CEO Is My Mom

CEO Is My Mom
Berat



Akhirnya setelah menunggu kurang lebih 1 jam lamanya, al pun sekarang sudah siap. sasha dan al yang sekarang sudah siap, mereka langsung bergegas untuk memulai balas dendamnya, dan mereka berharap semoga hari ini adalah hari yang beruntung untuk mereka


Skip


Axel, Jes, dan Soe akhirnya tiba di tempat tujuan. Ketika pertama kali jes menginjakkan di tempat itu, dia sangat kagum karena dia sangat takjub dengan pemandangan yang disuguhkan dari tempat itu


“Wow, Sumpah deh ini Luar biasa, gak sia2 aku mengajak kak axel liburan, ternyata dia lebih tau tempat yang bagus di negara ini, aduhh aku jadi betah deh kalau gini caranya” (batin jes)


“Ayoo, semua kita turun” (Axel)


“hah??? Heh iya kak ayo, Soe sayang ayo kita turun trus kita nikmati waktu bersama, ohh iya sayang kamu sekarang boleh main, tapi kamu bermainnya jangan jauh2 dari mom ya” (Jes)


“Acikkk, baik mom....mom tapi nanti mom bantuin Soe ya” (Soe)


“bantuin apa sayang???” (jes)


“bantuin aku buat cali oleh2 buat dady” (Soe)


“Yaampun kamu masih ingat saja dengan dadymu, iya baiklah mom akan membantu kamu sayang” (ucap jes sambil mengelus rambut soe)


“udah ayo, kalian kalau mau ngobrol bisa di dalam, jangan disitu” (Axel)


Jes yang mendengar teriakan axel dia langsung menghampiri dan mereka pun segera menikmati waktu bersama


Xander yang sudah sampai di negara K dia langsung menghubungi sang bodyguard untuk menanyakan keberadaan jes sekarang, setelah dia dapat alamatnya, xander pun langsung menyusul nya kesana


Xander yang telah tiba di lokasi dia sangat terkejut dengan pemandangan yang didepannnya itu, yaa..pemadangan itu dimana jes lagi bercengkrama ria dengan seorang lelaki yang dimana Xander belum tau sama sekali siapa laki2 itu, dan yang buat dia semakin geram adalah anaknya itu sudah sangat akrab dengan lelaki itu, dan seakan akan anaknya itu bukanlah anaknya


“Huhhh kenapa sih gue harus liat pemandangan yang memuakkan seperti itu??? Yang seharusnya ada disitu itu adalah aku bukannya pria kecil itu, dan sayang kenapa kamu sangat mudah untuk melupakanku, kalau saja kamu tidak meperingatkan ku aku akan segera menyusulmu, karena aku juga ingin memberi ruang untukmu, aku akan mengahagai privasimu saat ini, namun nanti bila aku melihat kamu sedang tidak bersama nya aku akan langsung menghampirimu” (ucap xander dengan nada yang kesal)


Xander pun tetap pada pendiriannya untuk tetap melihat jes dari kejauhan, namun pendirian itu tak berlangsung lama karena dia sekarang tengah melihat jes dipeluk dan di cium keningnya oleh pria itu. Xander yang sudah tidak tahan dia langsung masuk ke tempat liburan itu. Xander sekarang sedang berpikir bagaimana caranya agar dia bisa membuntuti jes tanpa harus ketahuan olehnya


“hmmm...sekarang gue harus apa??? Gak mungkin gue diem aja nih...gue gak bisa liat dia bersama dengan lelaki itu, ayolah inpirasi datanglah...masa buat kaya gini aja otak gue jadi bdodoh sih aaakhhh....sial!!!” (frustasi xander)


Akhirnya setelah berpikir cukup lama dia sekarang sudah mendapatkan ide itu. Xander langsung bersiap siap, dan sekarang dia sudah siap untuk membuntuti jes. Di mana xander sekarang tengah memakai setelan baju yang casual dan tak lupa dia memakai topi dan juga masker hitam (Penampilannya kini persis seperti Bandit karena semuanya serba hitam). Setelah siap dia langsung membuntuti jes


“Hihihii...ternyata cara ini cukup ampuh, semoga saja dia tidak menyadari bahwa aku sedang membuntutinya” (gumam xander dalam hati )


Perkiraan xander itu salah besar karena sedari awal xander mengikuti jes, jes sudah sadar bahwa dia kini tengah diikuti. jes yang sudah jengah dirinya diikuti dia langsung berpikir untuk menghampiri orang itu untuk menanyakan mengapa dia mengikuti


“Kak, kakak tolong jaga soe sebentar ya, aku mau ke toilet sebentar” (Jes)


“hmmm baiklah, kakak akan menjaganya, kamu jangan lama2 ya, karena kakak tidak bisa jauh2 dari kamu” (Axel)


“ayolah kak, kakak mengira aku akan meninggalkan mu gitu??? Aku hanya ingin ke toilet sebentar, aku juga tidak akan lama2, kakak yang bener jagain anak aku” (Jes)


Jeng..jeng..


Jes sangat kaget dengan orang itu karena orang yang membuntutinya itu ternyata Xander


“Kyaaa....om ngapain disini??? Dan apa ini kenapa om memakai pakaian serba hitam??? Om lagi berduka bukan??” (ucap jes dengan nada yang kencang)


“yaampun, kamu itu bisa tidak sih gak usah teriak2 kaya gitu??? Kamu memangnya tidak malu dengan orang2 lihatlah mereka semua tengah melihat dirimu. Dan benar apa katamu itu, kini aku sedang sangat berduka, karena sedari tadi aku melihat kemesraanmu dengan pria itu. Aku yang sudah sangat jengah melihatmu sedang bersenang senang dengannya, aku langsung berpikir untuk mengikutimu, dan disaat aku ada kesempatan aku tadinya akan berpikir untuk menculikmu darinya” (kesal xander)


“yaampun, kan om juga sudah janji ke aku bahwa om itu tidak akan pernah menganggu liburan ku kali ini, aahhh pokonya aku minta om pergi dari sini, please deh om, tolong beri aku ruang bebas...aku sudah sangat lama ingin mengahbiskan waktuku dengan benar, dan bila om mau mengobrol sama aku kan bisa nanti setelah aku selesai liburan” (kesal jes)


“tidak aku tidak bisa meninggalkanmu, aku juga akan menjagamu dari pria itu, aku tidak terima calon istriku di perlakukan manis olehnya, sayang kamu harus ingat kita itu sudah di jodohkan dan kamu juga tidak bisa mengelak ini. Dan satu hal lagi tolong jangan dekatkan anakku dengan pria itu” (xander)


“Sumpah demi apa pun, oke deh om aku akan jelaskan, orang yang om musuhi itu adalah kakak masa kecilku, dan dia juga melakukan tidak di luar batas, jadi aku harap om ini gak usah mikir2 kotor kaya gitu, dan satu hal lagi, kita itu memang di jodohkan tapi kan aku juga belum resmi menjadi istrimu, jadi aku masih punya kebebasan tersendiri. Dan aku harap om tau bahwa aku belum siap untuk terikat hubungan apapun dengan seseorang, dan jes harap om tolong tinggalkan tempat ini, karena aku benar2 ingin menghabiskan waktuku dengan kakak masa kecilku itu” (jes)


“meskipun begitu aku akan tetap menunggumu sampai kamu benar2 siap untuk semuanya...hmm baiklah aku akan pergi, ya sudah sana kamu hampiri dia lagi, dan maaf bila aku telah menganggumu dan sebentar lagi aku akan dijemput oleh asistenku, jadi kamu tidak perlu merasa terbebani dengan kehadiranku ini” (dusta xander)


Jes yang mendengar itu dia langsung merasa bersalah dengan xander, namun jes langsung menyigkirkan perasaan itu, dan dia pun langsung kembali. Dan untuk Xander dia sekarang sudah berada di ruang VVIP di tempat itu, dan dia memantau jes dari CCTV


“baiklah untuk sekarang aku hanya bisa melihatmu dari kejauhan, dan maafkan aku karena aku tidak menuruti keinginanmu dimana aku harus pergi dari tempat ini. Aku kesini memang sengaja untukmu, dan selama kamu di negara ini aku akan menjagamu secara langsung...aku harap kamu tau tentang perjuanganku untuk mendapatkan hatimu yang sedingin es...I Love You Jes” (ucap xander sambil tetap melihat tayangan CCTV dari laptopnya)


.


.


.


Jangan Lupa Like, Comment, dan Vote ya..., biar author semakin semangat untuk menulis kisah selanjutnya


😄


Ayoo..ayooo vote author yang banyak dan juga jangan lupa like ya, kalau like dan vote sudah banyak, nanti author akan crazy up lagi


😉


Happy Reading ya guyss


😊


Salam Hangat dari Author


😊