
Ayoo klik like sebelum baca, tolong tinggalkan jejak di lapak author ya..😉
Happy reading
😊
.
.
.
Segera josep meninggalkan Xander yang tengah menikmati makan siangnya itu, Sambil menikmati makan siangnya Xander juga sambil mengirimkan pesan kepada Jes
“Sayang, kapan kau akan kesini??? Aku sudah sangat merindukanmu” (Xander)
Pesan pun langsung terkirim , Jes yang kini sudah berada di kamarnya dia langsung melihat notifikasi pesan di Hp nya itu
“Hihihihiii si om kenapa kirim pesan ke aku, aahhh jadi geer kan akunya, buka gak ya pesannya...hmmm buka deh ehhh jangan deh, ntar aku disangka senang banget lagi nerima pesan darinya, ehh tapi kalau gak di balas juga gak sopan, aahhh serba salah sama dia tuh” (Batin Jes)
Dengan berat hati jes langsung membuka pesan itu, dan mata jes langsung terbelalak melihat isi pesan yang dikirim oleh xander
“OMG, Demi Apa, dia sms gue kaya gini, aaahhh kok gue seneng ya dia merindukan kehadiran gue di sampingnya, aahhh ini paling juga akal bulusnya si om aja, bilang aja dia sudah merasa bosan menjalankan amanat itu, uhh sana pikiran laknat, ok tetap pada pasal pertama harus tetap menjadi diri sendiri dalam kondisi dan situasi apapun, Semangat!!!” (ucap Jes)
Setelah dia berhasil mengendalikan dirinya sendiri, jes langsung mengirimkan balasan
Jes: Maafkan jes om, sudah lama meninggalkan om sendirian disana, kemungkinan jes akan kesana pas sore hari, karena jes mau mempersiapkan sesuatu yang spesial, ohh iya om mau aku bawakan apa??? Biar aku sekalian
Tring..Pesan langsung terkirim dan Xander pun langsung membaca pesan dari jes itu
“Emmm, ternyata dia sangat perhatian ya sama diriku yang tampan ini” (Batin xander sambil tersenyum)
Xander : Aku tidak ingin menitip apapun kepadamu, mmm...kalau aku titip adalah kamu, apakah kamu akan memberikannya kepadaku??? Cukup kamu berada di sampingku itu sudah mewakili semuanya
Tring..pesan terkirim
Jes langsung melihat pesan itu dan yaa,,,kini wajahnya langsung memerah karena menurutnya ucapan xander itu kelewat sangat manis, bila dibandingkan dengan gula itu masih kalah
POV Author-Jesley
Author : Yaelah, dasar bucin lo jes ck..ck..ck..
Jesley : Yak..si author kaya gak pernah aja kaya gini, awas aja ya thor, kalau sampai ketahuan sama diriku kalau suatu saat nanti dirimu juga bucin
Author : Makanya cepetan tetapin hati lo mau berlabuh kemana..capek author ngatur tentang perasaan lo yang masih plin plan itu
Jes : Hati itu tidak bisa dipaksakan author sayang, dah deh, mendingan author sana, ganggu aja kerjaannya, Huhhh
Author : Oke kalau lo ngusir author, lo gue end, liat aja nanti lo bakal sengsara
Jesley : Jangan jahat sama gue thor, thor bisa kasih bocoran sedikit gak tentang si hama yang satu itu gimana dia sekarang
Author : Gak, gak bisa..dah author lama2 bosan ngobrol sama kamu, Bye (Wushhh Author pergi)
Jes : Yaampun kalau tau si author ngambek gue gak bakal bilang begitu, aahhh nyesel kan jadinya gak bisa dapet info tentang si hama2 lincah itu, Thor..Ohh Auhthor..please muncul lagi dong, janji deh kali ini Jes gak bakal ngomong kasar ke author
Krik..krik..krik...
Jes : Beneran marah, huh yaudah deh mendingan balik lagi aja buat ngebalesin pesan dari om hehehe
Back to Story
Tring..Pesan terkirim
Xander : Janji ya, kamu gak akan lama kesini, aku sudah sangat rindu berat denganmu sayang..muuuaacchhh😘😘❤
Tring..jes langsung membaca pesan itu, dia hanya tersenyum, dan dia juga tidak membalas pesan dari xander, setelah puas Jes langsung bergegas membersihkan dirinya dan segera untuk bersiap siap pergi ke rumah sakit
Sore hari
Sekarang jes telah sampai di rumah sakit dan dia juga sudah membawa makanan yang sebelumnya dia beli di suatu restoran yang cukup terkenal di negara ini, dia juga yakin bahwa xander itu belum mengisi perutnya pada sore hari ini
“Hai om...Bagaimana kabarnya??” (Jesley)
Xander yang mendengar suara jes dia langsung berbalik badan yang sebelumnya dirinya itu tengah fokus menatap berkas di laptopnya yang sebelumnya dikirimkan oleh sang sekretaris melalui emailnya
“Ehhh sayang, kamu sudah datang ternyata, uhhh sini peluk aku sayang, aku kangen banget sama kamu” (Ucap Xander sambil merentangkan tangannya)
“Apa sih om, mendingan dari pada kaya gitu om mendingan makan makanan yang aku bawa ini, ohh iya om aku dengar2 makanan ini cukup banyak pemintanya” (Ucap Xander sambil menyodorkan ktak makan itu kepada xander)
“Huh...aku masih kenyang, tapi..” (Xander)
“Tapi Apa om??” (Jes)
“Iya aku kenyang kalau soal makanan, tapi aku belum kenyang kalau soal tentang dirimu sayang, muaachh” (Xander langsung memeluk jes dengan erat dan tak lupa sambil mencium keningnya)
Jes yang seketika di peluk oleh xander dia langsung menengang dan dia juga tidak membalas pelukan dari xander karena dirinya kini sangat gugup, dan tak tau apa yang harus dia lakukan
Keromantisan xander dan jes itu langsung sirna karena, tiba2 saja, dokter dan perawat masuk kedalam ruangan tunggu itu, dan perlu diketahui ruang tunggu itu terhubung dengan ruangan axel
“Ma..Maaf pak, buk, tadi sebelum saya masuk kesini sudah mengetuk pintu terlebih dahulu, tapi karena tidak ada jawaban saya langsung masuk, maaf kalau saya sudah merusak momen bapak sama ibu” (Ucap dokter dengan sedikit gugup)
“Haa..ehh..maaf dok, saya tidak mendengar ketukan pintu itu, dokter mau memeriksa teman saya ya??” (Xander)
“Iya pak, ini sudah waktunya untuk ganti infus dan mengecek perkembangan kondisinya, dan saya juga berharap tuan axel segera sadar dari komanya” (Dokter)
“Iya dok saya juga berharap begitu” (Jes)
“Loh..ibu kan yang ada di konfrensi pers tadi siang bukan???” (Ucap dokter dengan muka yang kaget)
.
.
Jangan Lupa Like, Comment, dan Vote ya..., biar author semakin semangat untuk menulis kisah selanjutnya
😉
Ayoo..ayooo vote author yang banyak dan juga jangan lupa like ya, kalau like dan vote sudah banyak, nanti author akan crazy up lagi
😊
Happy Reading ya guyss
😉
Salam Hangat dari Author
❤