
Seperti yang sudah direncanakan pada malam hari, hari ini Xander benar2 akan ke kediaman keluarga Mackenzie untuk langsung melamar jes dihadapan kedua orang tuanya dan juga dihadapan sang kakak tercinta
Xander yang sedari tadi sudah bangun, dia merasa heran mengapa sang pujaan hatinya belum juga turun dari kamarnya, Xander yang penasaran dia langsung melihat kedalam kamar jes, dan dia berniat untuk membangunkan kesayangan nya dan dia juga akan kembali mengingatkan agenda mereka hari ini. Sesampainya di kamar Xander kaget karena pintu kamar jes tidak dikunci dan ya... Xander langsung masuk dan keterkejutannya kembali berlangsung pasalnya jes kini sedang memakai pakaian yang sangat sexy dan itu membuat hasrat lelaki Xander bangun disaat yang tidak tepat. Sebelum menghampiri jes, Xander tak lupa untuk mengunci pintu kamar agar bila ada sesuatu yang tidak2 orang lain tidak mendengar dan juga tidak melihat apa yang mereka lakukan
"Huh... kenapa dia memakai pakaian seperti itu sih... Xander tahan sebentar lagi dia akan segera menjadi milikmu, akkhhh persetan dengan sabar" (Batin Xander)
"Sayang, ayo bangun ini sudah siang, mau jam berapa kita ke rumah orang tuamu? " (Xander)
"Hmmm" (Jes)
Jes tidak merespon ucapan Xander, dan kini jes malah menarik Xander ke dalam pelukannya, yaps... kini Xander dijadikan guling oleh jes, Xander yang sedari tadi sudah mode on dia berusaha melepaskan pelukan tersebut namun bukannya terlepas, pelukan itu semakin lama semakin erat dan kini Xander sudah tidak peduli dengan kata sabar
"Oke sayang, karena dirimu yang minta, maka aku akan dengan senang hati menyenangkan mu saat ini juga" (Xander)
Xander memulai aksinya dengan semangat 45 kini Xander, tengah mencium bibir ranum jes dengan sangat lembut, namun itu hanya bertahan beberapa menit saja, lama kelamaan jes yang masih tidur merespon ciuman lembut itu dan kini Xander mencium jes dengan penuh hasrat yang sudah sangat membara
"Aahhhh" (Jes)
Satu desahan kini lolos dari mulut jes yang dimana orangnya sendiri masih betah untuk tertidur, Xander dengan nakalnya kini tangannya merambat turun dan dia mencari kenikmatan yang sudah sangat lama tidak dia lakukan dengan seorang wanita, Tangan Xander kini sudah sampai di kedua gundukan kembar jes yang sedari tadi sudah memanggil dirinya untuk menyentuh itu, tanpa hambatan tangan Xander kini sudah ****** gundukan kembar itu, dan tak lupa tangan satunya dia gunakan untuk menanggalkan baju tidur jes, dan kini jes sudah setengah ***** dimana atas sudah polos dan bawah hanya dilapisi oleh ** yang menutupi kenikmatan dunia itu. Tak lama setelah itu gairah Xander sudah tidak dapat lagi tertahan dan kini dia sudah sangat yakin untuk melakukan itu dan dia juga pastikan hari ini jes akan langsung dia nikahi secara agama dan juga secara negara
"Maafkan aku sayang, aku benar2 sudah tidak tahan" (Xander)
Xander dengan lihainya membuka sisa penghalang dirinya dan juga jes, kini mereka berdua sudah sama2 ***** dan jes masih saja tertidur, tak pakai lama Xander kini melanjutkan aksinya untuk benar2 memiliki jes seutuhnya
"Sayang... ini akan sedikit sakit untukmu tapi aku akan melakukannya dengan pelan" (bisik Xander)
Xander sekarang mulai memasukkan miliknya ke dalam milik jes, namun belum sempat dia menerobos dinding kenikmatan itu jes sudah terlebih dahulu memekikkan kesakitan
"Awww" (Jes)
Jes yang merasakan kesakitan kini dia bangun, dan Xander yang melihat jes bangun, dia langsung menghujani jes dengan ciuman yang memabukkan, bukannya membalas, jes malah mendorong badan Xander agar kini Xander tidak menindihnya kembali
"AAAAAAAA, APA YANG OM LAKUKAN DENGAN BADANKU? KEMANA BAJUKU" (teriak jes histeris)
"Hiks... hikss.. hikss... apa yang om lakukan... hiks.. hiks... hiks" (Jes)
"Maafkan aku sayang, sudah jangan menangis aku akan tanggung jawab, sekarang ayo kita ke pencatatan sipil dan juga gereja supaya kita benar2 sah menjadi suami dan istri dan kamu perlu tau kamu masih utuh sayang, dan maaf aku tidak dapat mengontrol hasrat ku untuk memiliki mu seutuhnya" (Xander memeluk jes)
"Kenapa om tega sekali sama diriku? Aku salah apa sama om? Meskipun aku menerima om sebagai pendamping ku tapi om juga tidak bisa memperlakukanmu sebagai ******" (Jes)
"Ussstttt... sayang kamu harus tau aku gak pernah menganggapmu seperti itu, kamu bisa menyalahkanku karena diriku sudah tidak dapat menahan hasratku terhadapmu, Maafkan diriku sayang, tadi saat aku masuk ke kamar ini kamar ini tidak dikunci dan tak lama aku melihat dirimu tidur dengan memakai pakaian yang cukup membuat hasrat lelakiku bangun, dan ya.. itu terjadi begitu saja, dan maaf karena sudah tidak tertahan tadi aku juga sempat memainkan itu mu kembali, dengar sayang, hari ini sebelum kita ke rumah orang tuamu, aku akan mengajak dirimu ke pencatatan sipil dan setelah itu kita akan mengucapkan janji sehidup semati di gereja, aku berucap seperti ini karena aku benar2 sayang kepadamu, dan aku akan tanggung jawab dengan apa yang sudah aku lakukan terhadapmu, dan kamu bisa memegang janji ku ini, dimana hasrat ku ini hanya bisa bangun ketika diriku bersama dirimu tidak dengan yang lainnya" (Xander memeluk jes)
Jes tidak merespon apa yang dikatakan oleh Xander, namun didalam hatinya dia sangat beruntung bisa menemukan pria yang tanggung jawab dan juga setia dan dia juga berharap agar pria yang sedang memeluknya saat ini tidak mengecewakan dirinya di masa depan nanti. Tak lama setelah mereka berpelukan tangis jes sudah tidak terdengar, Xander langsung melepaskan pelukannya dan tanpa malu dia keluar dari selimut yang menutupi dirinya dan juga jes. Xander kini langsung mengambil bajunya yang sudah berserakan di lantai
"Aaaaaaaaaaaa" (Jes teriak sambil menutup matanya)
"Sayang kenapa teriak mulu sih, sebentar lagi juga kamu akan merasakan adikku ini, sayang menurutmu punyaku ini sudah cukup atau masih kurang? " (Goda Xander)
Pukkkkk
Jes melempar bantal di depan muka Xander, dan Xander hanya terkekeh dan sekarang dia semakin tidak sabar untuk menjadikan jes miliknya seutuhnya
Skip
Sekarang Xander dan Jes sudah rapih, dan mereka berdua turun dan langsung berpamitan kepada Vechia dan Galen dan tak lupa mereka berpamitan dengan Soe yang dimana mereka bertiga sedang duduk di ruang keluarga sambil menonton tv, Kedua orang tua Xander langsung menyetujui dan untuk soe mereka juga sudah berjanji bahwa pada malam ini mereka akan menemani soe bermain. Tak perlu waktu yang lama kini Xander dan Jes sudah berada di dalam mobil dan ya... tujuan pertama mereka adalah ke kantor pencatatan sipil
.
.
Kira2 bagaimana kelanjutannya ya? Penasaran? Keep stay tune ya๐ฅฐ
Jangan lupa like, comment dan Vote ya๐
Salam Hangat dari author ๐