CEO Is My Mom

CEO Is My Mom
Menjaga



sasha dan al kini tengah berada di dalam mobil dan mereka sedang berbincang mengenai rencana balas dendamnya kepada jes


“Al kita harus mulai dari mana??? Kamu memang sudah tau sekarang dia berada dimana??” (Sasha)


“Hmmm...aku sebenarnya belum tau pasti dia sekarang dimana tapi aku akan bertanya kepada mata mata ku” (Al)


“Ishh, kamu kenapa gak prepare dari semalam sih??? Kan aku pengennya hari ini tuh kita langsung menjatuhkan wanita itu langsung ke titik yang terendah” (Sasha)


“Yaelah sabar napa ya...emang yang mau liat dia di titik terendah hanya kamu apa...aku juga mau kali, aku itu sudah menginginkannya sejak lama, tapi kita juga gfak boleh asal, kan kalau misalkan rencana kita ketahuan kan bisa berabe” (Al)


“Iya..iya, buruan deh gak usah banyak omong...gue itu butuh tindakan bukan hanya omongan belaka” (sasha)


“Yaelah, dasar cewek, gak sabaran” (Al)


Tak lama al menelpon bawahannya, untuk memberitahukan keberadaan jes pada hari ini, al yang sudah mengetahui lokasi jes sekarang, dia langsung tersenyum licik


“Hehehh, tanpa aku harus repot turun tangan, ternyata kamu sudah berada di dekat markasku, jesley aku pastikan hari ini kamu tidak akan pernah bisa lepas dari tangannku, akan aku pastikan kehidupanmu akan menjadi sengasara selamanya” (batin al)


Segera al membawa sasha ke markasnya, dan setelah sampai mereka langsung melancarkan aksinya


Di tempat lain


Jes yang sudah merasa puas menikmati liburannya pada hari ini, dia langsung bilang kepada axel untuk segera mereka pergi dari tempat itu, dan axel pun langsung menurutinya. Di sepanjang jalan jes menceritakan tentang kebahagian yang dia dapat hari ini


“Kak, terima kasih ya, karena kakak mau menemaniku hari ini, aku sangat sangat bahagia, aku sudah lama tidak merasakan kebebasan seperti ini” (Jes)


“sama sama zizie sayang, kakak juga terima kasih ke kamu karena kamu sudah mau di temani oleh kakak, oke sekarang kita mau langsung pulang atau kita mau pergi ke tempat lain??” (Axel)


“Hemmm sebaiknya kita pulang dulu saja kak, aku sebenarnya pengen pergi ke tempat lain, tapi aku kasian kepada soe, aku gak mau liat dia kecapean” (jes)


“oke baiklah, kakak akan menurutimu” (Axel)


Segera axel menyuruh sang supir untuk bertolak ke kediaman keluarganya, pada awal perjalan mereka menuju kediaman itu berjalan lancar, namun pada pertengahan perjalanan, perjalan mereka terganggu, karena mobil mereka tengah dikepung oleh oleh 4 mobil, Yaa...4 mobil itu adalah suruhan dari al untuk menghabisi axel dan dengan terpaksa mobil mereka berhenti dan segera orang2 yang berada di dalam mobil hitam itu keluar dan orang2 tersebut langsung menantang axel dan jes untuk keluar


Tok..tok..tok..


“Hey, kalian semua keluar!!!” (orang suruhan)


“Keluar kalian!!!” (orang suruhan)


“Keluar kalian” (teriak orang suruhan)


Axel yang melihat orang2 itu langsung keluar, namun dia ditahan oleh jes


“Kak, kakak gak usah keluar, biar aku saja, mungkin orang2 itu adalah suruhan orang untuk mencelakai aku, kakak tetap disini dan jaga soe” (Ucap jes dengan tegas)


“tidak, aku tidak akan meninggalkanmu begitu saja, kamu yang tetap berada di dalam mobil kakak ini adalah cowok, dan itu sudah seharusnya aku yang menjagamu dan bukan sebaliknya” (tegas Axel)


Tanpa mendengarkan jawaban dari jes, axel langsung keluar dan mengumpulkan keberaniannya untuk melawan para orang2 yang bertubuh kekar itu


“Hey kalian, kenapa kalian itu menghadang perjalanan kami??? Dan ada masalah apa sampai2 kalian berbuat seperti ini??” (tanya axel dengan nada yang menahan marah)


“Heh, bocah tengik!!!, kamu itu gak perlu tau, dan asalkan kamu tau kami ini disini untuk membunuh mu dan setelah kami berhasil membunuh mu kami akan langsung membawa wanita dan anak kecil yang berada di dalam mobil mu itu” (orang suruhan)


“Kurang ajar, sebenarnya siapa yang menyuruh kalian kesini ha??” (kesal axel)


“Sampai Mati kami tidak akan memberitahukan kepada mu” (orang suruhan)


“Ayoo guys, gak usah banyak omong dengan bocah tengik ini, ayo segera kita habisi dia, SERANG!!!!” (orang suruhan)


Segera orang suruhan itu menghajar axel dengan membabi buta, dan untungnya axel itu bisa bela diri, sehingga dia bisa sedikit menghidar dari serangan2 itu ya meskipun dia juga kena babak belur, didalam mobil jes sudah sangat cemas dengan axel, dan tanpa menunggu lama jes keluar dan membantu axel untuk beratrung, sebelumnya dia sudah menyruh supir untuk mengantar soe pergi ke kediaman axel


“Tidak apa2 kak, aku tidak bodoh, dan aku juga tidak akan bisa tenang bila kakak belum selamat dari orang2 ini, oke kak kita bagi tugas saja, aku akan menyerang orang yang disini kakak bisa menyerang orang yang disana” (jes)


“Baiklah, zizie kamu harus berhati hati, dan kalau kakak sudah selesai kakak akan membantumu” (axel)


Jes pun langsung mengangguki dan mereka berdua langsung menyerang balik orang2 itu, tak butuh waktu lama, mereka telah menumbangkan orang2 yang bertubuh kekar itu, mereka yang mengetahui bahwa semua orang itu telah tumbang mereka sangat senang dan mereka langsung saling berpelukan satu sama lain


“Kamu tidak ada yang teluka kan sayang”(Axel)


“tidak kak, aku tidak terluka sedikit pun” (jes)


“Baiklah, kakak sangat lega” (axel)


“Ohh iya, karena kita sudah selesai kita akan langsung pulang, zizie kamu tunggu disini sebentar kakak akan menyuruh bawahan kakak kesini untuk menjemput kita” (axel)


“Baik kak” (jes)


kesenangan mereka tak berlangsung lama, karena sebenarnya masih ada 2 orang lagi yang belum turun dari mobil, dan 2 orang ini langsung menyerang, jes yang tengah lengah dia tidak menyadari keberadaan kedua orang itu yang kini berada di belakangnya, axel yang sudah selesai menelpon dia langsung kembali ke tempat tadi, namun saat diasedang berjalan untuk kembali dia sangat kaget melihat 2 orang yang akan berusah melukai jes, dia tanpa aba2 dia langsung berteriak dan mendekap tubuh jes


“Zizie Awas!!!!!” (teriak Axel)


Dor...Jleb...


Suara tembakan dan pisau yang tertancap di tubuh sangat terdengar jelas di telinga, jes yang mendengar itu dia langsung pucat


“TIDAK!!!!!Kak..Kakak..Kakak!!!!! kak kamu harus bertahan..Kakak!!!!! Hikss..hiksss...Kakak!!!!” (ucap jes sambil mencabut pisau yang tertancap di perut axel)


“Ziezie sayang, kamu tidak apa2 kan??? Ka..kak..uhukk...sa..ngat se..nang..ka..mu..tidak apa..apa, zizie, ka..kak ha..rap..kamu ti..dak..per..lu merasa bersalah, kak..kak melakukan ini semua karena untuk menjagamu..uhukk..”(ucap axel dengan terbata bata)


“Hiks..hikss...Kakak, kakak jangan banyak bicara kakak harus kuat, kakak gak boleh tidur, kakak harus temani aku” (ucap jes sambil mengoyang goyangkan badan axel)


“Kakak akan selalu menemani mu, tapi kakak akan menemanimu dari atas sana dan kakak juga akan selalu ada di sini (tunjuk axel di bagian hati jes) Tuan Putri ” (ucap axel dengan terbata bata)


Tak lama axel memejamkan mata dan jes langsung menangis histeris


“Tidak!!!Kakak!!!!” (teriak jes)


.


.


.


Jangan Lupa Like, Comment, dan Vote ya..., biar author semakin semangat untuk menulis kisah selanjutnya


😉


Ayoo..ayooo vote author yang banyak dan juga jangan lupa like ya, kalau like dan vote sudah banyak, nanti author akan crazy up lagi


😄


Happy Reading ya guyss


😅


Salam Hangat dari Author


😊