
Semua berkas penting mengenai dia hilang dan entah kemana perginya, dia yang tau itu langsung memeriksa CCTV dan benar saja semua yang dia khawatirkan terjadi
Setelah dia melihat rekaman CCTV itu dia langsung bergegas menelpon bawahannya ken untuk membantunya menarik semua berkas yang sudah berada dia kantor pencatatan sipil itu
Tut..tut..tut..
“Halo selamat malam ken” (jes)
“malam bos, bos kenapa tumben sekali telpon ken di jam segini, kan tadi baru saja kita ketemu dikantor, boss apakah ada hal yang sangat penting??” (ken)
“iya ken, benar katamu, sekarang gue mau minta tolong” (jes)
“iya bos, katakan saja apa yang bisa ken bantu” (ken)
“ken, saya mau minta tolong kamu ambil berkas saya yang ada di kantor pencatatan sipil, dan aku harap kamu bisa membawa berkas itu dalm 1 jam” (jes)
“Whaatt!!! Si boss gila!!! Duhh boss kenapa berkas bos bisa nyasar kesana sih??? Emang sebenarnya boss itu mau nikah bukan??? Kalau mau nikah ken turut bahagia” (ken)
“punya bawahan kok kampret banget ya, heh ken asal kamu tau ya, itu berkas saya nyasar kesitu karena ulah si om pedofil itu, kalau lo tau mood gue ini lagi ancur parah, tanpa persetujuan gue dia berani beraninya bawa dokumen gue kesana” (jes)
“Om pedofil??? Siapa lagi tuh boss??? Kok boss banyak banget simpenan nya sih???” (ken)
“yaampun, mulai deh lola nya, kamu masa gak tau siapa yang saya maksud sih!!!, saya gak bakal ngasih tau siapa orang itu, kalau kamu penasaran kamu bisa putar memori yang ada di otak kamu, udah deh ken kamu mendingan segera bantuin saya” (jes)
“yaelah si boss, udahlah nyuruh trus pelit lagi sama ken, iya boss ku ken akan segera melaksanakan tugas yang boss suruh, boss tenang saja dalam 1 jam kedepan berkas itu sudah akan ada di tangan boss” (ken)
“hmm...oke saya tunggu” (jes)
Segera ken melakukan tugas yang jes suruh dan ya...sesuai yang diperintahkan ken dengan mudahnya dapat menarik berkas bossnya itu dari sana, segera ken mengantarkannya kepada bossnya itu
“Huftt...aman, dasar om pedofil gila, seenaknya jidatnya aja dia nyeret gue ke dalam hubungan pernikahan, dihh.. baru juga beberapa kali ketemu dan baru saja sebentar dekat udah berani saja dia, ini berkas bakal gue simpen di berangkas pribadi gue yang ada di mansion gue itu, gue gak mau lagi kecolongan” (gumam jes)
Setelah jes menerima berkas itu, dia langsung kembali ke mansion pribadinya dan dia langsung mengamankan berkasnya dengan keamanan tingkat tinggi
Skip
ditempat lain
pada pagi hari ini, xander akan kembali pergi ke kantor pencatatan sipil untuk mengambil buku nikahnya dengan jes, dia sangat amat senang sekali karena sebentar lagi keinginannya akan terwujud
“oke hari ini adalah hari yang sangat aku tunggu tunggu, jesley sayang...sebentar lagi kamu akan dalam genggamanku... I Love You jes” (gumam xander dalam hati)
Tak pakai lama xander langsung bergegas untuk pergi, sesampainya disana
Jeng..jeng...
Semua Pegawai pencatatan sipil sangat amat bingung dan mereka semua sedang mondar mandir karena berkas yang akan diurus menghilang, xander yang mendapatkan kabar itu sangat shock karena rencananya gagal total
“kalian itu kenapa menjaga dokumen seperti itu saja tidak bisa!!! Gara gara kalian semua rencanaku menikahinya gagal...kalian semua gak be*** (maki xander)
“maaf tuan, maafkan pegawai saya, mereka semua juga tidak tau kalau dokumen itu hilang, kami juga sudah melihat rekaman cctv tapi tidak apa2, jadi kami juga heran dokumen itu berada dimana” (ucap ketua dengan raut muka yang sangat ketakutan)
“Akhh....kalian ini, pasti dokumen itu sudah kembali kepada pemiliknya, saya sangat kecewa atas kinerja kalian, yasudah saya kan pergi dari sini, dan ingat kalian semua akan membayar apa yang sudah kalian lakukan hari ini” (ucap xander dengan nada tinggi dan dia langsung meninggalkan tempat itu)
“ kenapa hari ini sial banget sih...akh...kesel banget sihh jadinya, semua yang sudah gue rencanain gagal semua, akhh..., oke sebaiknya gue akan menggunakan jalan yang lain agar bisa mendapatkan dia, semoga dengan jalan ini dia akan takluk dengan sendirinya” (gumam xander sambil mengacak acak rambutnya)
Xander: thor... kenapa sih author tega banget sama gue??? Kan gue udah ngebet banget jadian sama jes
Author: iye gue tega karena gue mau liat lo bener bener berjuang secara sehat, gak kaya ini caranya
Xander: yaelah si author tau apa sih, thor bikin gue jadian ya sama jes please
Author : liat ntar ya xander ku sayang, semangat xander mengejar cinta jes...(wusshhh author menghilang)
Xander : kampret amat sihh punya author yang satu ini, lama2 bisa bikin gue frustasi akhhh!!!!
Skip
Mood xander hari ini benar benar hancur, pada hari ini saat dia sedang bekerja semua pegawainya kena semprot sama dia, padahal mereka semua sudah mengerjakan pekerjaannya seperti biasa, zen yang melihat boss nya sedang dalam mode on dia langsung menghampiri dan mencoba menenangkannya
“Ekhm..boss...boss hari ini kenapa sih??? Boss harusnya lihat dulu pekerjaan kami baru boss itu bisa marah, sebelumnya semua pekerjaan mereka telah zen awasi dan menurut zen tidak ada yang salah” (zen)
“gak salah dari mana nya??? Ini lihat kenapa ini semua bisa sangat lambat sekali, saya gak mau semuanya lambat seperti ini, kalau kita lambat nanti client kita akan komplen dan saya paling benci dengan komplen itu” (xander)
“lah si boss, ini kan boss sendiri yang nyetujuin waktu itu, kenapa sekarang berubah lagi...duhh..boss kalau boss ada masalah mendingan boss itu gak usah ke kantor deh, bikin semuanya jadi pusing” (zen)
“ohh..kamu jadi sudah berani memerintah saya!!! Saya ini adalah boss disini, kenapa kamu yang ngatur hah??? Seharusnya kamu itu menuruti apa yang saya katakan bukannya membantah” (xander)
“bu..bu...kan gitu boss maksud zen, maksud zen itu, kalau boss ada masalah mendingan diurus dulu biar boss gak bawa emosi boss ke kantor, semua orang sangat takut akan sikap boss hari ini, jadi zen kesini itu buat ingetin boss, biar emosi boss sedikit dikurangin, tadi aja beberapa pegawai ada yang pingsan gara gara boss marahin”
“huh...kamu itu tau apa sih, udah deh mendingan kamu itu keluar dari ruangan saya, saya lagi gak mood, ohh iya kamu jangan lupa tanganin pegawai yang pingsan itu” (xander)
“baik boss zen akan keluar, ohh iya zen harap mood boss bisa kembali seperti semula” (zen)
Xander tidak menjawab pernyataan zen itu,setelah zen pergi dia langsung merilekskan pikirannya agar dia bisa kembali berpikir untuk apa yang akan dia lakukan terlebih dahulu untuk meluluhkan hati jes
.
.
.
Segitu dulu ceritanya ya...Semoga kalian suka
😊
Untuk semuanya Jangan Lupa Like, Comment, dan Vote ya..., biar author semakin semangat untuk menulis kisah selanjutnya 😄
Happy Reading ya guyss
😉
Salam Hangat dari Author
❤