mendapatkan itu langsung bergegas menuju istana dan sesampainya di istana dia menaruh itu didalam berangkas pribadinya (Berangkas itu sudah dilengkapi dengan metode keamanan yang sangat tinggi), karena dia gak mau sampai informasi itu di curi oleh oknum yang serakah
Dirasa tempat penyimpanan itu sudah cukup aman, felix langsung keluar dari ruangannya. Saat dia sedang berjalan dia teringat oleh seseorang dimana seseorang tersebut sudah felix anggap sebagai kakaknya sendiri yaps dia adalah vincent, Segera dia menulis pesan kepada vincent, dia ingin membicarakan sesuatu dengannya disuatu tempat
Pesan Felix to Vincent
Tak lama pesan itu sudah sampai dan vincent langsung membuka pesan tersebut....vincent sangat kaget karena dia tidak menyangka akan semudah ini mendapatkan jalan untuk bekerja sama dengan seorang pangeran,apalagi yang vincent tahu bahwa felix tidak akan mudah untuk ditemui karena untuk sekarang ini kondisi usaha jes sudah dapat dikatakan stabil....vincent akan menghubungi felix bila ada keadaan yang sangat genting, Segera vincent membalas pesan itu dia juga tidak lupa memberitahu rencananya itu kepada jes pada esok hari
“ Kabar kakak baik, ohh iya kakak sudah selesai mengurus itu semua, untuk pembukaan cabang baru akan dilaksanakan 5 hari lagi, dimana kita akan ketemu??? Nanti akan kakak luangkan waktu untukmu”
Felix yang sudah mendapatkan balasan langsung membacanya, felix yang melihat pesan itu sangat senang...segera dia mengirim alamat tempat yang akan mereka datangi. Felix sangat tidak sabar untuk menceritakan semua hal yang dia alami kepada vincent
Skip
POV Jes
Sesampainya di mansion jes pun langsung memikirkan saran dari abangnya
“Hmmm...ada benernya juga sih saran dari abangku itu,tapi tetap saja gue masih kesel sama dia huuu....yaudah deh gue terima aja saran dari abang gue, sebaiknya gue tulis dulu surat perjanjiannya...jadi kalau dia udah tanda tangan dia gak bakal bisa kabur dari genggaman gue”
Tak lama setelah dia membuat surat perjanjian itu jes teringat sesuatu
“Yaampunn oohhh iya gue baru inget tentang kejadian waktu itu....duhh gawat gue belum ganti rugi ke dia...Haduhh males banget sih harus berurusan sama orang kaya gitu, kalau bukan demi harta karun gue gak sudi deket2 sama dia, semoga aja dia gak ingat akan hal ganti rugi itu...bisa mati aku....sebaiknya gue istrahat dulu aja...baru besok gue baru pikirin caranya untuk bertemu dengan orang itu ” (gumam jes sambil mengacak-ngacak rambutnya)
Hari pun sudah semakin larut dan semua orang pun juga sudah sudah larut dalam mimpi indah mereka
.
.
.
Gimana guys cerita kali ini???
Keep stay toon ya my readers
Author akan usahain buat update setiap hari, meskipun di dunia nyata author harus masih berkutat dengan tugas dari kampus
Mari kita semua berdoa agar kasus Covid-19 di indonesia segera tuntas, sehingga kita bisa melakukan kegiatan seperti biasanya Amin 😊
Salam Hangat dari Author
❤