CEO Is My Mom

CEO Is My Mom
Zen



Xander yang melihat jes shock seperti itu segera dia menyadarkannya


“bagaimana sayang, kamu setuju kan dengan permintaanku yang kemarin?” (xander)


“ha...ehh..ummm...untuk sekarang sepertinya aku belum bisa menerimamu, ya meskipun orang tua kita menjodohkan aku dan kamu, tapi hati ini tetap tidak bisa dipaksakan, aku harap kamu bisa mengerti akan hal yang satu ini, yaudah kalau misalkan tidak ada lagi yang ingin dibicarakan aku akan kembali bekerja”(ucap jes sambil meninggalkan xander sendirian di parkiran)


POV Xander


Xander yang ditinggalkan begitu saja dia tidak mempermasalahkan dan xander juga sebenarnya paham akan perasaan jes, tapi xander tidak memperdulikan apa yang jes katakan


“oke, sekarang aku tidak akan menunda mengenai hal yang satu ini, oke deh sekarang aku akan menghubungi zen, hari ini aku tidak masuk kantor, hari ini aku akan pergi ke kediaman mackenzie, dan aku akan meminta berkas untuk persiapan pernikahanku dengan jes” (xander)


Segera xander menelpon sang sekretaris


Tut...tut...tut...


“Halo zen, saya mau memberi kabar ke kamu bahwa hari ini aku tidak masuk ke kantor, dan aku harap semua pekerjaan ku dapat kamu handle terlebih dahulu” (xander)


“Halo boss...baik boss saya akan menghendle semuanya, ohh iya boss untuk acara rapat lanjutan dengan perusahaan LCC bagaimana boss?? Saya sendiri yang kesana apa kita undur saja rapatnya???” (zen)


“Ohh iya saya sampai lupa dengan perjanjian itu, yaudah sebaiknya kamu kabarkan ke mereka rapatnya klita undur saja, soalnya hari ini saya ada keperluan yang sangat mendesak dan mereka akan sangat maklum, dan bila kamu sendiri yang kesana mereka juga tidak akan senang, kan kamu tau sendiri proyek yang sedang kita kerjakan sekarang adalah proyek yang cukup besar” (xander)


“ohh baik boss, saya akan menghubungi pihak sana, ohh iya boss kalau boleh tau hari ini boss ada urusan mendadak apa??? Biasanya kan semua urusan yang genting saya juga tau dan bahkan saya juga sampai turun tangan untuk membantu boss menyelesaikan masalah itu” (tanya penasaran zen)


“ini urusan masalah untuk menaklukan seorang wanita cantik, kalau aku menyuruhmu ikut campur tangan, kamu juga tidak akan tau bagaimana caranya menaklukan hati seorang wanita, kan kamu aja sampai sekarang masih saja jomblo, ya sudah saya memutuskan untuk menyelesaikannya sendiri tanpa meminta bantuan kamu, dan aku akan meminta bantuan kamu saat aku akan memepersapkan sesuatu yang sangat besar nanti, jadi kamu standby saja” (ucap xander dengan yakin)


“yaampun boss, bisa gak sih gak usah mengejek zen seperti itu, omongan boss itu sperti belati yang langsung menancap di jantungku, itu rasanya sangat sakit, aku sampai tidak tahan menahan rasa sakit itu..huhuhhuh...boss jahat sama diriku, asal boss tau ya kan aku sampai sekarang belum punya seseorang yang aku cintai karena selama ini aku menemani boss bekerja kadang juga bekerjanya sampai larut malam nahh bagaimana aku dapat mendapatkan pasangan , ayolah boss kalau mau mengejek ku harusnya boss sadar apa yang selama ini boss lakukan kepadaku” (jelas zen)


“aku tidak peduli itu semua, kan kamu itu sekretaris ku jadi ya wajar menemaniku bekerja sampai larut, kan aku juga selalu memberikanmu uang lembur, jadi aku tidak menyalahi aturan...kalau misalkan soal kamu belum punya pacar ya itu berarti salah kamu sendiri, zen aku bilangin ya sebagai teman bukan sebagai atasan sekarang itu zamannya sudah zaman sangat modern dan semua peralatan juga sudah sangat canggih, nah kenapa kamu gak coba berkenalan dengan seseorang melalui suatu aplikasi kan kalau kamu sudah merasa cocok baru deh kamu nanti bisa ketemuan secara langsung, kan waktu libur di kantor kita hari sabtu dan minggu, dan di hari itu kamu bisa menggunakannya untuk ketemuan dengan kenalan kamu itu, dan kalau kamu mau instan kan kamu juga bisa berkenalan dengan salah satu pegawai wanita di kantor kita..Zen apa kamu paham apa yang aku maksud?” (xander)


“Hahahahaa...hahahaa...hahahaaa...kamu benar juga ternyata, aku kan sengaja mempekerjakan hampir semua pegawai pria karena bila mereka melakukan kesalahan aku bisa langsung memukul mereka biar rasanya lebih puas, dan kamu tau hampir semua pekerja wanita itu bukannya niat bekerja malah berniat untuk menggoda jadi aku merasa jijik saja dengan wanita yang seperti itu, dan aku juga mau nanti misalkan aku sudah mempunyai istri, istriku tidak perlu merasa cemburu karena hampir semua pegawai yang aku punya adalah pria, sekalinya perempuan dia juga sangat tegas dan berbeda dengan wanita lain hehehe, yaudah sekarang kamu hanya bisa bersabar semoga suatu saat nanti ada seseorang yang dapat menjadi pendampingmu, yaudah aku harap kamu bisa mengahandle pekerjaanku untuk hari ini, dan kamu jua jangan lupa untuk mendoakan ku agar urusan ku yang satu ini cepat selesai” (xander)


“Uhhhh...iya deh boss...zen kan selalu sabar dengan semua itu, oke boss zen akan bekerja sesuai dengan apa yang boss mau, dan zen juga akan mendoakan boss agar semua rencana yang akan boss lakukan akan berhasil, dan boss kalau sudah selesai boss jangan lupa menceritakannya kepada zen, siapa tau usaha boss bisa zen jadikan contoh untuk suatu hari nanti” (zen)


“oke baiklah sekretarisku yang setia...aku pasti akan menceritakan kisahku ini kepadamu, dan aku juga berharap kamu bisa mendapatkan sesorang yang sesuai dengan kriteriamu, dan terima kasih atas doamu untuk keberhasilanku ini, ya sudah kalau tidak ada lagi aku akan menutup telpon ini” (xander)


“Baik boss...zen akan menunggu ceritamu itu, Semangat boss untuk urusannya!!!! “ (ucap zen dengan penuh semangat)


Segera xander mengakhiri telponnya dan dia langsung bergegas menuju kediaman keluarga mackenzie


.


.


.


Semoga kalian suka😊


Mohon maaf lahir batin ya my readersku yang kece, mudah mudahan ibadah puasa kita kali ini dilancarkan dan dijauhkan dari segala macam penyakit serta mara bahaya Amin🙏, selamat menunaikan ibadah puasa bagiyang menjalankannya😊


Maaf kan author ya my readers, kemarin author gak up karena author lagi gak enak badan, untuk crazy up akan author usahakan segera...Jadi keep stay toon aja ya


😊


Salam Hangat dari Author ❤