CEO Is My Mom

CEO Is My Mom
Aneh



Klik 👍 sebelum baca yaa😊


.


.


.


Di tempat Lain


Al dan Sasha sedang berdiskusi mengenai sesuatu yang sangat penting


“Al bagaimana dengan rencana kamu itu??? Kapan itu semua akan berjalan dengan lancar??” (Sasha)


“Sabar atuh sas...Aku pastikan dalam hitungan menit si wanita Ja**** itu akan segera berada di posisi terbawah, ohh iya aku mau bertanya tentang sahabat mu itu” (Al)


“Hemm, maksud kamu sahabat yang mana nih??” (ucap sasha dengan muka bingung)


“Sahabat mu Bella, Sebenarnya dia itu sudah menjadi tunangan pria yang terluka itu sejak kapan??? Karena aku sedikit sulit untuk mendapatkan informasi yang real nya” (Al)


“Emmmm...Sebentar aku harus mengingat dulu...soalnya aku juga baru2 ini berhubungan dengan mereka semua, selama ini gue itu hanya dekat dengan wanita itu” (Ucap sasha sambil mengingat soal itu)


“Dasar lo ya...wanita licik, ya sudah buruan berpikirnya” (Al)


Tak membutuhkan waktu yang lama Sasha kini memberitahukan hal itu ke al


“Ternyata sudah lama juga ya...Hmmm bagus2 rencana ini akan berjalan dengan sukses” (Ucap Al sambil tersenyum licik)


“Isshhh perasaan bilangnya gitu mulu, ya sudah buruan kamu lakukan hal itu” (Ucap Sasha dengan tidak sabar)


“Dasar cewek emang gak pernah sabaran” (batin Al)


Rumah Sakit


Kini Papi dan Mami Axel sangat bingung karena berita mengenai terlukanya sang anak sudah menyebar di seluruh penjuru negri ini dan mereka sekarang merasa bersalah kepada jes, karena baru saja dia ke negara ini, berita yang sangat buruk sudah menimpanya


“Pi..kita harus bagaimana??? Mami yakin pasti semua orang tengah geram ketika melihat video itu...kasian zizie kita...hiks..hikss” (Mami axel)


“Mami jangan bersedih seperti ini, papi juga sebenarnya sangat khawatir, tapi mami tenang saja, papi sudah menyuruh orang kepercayaan papi, untuk menyelidiki kasus ini, papi juga gak bakal melepaskan dengan mudah dalang di balik semua ini” (ucap papi axel dengan tegas sambil memeluk mami axel)


Pagi Hari


Dret..dret..


Ponsel xander berbunyi, dan xander yang masih tertidur dengan nyenyak dia merasa terganggu dengan suara berisik itu, dengan tubuh yang masih setengah sadar dia membuka Hp nya itu


Brakk....


Xander langsung menjatuhkan Hp nya dan mata xander seketika mempunyai power yang maksimal


“Shit..kenapa berita ini bisa sampai muncul ke permukaan??? Dasar semua bawahan gak bec**, kalau gini caranya kesayanganku ini akan gak bakal bisa tenang untuk hari ini..Akhhhh......udah lah semalam kaya gitu, semoga saja dia belum tau tentang ini, aku akan mencoba menekan pemberitaan panas ini” (gumam Xander sambil merutuki perbuatan yang dia lakukan semalam)


Xander langsung kembali mengambil Hp nya, dan dia segera menghubungi bawahannya, dan yaa...seperti biasa dia mengamuk kepada mereka semua, dan setelah puas mengomel dia langsung menyuruh mereka semua untuk mengatasi permasalahan ini


Keadaan berbeda sedang terjadi di kamar lain, jes kini sudah sangat siap untuk pergi ke rumah sakit, dia kini mengenakan baju yang casual dress berwarna abu2 yang terdapat ikat di bagian depan dengan motif kotak2 dan juga tentunya tetap cantik, di saat dia sudah siap, dia merasakan ada sesuatu yang dia lupakan


POV Jes


(jes pun langsung keluar dari kamarnya, namun beberapa saat kemudian dia berhenti berjalan karena dia merasakan sesuatu yang janggal)


“Sebentar...sepertinya aku melupakan sesuatu deh...Aksesoris sudah, kunci mobil gak perlu kan di antar, dompet sudah, ohh iya Hp ku mana ya...pantesan aja, aku merasa seperti ada yang janggal Hp itu berasa sudah sangat menyatu dengan kehidupanku, 1 menit tanpa Hp di jaman yang seperti ini sama saja seperti orang bunuh diri, udahlah gue lagi di negara orang, kontak semua di situ, aahhh gak kebayang kalau gak ada Hp”(jes)


Setelah itu dia langsung kembali ke kamarnya dan dia mengambil Hp nya yang berada di dalam nakas


“Tega banget sih ini Hp, udah tau mau berangkat segala habis lagi baterainya...nyesel kan Cuma bawa 1 Hp aja ke sini...kayanya gue mesti beli Hp baru lagi, huftt sabar2 cobaan di pagi hari itu memang sangat berat” (jes)


Dengan wajah kesalnya jes pun mengecas Hpnya melalui power bank karena untuk mengecas langsung ke aliran listrik itu gak memungkinkan, karena menurut nya sudah sangat telat untuk datang kesana


Langkah jes sangat cepat dan juga tidak berisik, dan Xander pun tidak menyadari bahwa jes sudah tidak berada di mansion itu, tak berselang lama Xander pun sudah rapih dan dia dengan mengumpulkan semua keberaniannya dia mengetuk kamar jes dan dia juga berharap kalau jes akan melupakan kejadian semalam


Tok..tok..tokk


“Sayang, tolong buka pintunya...Ayoo kita berangkat ke rumah sakit...kamu sudah siap belum??? Ohh iya sayang maafkan kelakuan aku yang semalam, itu semua di luar kendali aku...Sayang...ayoo ini sudah mau jam setengah 8 pagi, ya udah aku tunggu sebentar disini, kamu jangan lama2 ok??” (tanya xander dari luar kamar dan dia masih belum curiga)


Xander yang sudah menunggu 5 menit dia kembali mengetuk pintu kamar jes, dan xander mulai curiga kenapa tidak ada jawaban sama sekali dari dalam kamar, dengan cepat dia langsung membuka kamar jes, dan benar saja hal yang dia cemaskan terjadi, jes sudah terlebih dulu pergi kesana


“Akhhhh!!!...kenapa gue bisa lengah sih...gue harus cepat2 kesana” (gumam xander sambil berlari menuju parkiran mobil yang dimana di sana dia sudah di tunggu oleh pak supir, dengan nada yang terengah engah dia langsung masuk dan menyuruh sang supir agar mengemudikan mobilnya dengan kecepatan di atas rata rata)


Rumah Sakit


Jes kini telah tiba di rumah sakit saat dia turun semua orang di rumah sakit itu menatapnya dengan tatapan yang sangat tajam dan juga tatapan ingin membunuh, jes yang sangat merasakan tatapan tajam itu, dia sangat bingung kenapa semua orang begitu padanya, dengan muka yang ditutup oleh tas, jes langsung berlari menuju kamar axel


Saat sampai di kamar axel, papi dan mami axel langsung mengahmpirinya


“Zizie sayang...kamu tidak apa2 kan??? Kami sangat mengkhawatirkan kamu” (papi axel)


“Aku baik2 saja kok pi..mi...ohh ya kenapa wajah kalian seperti itu, apakah ada masalah dengan kak axel???”(cemas jes)


“Keadaan dia masih seperti kemarin, mmm....sebenarnya muka kami begini karena....”(Papi Axel)


.


.


.


Jangan Lupa Like, Comment, dan Vote ya..., biar author semakin semangat untuk menulis kisah selanjutnya


😄


Ayoo..ayooo vote author yang banyak dan juga jangan lupa like ya, kalau like dan vote sudah banyak, nanti author akan crazy up lagi


😆😊


Happy Reading ya guyss


😉


Salam Hangat dari Author


😘