
Keesokan Hari
Siang hari ini Vincent akan menemui felix di salah satu restaurant terbesar di negara V
Sebelum dia menemui felix dia memberitahukan kepada jes mengenai rencananya siang ini
Vincent yang sedari tadi pagi belum melihat jes turun dari kamarnya dia berinisiatif untuk menemui jes di kamarnya
Tok..tok..tok...
“Dek apakah kamu ada di dalam?” (tanya vincent)
“Kemana anak itu...tumben banget gak ada suara” (gumam vincent)
Vincent yang tidak mendengar sautan dari jes dia langsung mencoba membuka pintu kamar jes
Ceklek,
pintu kamar jes ternyata tidak dikunci, segera vincent masuk ke dalam kamar jes, dia sangat terkejut karena jes masih tertidur di kasurnya yang empuk itu, vincent pun segera membangunkan jes namun jes tidak menggubris apa yang dilakukan vincent terhadapnya. Vincent yang melihat itu langsung berpikir untuk menjahili jes
POV Vincent
“ Yaampunn....percuma gue bangunin dia secara lembut gak mempan, yaudah kalau gitu mending gue jailin aja dia, hahaahaa”(gumam vincent sambil tersenyum licik)
Segera vincent mengambil sebuah spidol dari meja kerja jes dan dia langsung mencoret wajah jes....tak lama wajah jes sekarang sudah mirip dengan kucing
Vincent yang melihat itu tertawa namun kejahilan vincent tidak sampai disitu, vincent yang sudah gemas dengan jes dia langsung berteriak
“Kebakaran!!!! Kebakaran!!! Kebakaran!!!” (vincent)
Jes yang mendengar teriakan vincent langsung bangun dan terlihat sangat kelabakan
“huaaaaaa Mommy!!!!! Jes gak mau mati...huaa tolong kebakaran!!!! Tolong keluarin jes dari sini!!!! Tolongg!!!” (Teriak jes dengan mata yang masih tertutup)
Sontak vincent yang melihat itu tertawa terbahak-bahak
“Hahahahaa....hahaaa...haha.....Sini2 abang tolongin...hahaaa....hahaaaa!!!” (tawa vincent sambil memegang perutnya)
Jes yang melihat abangnya tertawa atas penderitaannya, dia langsung memakinya
“HEE!!!! KAMPRET LO BANG!!! GAK BISA APA LIAT JES TIDUR DENGAN NYAMAN DAN TENTRAM!!! ASAL ABANG TAU JES ITU BARU TIDUR, DAN GUE MINTA LO SANA KELUAR DARI KAMAR GUE...GARA-GARA LO MOOD GUE PAGI HARI INI ILANG!!!” (Teriak jes sambil melempar bantal ke muka vincent)
Segera vincent keluar dari kamar jes, dan dia teringat akan 1 kejahilannya lagi yaitu mukanya jes masih dalam keadaan seperti kucing
“Hahaha....dasar, gue akan hitung mundur ini tiga....dua...satuuu!!!!” (ucap vincent dengan pelan)
“ DASAR ABANG LUCKNUT!!! LO APAIN MUKA GUEEE!!! HUAAA MOMY TOLONG!!! JES DITINDAS, AWAS LO BANG NANTI GUE AKAN BALAS PERBUATAN LO!!! LO DENGER GUE AKAN BALAS SEMUA INI DENGAN LEBIH KEJAM!!!! INGAT ITU BANG!!!” (Teriak jes)
Vincent yang mendengar ancaman dari jes langsung bergidik ngeri dan seksetika bulu kuduk vincent pun berdiri
“Dasar kejam!!!” (maki vincent dalam hati)
Jes yang sudah rapih dan cantik dimana dia hari ini mengenakan dress pendek keluaran terbaru dari merek Gucci dimana dress pendek yang digunakan jes berwarna cream yang dimana di bagian atasnya terdapat sedikit bling-bling, itu membuat jes terlihat sangat cantik dan elegan
Jes yang sudah cantik langsung turun untuk sarapan, saat dia akan mengambil makanannya jes langsung saja di kagetkan oleh vincent
“SIAPA ITU!!! YAAMPUN BANG!!! BELUM PUAS APA YAA NGERJAIN GUE!!! GUE TUH MAU MAKAN BANG!!!” (ucap jes dengan tegas)
“ Biasa aja kali itu teriaknya, gak capek apa itu teriak dari tadi...kasian pita suara lo dek!!!” (ucap vincent sambil mengacak-ngacak rambut jes)
“ Bang kenapa sih lo jail banget hari in???”
“ sebenarnya abang itu awalnya gak mau jail ke lo tapi gue itu gemes sama lo, karena pas gue coba bangunin lo dengan cara yang lembut lo gak bangun2...ya maka dari tiu sifat jail abang keluar hahaha...ohh iya dek abang mau cerita”
“Gini loh adek ku tersayang, abang mau kasih tau ke lo bahwa siang ini gue akan ketemu sama orang yang ada di rekaman lo tadi malam”
“ Serius bang??? Kok bisa sih bang ketemuan sama dia??? Trus abang mau ketemuan dimana??? Emang dia mau ngapain ketemu sama abang???? Apa ada masalah sama perusahaan jes???” (tanya jes tanpa jeda)
“ Yaakkk!!!.....kalau tanya itu satu-satu dong dek, jangan lupa napas, ntar lo kena asma lagi!!!”
“ Yeehhh si abang malah begitu!!! Buruan cerita atuh” (paksa jes)
“ Iya2, dia ngajak abang ketemuan karena dia kangen sama abang...karena abang udah lama gak pernah ketemu sama dia semenjak 6 bulan yang lalu. Dan asal lo tau dia itu udah abang anggap seperti adek sendiri sama seperti kamu, dia itu selalu menceritakan semua masalah yang dia alami ke abang, kita akan ketemuan di restaurant milik kamu jes yaitu restaurant Rafella ”
“wow keren bang dia mengajak abang di restaurant milikku, kenapa dia ceritanya ke abang??? Apakah dia tidak mempunyai sanak saudara???”
“Dia itu punya saudara jes, tapi semua saudaranya berada di luar negri, jadi dia disini hanya bersama dengan orang tuanya, dia hanya akan menceritakan sesuatu yang genting tentang negara kepada orang tuanya namun tidak dengan hal pribadinya, dari kecil jika dia mempunyai masalah dia selalu memendamnya sendiri, saat dia bertemu dengan abang, dia sangat nyaman dan abang selalu memberikannya dia nasehat, semua nasehat yang abang berikan selalu dia dengarkan dan semua masalah yang dia alami akhirnya berakhir”
“Wahhh...abangku emang pakar nasehat yang baik, bang ajarin jes dong biar bisa kayak abang”
“ Belajar apa dek??? Seharusnya abang yang belajar dari adek, karena menurut abang adek itu sangat hebat, umur adek itu masih sangat muda dan diumur yang sekarang adek sudah memiliki semua yang adek mau” (Ucap vincent sambil tersenyum)
“ jangan memuji jes seperti itu bang!!, jes ini masih banyak kekurangannya, jes mau belajar dari abang, biar jes ini bisa mengambil semua keputusan dengan benar, terkadang jes langsung mengambil keputusan tanpa berpikir dulu apa resiko yang akan dihadapi” (ucap jes dengan kepala yang menunduk)
“ Lambat laun kamu akan bisa seperti abang dek, semua itu butuh proses...kamu bisa belajar darib kasus-kasus kamu yang dulu pernah kamu tangani,dan kamu juga harus bisa sedikit membuka dirimu dengan lingkungan sekitar, abang harap sikap kamu yang jutek dan dingin serta kadang tidak berperikemanusiaan itu lambat laun akan berkurang”
“ Jes sebenarnya untuk melakukan itu semua agak sedikit sulit bang, jes ini sudah sangat trauma bila sifat jes kembali seperti dulu lagi, jes mempunyai sifat seperti ini juga karena mereka semua”
“jes dengerin abang, semua sifat orang itu tidak semua sama seperti apa yang kamu bayangkan, meskipun banyak orang yang bermuka dua, tapi masih ada kok orang yang benar-benar tulus sama kita, dan kita juga harus bisa memilah-memilih orang yang seperti apa yang akan kita jadikan orang terdekat, karena kita itu tidak bisa hidup sendiri” (ucap vincent sambil memegang tangan jes)
“Iya bang jes paham apa yang abang maksud, jes akan coba seperti apa yang abang sarankan terhadap jes”
“Baiklah... akan abang tunggu sifat kamu yang lebih hangat kepada orang lain” (ucap vincent sambil membelai rambut jes)
Setelah jes mendengarkan nasehat dari vincent dia pun langsung melanjutkan sarapannya
Vincent langsung berdiri dan meninggaknan ruang makan itu dia pun menuju kamarnya utnuk mempersiapkan baju yang akan dia kenakan untuk bertemu dengan felix
POV Jes
“Hmmm...sebaiknya siang ini aku akan mengikuti mereka, dan aku akan membuat sedikit drama agar dia mau bekerja sama denganku, I hope today is my lucky day” (gumamnya sambil tersenyum)
.
.
.
Segitu dulu ya....Semoga kalian suka ya untuk chapter kali ini
💕😄
Author akan kasih bocoran untuk 2 chapter selanjutnya kalian harus menyiapkan mental kalian ya... untuk baca karena di chapter selanjutnya akan membuat hati kalian sedikit tercabik-cabik dan ingin rasanya memaki...heheehe...Keep stay toon yaa😄😄
Happy Reading ya guys
❤
Jangan lupa Like, Comment, dan Vote ya
😄😄
Salam Hangat Dari Author
❤