
POV al
“hahahahaaa...akhirmya perjuanganku selama beberapa hari ini tidak sia-sia aku sangat bangga atas kecerdasan dan kelicikan yang aku punya, mulai hari ini tidak ada lagi yang dapat merendahkan dan menghina diriku dan mulai detik ini aku akan pastikan semua orang yang telah membuatku jatuh sampai ke dasar yang paling dalam semuanya akan musnah dalam sekejap di tanganku ini !!!!!, tapi sebelum itu aku akan memulainya dari mantan pacarku itu, tanganku ini sudah sangat gatal untuk mengusik kehidupannya.....Jesley....Tunggulah malaikat mautmu ini!!!!” (gumamnya sambil tersenyum licik)
sasha yang melihat al senyum senyum sendiri merasa aneh dan ngeri
"dihhh ini orang ngapain coba?? senyum2 gak jelas, hmmm dalam situasi kaya gini sebaiknya aku manfaatkan saja dia kan lumayan gue bisa mendapatkan keuntungan yang banyak dari dia" (gumamnya)
"hei al...al...lo kenapa sih senyum senyum kaya gitu? senyuman lo bikin merinding tau, buruan deh lo ilangin tuh senyuman, gue bisa mati kalau kaya gini, lo mah ganggu suasana bahagia gue"(ucap sasha sambil menepuk bahu al)
"hehehee....sorry sas, gue kaya gini juga ada maksud tertentu" (al)
"maksud tertentu apa al ??? ohh iya al, untuk sekarang lo berarti sudah membangun perusahaan lo dong??? lo gak lupa kan tentang perjanjian kita di tempo yang lalu?" (sasha)
"ada deh....ohh iya, untuk sekarang gue belum buka perusahaan itu sas, tapi lo tenang aja gue pastikan 3 hari kedepan perusahaan gue sudah berdiri dengan gagahnya dan gue pastikan gak lama perusahaan gue akan bisa menyaingi ESL Corp, dan untuk perjanjian di hari yang kemarin2 itu gue akan tepatin, asal lo tau gue itu bukan tipe pria yang ingkar janji, tapi gue harap setelah gue turutin apa yang lo mau, lo akan sealu setia sama gue dan lo gak bakal menghianati gue, kalau misalkan suatu hari gue tau lo itu berkhianat, gue gak segan segan untuk membunuh disaat itu juga, apa lo paham?? "(al)
"huh dasar kejam...untuk saat ini gue akan menuruti saja apa keinginannya, dan gue pastikan suatu saat nanti gue gak akan mau selalu berada di bawah tekanan lo (gumamnya dengan menampilkan ekpresi yang sangat tenang) hmmm....gue paham kok al, gue gak akan berkhianat dari lo, dan gue juga gak mau kehilangan kesempatan yang sangat bagus yang sudah lo berikan ke gue
"bagus deh kalau lo paham, yaudah sana lo siap siap berkemas baju apa saja yang mau lo bawa ke mansion gue, karena di mansion gue belum ada baju untuk wanita, dan kalau lo mau baju nanti gue akan kasih kartu aja dan lo bisa beli baju yang lo mau, karena gue gak tau tentang fashion wanita" (al)
"Oke oke oke, gue akan segera bersiap siap untuk berkemas, al kalo misalkan gue borong banyak baju sesuai dengan trend terkini apa lo keberatan?? dan kalau lo keberatan lo bisa suruh gue apa saja tapi jangan yang berat berat" (sasha)
"gue gak keberatan kok, asal lo tau ya, sebentar lagi kekayaan gue gak akan habis untuk 7 turunan, jadi lo bebas mau borong sebanyak apa, dan sebagai gantinya lo harus bisa kerja sama dengan baik sama gue, itu sudah cukup untuk membayar uang gue yang telah lo gunakan" (al)
" itu sih soal yang sangat gampang al, gue pastikan lo gak akan menyesal deh bekerja sama dengan gue" (sasha)
setelah mereka telah selesai berbincang, sasha segera bersiap siap untuk mengemasi bajunya ke dalam koper
Skip
Clare Company
Setelah xander mengantar jes kembali ke kantor, dia pun juga langsung kembali ke kantornya, sesampainya di kantor dia langsung jalan menuju ke ruangannya, sepanjang jalan dia sangat memikirkan tentang kejadian yang baru saja dia alami
POV Xander
“hmmm...aku gak nyangka ternyata jesley itu benar-benar anak dari keluarga mackenzie, aku semakin salut sama dia karena dia tidak bergantung dengan nama besar orang tuanya, semoga nanti dia mau menerimaku sebagai pendamping hidupnya, dan mulai sekarang aku akan semakin mendekati jesley dengan cara apapun agar dia bisa semakin yakin dengan keseriusan ku ini, dan aku harap kedepannya tidak ada penghalang diantara kita berdua, duhh aku semakin gak sabar apa jawaban dia tentang lamaranku tadi, akhhh” (gumamnya dalam hati sambil mengacak acak rambutnya)
Saat dia sedang memikirkan itu dia sama sekali tidak melihat jalan, dan alhasil dia tak sengaja menabrak sang sekretarisnya zen yang sedang membawa banyak dokumen
Bugh...
xander dan zen terjatuh dan pantat mereka menyium lantai
“duhh...siapa sih yang menabrak gue, ganggu aja kan jadinya, kan jadi gak bagus lagi pantat kesayanganku ini” (gumam xander sambil mengelus pantatnya)
“yaampun segala jatuh lagi tuh dokumen udah tau lagi banyak kerjaan, ihhh siapa sih yang menabrak gue (gumam zen yang juga sambil mengelus pantatnya)
Tak lama 1...2....3....
“ZEN!!!! Kamu itu bisa jalan yang bener gak??? Kamu itu mengganggu saya saja!!!, dan ini kenapa semua berkas bisa pada berhamburan di lantai??? Kamu itu bawa dokumen saja gak bisa!!!” (marah xander)
“oke, hari ini saya maafkan, lain kali kalau kamu lagi jalan itu liat liat, untung saya yang kamu tabrak, kalau misalkan client yang kamu tabrak itu bisa bahaya, apakah kamu mengerti??” (ucap xander dengan tegas)
“iya boss, saya mengerti, dan sekali lagi maafkan atas kecerobohan saya” (zen)
Segera xander menuju ruangannya dan kembali dia memeriksa beberapa dokumen yang sebelumnya dia tinggalkan
POV Zen
“waduhh...kenapa hari ini aku harus menabrak si boss sih??? Dan kenapa juga si boss jadi marah marah gitu, apakah dia mempunyai masalah baru dengan nona jes???? Ihhh serem banget deh kalau si boss sedang marah, yaudah deh lebih baik aku rapihkan dokumen yang berserakan ini” (gumamnya dalam hati)
Tak terasa waktu telah menunjukkan pukul 5 sore, xander pun langsung kembali ke kediamannya
Skip
Di tempat lain
Bandara
Hari ini felix tidak mengikuti kemana perginya jes, karena dia berniat untuk kembali ke negara V untuk menyelidiki lebih lanjut rencana viona, sebelum dia kembali dia telah menyuruh para bodyguard kepercayaannya untuk selalu mengikuti kemana pun jes pergi
“Jes,hari aku akan kembali ke negara ku untuk sementara waktu, aku harap ketika aku kembali tidak ada kejadian yang aneh, dan aku pastikan saat aku telah kembali ke negara ini semua masalah yang aku hadapi telah usai dan aku bisa langsung melamarmu untuk menjadikanmu istriku” (gumamnya dalam hati)
tak lama felix telah masuk kedalam jet pribadinya untuk kembali ke negaranya
tak jauh dari situ ada beberapa orang yang tengah mengobrol serius
"Hei lo kenapa, ayolah kita udh sampe disini dan gue harap lo bisa ketemu dengan orang yang selama ini menganggu akal sehat lo"(orang 1)
"iya ihh.... gue harap temen gue yang satu ini bisa menemukan orang yang sangat dia sayangi, dan gue harap muka lo yang kejam itu bisa hilang" (orang 2)
"Semoga semua harapan yang selama ini gue pengen bisa segera terwujud, thank you ya kalian udah selalu ada di samping gue (orang 3)", Zie aku harap kita bisa secepatnya bertemu...aku sangat rindu dengan tuan putri kecilku (gumamnya)
"sama sama, lo jangan sungkan sama kita kan kita itu teman" (orang 2)
"yoiii, tenang aja, yuks ahh kita langsung ke sana....supir gue udh nunggu tuh" (orang1)
segera mereka menuju mobil dan pergi ke sebuah mansion
.
.
.
siapa ketiga orang itu??? penasaran???? Keep stay toon guys!!!!😄
Jangan lupa like, comment, dan vote ya my readers😉
Salam hangat dari author❤