CEO Is My Mom

CEO Is My Mom
Negara K



“Honey..aku kangen banget sama kamu” (perempuan)


“ Kamu ini apa2an sih main peluk2 kaya gini, Bella Lepasin, kamu harus sadar Bella aku ini bukan honeymu dan kenalkan, perempuan yang ada di sampingku adalah calon istriku dan ini adalah anak kami” (Axel)


“Aaa..paaa??? gak, gak mungkin pasti kamu lagi bohong kan sama aku???” (bella)


“Maaf ya Bella kan kamu tau sendiri aku ini bukanlah seorang pembohong, dan ya aku harap kamu dapatm enjauh dariku , aku gak mau kamu itu ganggu hubungan kita, udah deh mendingan kamu itu cari cowok lain saja yang bisa menerima kamu” (axel)


Jes yang mendengar penasaran axel sedang berbicara dengan siapa dan dia juga kaget saat axel bilang bahwa dirinya adalah calon istrinya dan soe dianggap sebagai anak mereka, jeng..jeng...


Jes langsung menatap sang wanita itu dan dia sangat terkejut karena perempuan itu adalah mantan sahabatnya..ingat MANTAN


SAHABAT


“Haii Bella, Long Time No See, bel gimana kabarmu dan oh iya bagaimana dengan teman2mu yang lain??? Apakah mereka sudah melupakanku???” (jes)


“Jjj..eess, Jaa..dii, perempuan yang akan jadi calon istri axel itu kamu??? Bener2 ya kamu itu dasar wanita Ja****, kamu emangnya belum puas apa kamu itu sudah merebut kekasih dari sasha dan sekarang kamu juga merusak segala rencanaku, aku gak akan pernah maafin kamu, aku semakin benci sama kamu JESLEY” (Ketus Bella)


“Heyy, kalau punya mulut itu dijaga ya...dan asal kamu tau, aku ini tidak pernah namanya mengumbar kasih sayang kepada cowok2 dan aku juga heran sama mereka2, kenapa mereka itu langsung mengahampiriku tanpa aku harus dekati, dan yang satu lagi coba kamu liat kaca, mungkin penampilanmu itu kurang menarik” (bisiknya kepada Bella)


Bella yang dibisikkan itu merasa sangat geram dan dia rasanya ingin membunuh jes di tempat itu, namun niatnya dirungkan karena dia masih menjaga image di depan axel. Axel yang melihat Bella sedang geram dia langsung menarik jes kedalam pelukannya


“ohh iya Bella, aku ingatkan kembali, aku harap setelah kamu melihat ini kamu akan benar2 menjauh dari duniaku, aku selama ini tidak pernah ada rasa sama kamu, dan bila kamu mengungkit tentang kerja sama, aku akan membatalkannya karena aku lebih memilih hati dibandingkan dengan kekayaan, dan aku juga akan bilang ke orang tuaku bahwa aku sudah menemukan kembali jodoh masa kecilku, jadi kita berdua tidak akan ada lagi ikatan sebagai tunangan, Apa kamu paham” (ucap axel)


Setelah axel berucap seperti itu dia langsung mencium bibir jes sekilas di depan Bella, Bella yang melihat itu langsung menangis karena dia gak menyangka axel sangat mudah untuk berucap seperti itu, setelah axel puas melihat ekspresi bella dia langsung meninggalkan bella dan axel juga tak lupa merangkul pinggang jes dan dia juga sambil menggendong Soe (mereka bertiga terlihat seperti keluarga yang bahagia)


Bella yang ditinggalkan begitu, dia sangat geram


“Awas kamu Jes, aku gak terima kamu merebut kekasih hatiku, memang benar ya yang dikatakan mereka2 bahwa kamu itu adalah seorang ja****, aku sangat menyesal sudah pernah menjadikanmu sahabat, Hah..dasar miskin kamu gak tau siapa aku sebenarnya, jes...kamu akan benar2 menyesal telah menggangu kenyamanan hidupku” (geram Bella)


Setelah jarak mereka sudah jauh dengan Bella, jes langsung bertanya kepada axel


“Kak, kakak kenapa melakukan itu semua di depan dia??? Dan kakak ini gak izin dulu, huh” (jes)


“hehee...Zizie sayang, tadi itu adalah permulaan, aku harap kedepannya kamu akan terbiasa dengan ciuman yang kaka berikan kepadamu, dan aku berucap seperti itu karena aku sudah sangat muak dengan dia, dia itu selalu saja menggangguku, dan soal kerja sama kamu gak usah khawatir, kerja sama yang kakak lakukan tidak hanya dengan perusahaan milik keluarganya, jadi ya gak masalah kehilangan sedikit pemasukkan” (axel)


“Yaampun kak, dan apakah kakak gak takut dia akan berbuat nekat, tadi kan kakak liat sendiri dia itu seperti mau nyerang aku” (jes)


“Tenang saja zizie sayang, kakak ini akan selalu melindungimu, dia tidak akan pernah bisa melukaimu karena aku akan memperketat penjagaanmu, jadi kamu gak perlu khawatir saat kamu disini, kakak juga kan sudah berjanji kakak akan selalu berada di sisimu” (axel)


“gak enak dong kak, kan aku kesini itu pengen liburan dan aku juga sangat bosan dengan penjagaan ketat, ini namanya sama aja aku tidak akan pernah merasa bebas” (jes)


“ini demi kebaikanmu zizie, kalau kamu merasa seperti itu penjagaan akan dilakukan dalam jarak jauh, jadi kamu juga bisa melakukan kegiatan apa yang kamu suka, dan satu hal lagi kamu kan kesini membawa anak kecil, kakak juga gak mau kalau sampai dia itu mencelakai anak ini” (Axel)


“huft...baiklah kak, aku akan menerut...aku akan menerima fasilitas dari kakak karena aku juga tidak ingin ada orang yang mencelakakan soe, dia itu sudah seperti anakku sendiri” (jes)


Disaat mereka tengah asik berbincang2, Soe menarik baju jes, karena dia sudah merasa lapar


“Momy, Soe lapal” (soe)


“uuhhh anak mom lapar, yaudah kita akan makan dulu, nanti kita baru akan ketempat tujuan” (jes)


“ehh..gimana kita ke resto yang dekat dari bandara saja, aku sering kesitu dan rasa makannya juga enak” (axel)


“oke kak baik, ayo kita kesana, kasian soe yang sudah lapar” (Jes)


Mereka pun langsung bergeas menuju resto, dan setelah mereka kenyang, axel langsung mengajak Jes dan Soe ke kediaman orang tuanya, sebelumnya axel telah mengirimi pesan kepada papi dan maminya bahwa dia akan pulang dan mengajak seseorang


Skip


Kediaman Keluarga Axel


Sesampainya di kediaman, axel langsung turun dan dia langsung membukakan pintu mobil dan langsung mengenggam tangan jes dan dia juga tak lupa menggendong so. Para Maid yang menyambut kedatangan mereka sangat terkejut dengan apa yang barusan mereka lihat, karena setau mereka tuan muda tidak pernah mengajak seorang wanita ke kediaman


Axel yang melihat tatapan bingung dari semua orang, dia tidak memperdulikannya, dia langsung mengajak jes dan soe ke dalam


“Anak mami udah pulang...duhhh mami kangen sama kamu” (mami axel)


“hahahaa...axel juga kangen sama mam, ohh iya mam axel kesini mengajk seseorang, mam apakah mam ingat dengan perempuan ini???” (axel)


“Sebentar, sepertinya mukanya tidak asing...mmm....memangnya dia siapa sayang??? Apakah dia adalah temanmu??” (mami axel)


“Yaampun mam, masa mam gak ingat sih, dia itu kan teman masa kecil axel, dan mam juga sudah menganggap dia sebagai anak” (axel)


“Sebentar, nak apakah kamu itu adalah Jes??? Tuan putri kami???” (mami axel)


“Mmmm iya tante, aku adalah Jesley Eloise, teman masa kecil kak Axel” (jes)


“huaaa.....yaampun mam sangat kangen dengan kamu sayang, kamu itu makin cantik aja sih...ihhh axel kamu itu, kenapa kamu baru ajak dia kesini??? Kamu itu anak nakal” (mami axel)


.


.


.


Jangan Lupa Like, Comment, dan Vote ya..., biar author semakin semangat untuk menulis kisah selanjutnya


😉


Ayoo..ayooo vote author yang banyak dan juga jangan lupa like ya, kalau like dan vote sudah banyak, nanti author akan crazy up lagi


😊


Happy Reading ya guyss


😉


Salam Hangat dari Author