
"Sudah sayang, aku gak terima penolakan" (Xander)
"Huh dasar tukang ancam" (Jes)
Xander hanya tersenyum simpul, Dan jes sudah manyun, mau tidak mau dia menuruti keingingan pria itu yang kini sudah resmi menjadi suami nya di mata Negara, tak perlu waktu lama, kini mereka sudah kembali ke mansion keluarga Clarence. Mereka langsung memasuki mansion itu Dan mereka langsung di sambut oleh soe
"Momy..... Soe kangen sama mom.... mom kenapa lama sekalian pelginya?" (Soe)
"Ooohhh.... anak mom kangen ya ternyata.... maafkan mom ya... tadi mom harus mengurusi sesuatu yang penting, Jangan manyun gitu sayang, nanti gantengnya hilang Loh" (Ucap jes sambil mencium pipi gembul soe)
"Sayangnya dad.... kamu gak kangen sama dady? " (Xander)
Soe hanya menggeleng, Dan soe semakin mengeratkan pelukannya kepada jes, Xander hanya mendengus kesal melihat tingkah anak nya itu, tanpa disadari oleh mereka, kedua orang tua Xander ternyata sudah berada di dekat mereka semenjak mereka membuka pintu
"Hahahaha, kasian banget sih kamu Xander, makanya kamu itu jadi dady harus bisa luangin waktu biar anakmu itu lengket sama kamu" (Galen)
"Iya tuh, apa yang dikatakan oleh dadymu benar, Ohhh iya kalian seharian ini habis dari mana?" (Vechia)
Jes yang mendengar pertanyaan itu langsung melirik xander, Xander pun langsung paham Dan langsung menganggukkan kepala, gerak-gerik mereka kali ini tertangkap oleh Galen Dan juga vechia mereka berdua semakin penasaran hal apa saja yang sudah kedua anak nya lakukan pada Hari ini
"Kalian ini kenapa saling memandang Satu sama lain? Hayooo kalian kemana aja seharian ini? " (Vechia)
"Mmm..... mom sebaiknya kita duduk dulu ya... nanti akan aku jelaskan, Soe sayang anak dady yang ganteng, kamu main dulu ya di kamar, dady sama mom mau bicara sama opa Dan oma" (Xander)
"Hmmm ok dady, tapi setelah ini dady sama momy harus menemaniku main ok" (Soe)
"Oke sayang.... ya sudah, soe mau diantar tidak sama mom ke kamarnya? " (Jes)
"Gak Usah mom... soe bisa sendili" (Soe)
"Ini berita yang kami tunggu2 selama ini, kamu mulai sekarang harus benar2 menjaga Istrimu Dan kamu jangan hanya memfokuskan dirimu dengan berkas2 yang Ada di kantor, Dan cepatlah berikan momy cucu lagi" (Vechia girang)
"Iya... dady juga Setuju, kapan nih kalian akan mengadakan pembabtisan pernikahan kalian sekalian resepsi?" (Galen)
"Kami sudah merencanakan, 1 minggu lagi kami akan mengadakan pasta pernikahan Dan kemungkinan kami hanya akan mengundang rekan2 bisnis kami Dan pernikahan akan mewah tapi tanpa wartawan, Xander tidak mau pernikahan yang sangat sakral ini akan di gagalkan oleh musuh2 kami" (Xander)
"Aahhhh.... benar banget itu.... mom sama dad ikut kalian saja, mom doakan semoga pernikahan kalian selamanya akan langgeng Dan gak Ada masalah yang bisa memisahkan kalian berdua, mom akan sangat sedih apabila hal itu terjadi, Mom sangat berharap agar secepatnya mom bisa menggendong cucu dari kalian" (Vechia)
"Tenang saja mom... Xander akan sangat mengusahakan agar hal itu tidak terjadi dalam rumah tangga kami kelak, Hahaha....doakan saja mom, Xander akan berusaha Dan mungkin juga nanti akan lembur agar hal itu bisa cepat terealisis hahaha" (Xander)
Pipi Jes langsung memerah Dan dia hanya bisa tersenyum mendengar perkataan mereka, dia juga berharap agar pernikahan ini dijauhkan dari hal2 yang seperti itu, Setelah membicarakan itu mereka semua kembali melakukan aktifitas masing2, Galen Dan vechia kembali ke kamar mereka Dan kini hanya Ada Xander Dan juga jes
"Sayang.... Tunggu sebentar" (Xander)
"Haa?? Ayo lah om.... soe sudah menunggu kita, kasian dia" (Jes)
"Sebentar saja.... aku janji tidak akan lama" (Xander)
Jes langsung kembali duduk Dan dia penasaran hal apa yang akan dikatakan oleh suami nya itu
.
.
Jangan lupa like, comment, Dan juga vote yaππ
Salam hangat dari Author π₯°