CEO Is My Mom

CEO Is My Mom
Teringat



Ayoo klik like sebelum baca, tolong tinggalkan jejak di lapak author ya..


😊


Happy reading


😉


.


.


.


Papi, Mami, dan Jes langsung berdiri dan mereka langsung bergegas untuk pulang, dan disinilah mereka bertiga sedang berada di dalam mobil yang sama dan sedang bercengkrama


“Huftt, papi harap setelah konfrensi pers kali ini, namamu bisa pulih kembali sayang, dan mulai sekarang kamu sudah tidak perlu memakai penutup muka lagi” (Papi Axel)


“Iya bener itu yang dikatakan papi, Mami sekarang bisa sedikit tenang” (Mami Axel)


“Hmm, tapi jes rasa tadi pas di konfrensi pers itu ada sesuatu yang mengganjal, aku harap itu bukan apa2, dan mungkin saran dari papi zizie belum bisa lakukan, karena siapa tau nanti masih ada kejadian yang lebih besar dari ini” (Jes)


“Ehmm sepertinya kamu terlalu memikir terlalu jauh sayang, kalau papi terserah kamu saja” (Papi Axel)


“Ohh iya zizie sayang, mami mau bertanya sesuatu” (Mami Axel)


“Mami mau tanya apa??” (Jes)


“Itu, mami mau tanya tentang yang dikatakan papi waktu acara tadi, bila suatu saat nanti anak mami Axel itu melamarmu, apakah kamu mau menerima lamarannya?” (Mami Axel)


Blushh Jes yang mendengar kata2 itu langsung dari mulut mami Axel dia seketika merasa malu, dan kini dia mengumpulkan keberanian yang ada dirinya untuk menjawab pertanyaan itu


“Hah, ehh mom..Mmmm, duhhh gimana ya” (Jes)


“Mami, si mami kebiasaan deh, liat itu putri kita jadi malu kan” (ucap papi axel sambil tersenyum)


“Hehehe..maaf pi, habis mami gak sabar melihat putra kita bersanding dengan putri kita yang cantik ini, gimana sayang apa jawabanmu” (Ucap mami yang tetap pada pendiriannya)


“Ya tuhan..mengapa menjawab pertanyaan ini sangat sulit sih, kalau aku menolak secara langsung juga gak enak, kalau langsung nerima juga hati gue belum bisa, huftt” (Batin jes)


“Mmmm, sepertinya untuk saat ini zizie belum bisa menjawabnya mi, nanti bila kak axel sudah bangun dan mulai bertindak mendekatiku nanti aku juga akan mencoba menerima perlakuannya terhadapku, dan setelah itu muingkin aku baru bisa menjawab pertanyaan mami” (Jes)


“Ishh kenapa harus nanti2 sih sayang, apa menurutmu anak mami itu kurang tampan ya?? Atau dia selama ini gak baik sama kamu?? Liat aja nanti kalau dia sudah bangun, mami akan peringatkan ke dia biar dia memperlakukanmu lebih lembut lagi, maaf ya sayang bila selama ini perlakuan anak mami itu tidak baik kepadamu” (Mami Axel)


“Ya..Ampun mi, anak kita aja belum sadar malah udah ngerencanain buat ngehukum dia” (Papi Axel)


“Dia anak papi, liat aja perilakunya persis sama papi, gak ada manis2nya kalau sama wanita huh” (Kesal mami Axel)


“Axel juga anak mu mah, kan mami yang ngelahirin dia” (ucap papi axel sambil menepuk jidatnya)


“Bukan, dia itu anak papi, mukanya aja hampir mirip ke papi dibandingkan ke mami” (Mami Axel)


“Uhhh kalau sifatnya jelek pasti axel gak bakal diakuin sama mami, sabar2 untung sayang” (Papi Axel)


“Emang itu faktanya, wlekk” (Mami Axel)


Papi Axel tidak ingin menjawab pertanyaan dari sang istri tercinta, dia sudah sangat paham bahwa bila dia terus melawan tiu tidak akan baik untuknya, jes yang melihat pertengakran mereka berdua hanya bisa tersenyum tipis, dan seketika dia mengingat xander, Yaa..dia pikir pasti dirinya telah mulai gila, karena pasti bila dia melihat momen yang sangat manis seperti tadi pasti dirinya selalu akan mengingat xander


Sementara di tempat lain


Al sudah tertawa sangat kencang, karena misi kedua yang telah dia jalankan telah berhasil


“Hahahaha, sudah ku bilang dari awal, kini gue gak bakal lengah seperti dulu lagi, mau sejauh apa kamu melangkah, pasti langkahmu akan aku hentikan sayang” (ucap Al dalam hati sambil tersenyum licik)


“Huh..kamu ganggu saya saja, sebentar, oke... sekarang bayaran mu sudah saya tranfer dan saya juga sudah tambahkan bonus sebesar 50%, sana kamu pergi nanti bila aku membutuhkan kamu lagi aku akan memanggilmu” (Al)


“Aahhh thank you boss, saya sangat senang bisa bekerja sama dengan bos yang sangat royal seperti Anda, jangan lama2 ya boss, soalnya saya sudah tidak sabar untuk mendapatkan upah yang besar dari bos” (Bawahan)


“Dasar kamu ya..Sudah sana saya muak melihat kamu disini” (Al)


“Heheh baik bos, saya pamit undur diri” (Bawahan)


Setelah kepergian sang bawahan kini Al tinggal menunggu berita yang akan menjadi tranding topic kembali di negara K ini, dan dia juga sedang memikirkan strategi selanjutnya. Sambil menunggu ide itu tiba, Al kembali mengecek usaha ilegalnya itu, kini dia tidak mau kecolongan seperti waktu itu saat dia masih bekerja sebagai CEO di perusahaan keluarganya, kini dia lebih memperketat penjagaan pada usahanya itu dan kemungkinan kecil ada pengkhianat di usahanya kali ini, namun tanpa al sadari, anak buah jes kini sudah menjadi anak buah Al dalam bisnis ilegal itu, dan anak buah jes juga tidak lupa untuk mencari titik kelemahan dari usaha ilegal yang sedang Al geluti


“Oke, sekarang gue akan ke markas, gue mau melihat perkembangan usaha gue saat ini, semoga prospek nya bagus, dan gue bisa mendapatkan keuntungan yang banyak” (Batin Al)


Skip


Xander masih dengan setia menjaga axel di rumah sakit, meskipun kini dia berada di ruang tunggu. Saat sekretarisnya mengantarkan dia makan siang, dia sangat terkejut, karena sang sekretris memberitahukan bahwa keluarga Cullen tengah mengadakan konfrensi pers, setelah di beritahu dia langsung menyalakan Tv yang berada di ruangannya itu, dan ya..kini perasannya sedikit lega, karena kini wanita kesayangannya itu telah bebas dari persepsi jelek yang selama ini orang2 pikirkan terhadap wanitanya itu


“Baik bos, Josep mau pamit, josep mau kembali ke perusahaan” (Josep)


“Baiklah, terima kasih, telah memberitahukan kabar itu kepadaku” (Xander)


“Ahhh itu bukan hal yang besar boss, berita itu memang tengah ramai disini, ohh iya boss saya heran mengapa keluarga cullen dengan mudahnya membatalkan pertunangan itu??? Ya..meskipun wanita itu lebih cantik dari pada keluarga wilson, tapi kan tetap saja” (Josep)


“Saya juga tidak tau, dan saya juga tidak ingin ikut campur urusan mereka, dan yang akan saya pastikan wanita itu akan tetap menjadi milikku seorang” (Jawab ambigu xander)


“Maksud bos apa ya??? Apakah wanita yang bos maksud itu adalah wanita yang itu?? Mana mungkin, bos saja dikenal sebagai pria yang dingin, gak mungkin kalau sekarang dia dekat dengan seseorang, hahaha jangan halu deh jos” (batin jos sambil tersenyum)


“Heh..kamu kenapa tersenyum??? Katanya kamu mau balik lagi, Kenapa masih disini??” (Xander)


“Ehhh..bukan apa2 kok bos, ya sudah saya pamit ya boss, kalau ada apa2 boss bisa panggil joseplagi” (Josep)


“Pasti itu, dah sana kamu”(Xander)


Segera josep meninggalkan Xander yang tengah menikmati makan siangnya itu, Sambil menikmati makan siangnya Xander juga sambil mengirimkan pesan kepada Jes


“Sayang, kapan kau akan kesini??? Aku sudah sangat merindukanmu” (Xander)


Tring..


Pesan pun langsung terkirim


.


.


Jangan Lupa Like, Comment, dan Vote ya..., biar author semakin semangat untuk menulis kisah selanjutnya


😄


Ayoo..ayooo vote author yang banyak dan juga jangan lupa like ya, kalau like dan vote sudah banyak, nanti author akan crazy up lagi


😊


Happy Reading ya guyss


😉


Salam Hangat dari Author


❤