CEO Is My Mom

CEO Is My Mom
81



Ayoo klik like sebelum baca, tolong tinggalkan jejak di lapak author ya..


😄


Happy reading


😊


.


.


.


Setelah para anggotanya pergi,tak lama jes sudah berada di singgahsananya, dan yaa...dia kini mulai untuk mengotak-atik komputernya dimana kini dia tengah mencari sesuatu yang sangat penting


“Ohhh shitt....sejak kapan dia kembali, Akhhh!!!!!” (Jes)


Jes yang kini tengah merutuki kelengahannya terhadap satu musuh bebuyutan yang satu itu. Ya..musuh bebuyutan itu sudah sangat mengganggu jes setelah 3 tahun yang lalu. Jes yang melihat musuh bebuyutannya yang kini merupakan pendukung utama dibalik keberhasilan kebangkitan Al, dia sangat amat geram, dan dia juga telah melewatkan itu saat penyelidikan. Untung saja dia sudah mengetahuinya sekarang jadinya dia sudah memikirkan suatu cara agar pembalasan dendamnya itu berhasil tanpa ada halangan yang menghadang


“Oke baik, kita akan lihat siapa yang kali ini akan terjatuh dan tak bisa bangkit lagi, aku tidak akan melupakan kejadian 3 tahun yang lalu, karenanya orang yang aku sayangi pergi meninggalkan diriku, sayang kamu tenang saja, jes akan membalaskan dendammu kepada orang itu, dan aku harap kamu bisa tenang di alam sana” (ucap Jes sambil tersenyum licik)


Skip


Di tempat lain


Kini Al sudah berada di tempat usaha ilegalnya, dia kini tengah mengecek persiapan yang akan dia bawa saat transaksi yang akan dilakukan pada jam 11 malam. Kali ini Al harus turun tangan karena memang nanti malam merupakan transaksi yang terbesar yang pernah dia lakukan selama dia melakukan bisnis ilegal ini. Dan yaps...transaksi pada malam ini secara tak langsung merupakan client dari sang boss. Sang boss sudah mengalihkan client ini kepada Al dan sang bos juga berpesan agar Al tidak mengecewakannya kali ini


“Huh, semoga kali ini aku tidak mengecewakan dia” (Batin Al)


“Hey kamu, apakah kamu sudah menyiapkan dokumen yang akan di tandatangani malam ini??” (Al)


“Ehh pak bos, sudah bos sudah saya siapkan dari semalam, ohh iya boss selain dokumen apa lagi yang harus saya siapkan??” (Sely)


“Sisanya biar saya saja yang urus, ohh lebih baik kamu sekarang harus memberitahukan ke yang lain, agar mereka juga bersiap siap dari sekarang dan jangan lupa barang yang sudah saya siapkan dari 1 minggu yang lalu juga jangan lupa untuk dibawa” (Al)


“Emmm..boss apakah saya boleh bertanya tentang sesuatu??” (Sely)


“Kamu mau tanya apa??” (Al)


“Maaf boss, saya mau nanya apakah dulu bos itu merupakan mantan pengusaha terkaya no 6 di dunia?” (Sely)


“Hmmm, kenapa kamu tiba2 menanyakan hal ini??” (Al)


“Ehh, anu boss, saat saya bergabung disini, saya merasa tak asing dengan wajah bos, dan setelah saya mengingat ingat, ternyata memang benar wajah bos tak asing” (Sely)


“Iya memang benar itu, tapi perlu kamu tau, setelah transaksi pada malam ini, kekayaannku akan melebihi pengusaha no 1 dunia sekarang, dan saya akan segera menjadi penguasa dunia hahaha” (Al)


“He..Hebat boss, saya salut dengan kerja keras boss selama ini, boss merupakan panutan saya” (Sely)


“Pasti itu, buruan sana kamu ingatkan yang lain, dan setelah selesai kamu harus melaporkan ke saya, jam 9 malam kita akan pergi ke dramaga” (Al)


Tak terasa ternyata waktu telah menujukkan jam 9 malam kini para anggota Al sudah siap untuk berangkat ke dramaga, dan mereka juga sudah mempersiapkannya dengan sangat baik. Sesampainya di tempat tujuan, Al langsung menghubungi sang atasan


“Halo boss, boss client boss dimana?? Saya sudah menunggu disini selama 1 jam, mereka sebelumnya telah menjanjikan kepada saya bahwa mereka meminta untuk memajukan transaksinya, dan apa ini mereka semua melanggar janjinya, mereka ternyata sama sekali tidak professional” (Al)


“Sabar Al, kamu harus ingat apa yang saya katakan, kamu kali ini jangan mengecewakan saya, bila kamu mengecewakan saya maka usaha yang baru kamu bangun itu akan sekejab hancur” (Boss)


“Lohh gak bisa begitu lah bos, usaha ini kan saya yang merintis kenapa boss yang menghancurkannya hah!!” (Al)


“Yaa saya tidak peduli dengan itu semua, apapun yang tidak sesuai harapan saya, maka itu semua akan hancur dalam sekejab” (Boss)


“Ba,,baik boss akan saya lakukan dengan benar, ya meskipun sekarang saya sedikit kesal, karena seharusnya mereka bisa diajak kerja sama dengan baik” (Al)


“Yaa, itu kan resiko kamu, katanya kamu ingin mengalahkan kekayaan dari pengusaha no 1 dunia, kamu baru kerja kaya gini aja udah ngeluh” (Boss)


“Hmmm, sudahlah boss, boss jangan mengomeli saya mulu, memang boss tidak capek huh???” (Al)


“TIDAK” (Ucap ketus sang boss)


Al hanya mendengus kesal, dan dia juga segera memutuskan sambungan itu, tanpa Al sadari kini Pasukan jes telah siap untuk menghancurkan transaksi gelap, dan perlu diketahui sebelum jes datang kesini jes sudah terlebih dahulu untuk menghubungi bantuan anggota intelegen duni, karena ini merupakan misi yang besar, dan lawan jes kali ini tidaklah sedikiit


“Bos, mereka sudah dalam perjalanan, dan kita harus bagaimana??” (Bawahan js)


“Kalau mereka sudah sampai, mereka harus sudah stay ditempat masing2, kamu sudah tau kan tempat yang saya maksud” (jes)


“Siap boss, sudah kan sebelumnya boss sudah menjelaskan ke kami secara detail” (Bawahan jes)


“Baik, kita hanya perlu menunggu semua musuh datang” (Jes)


“Siap boss!!” (Bawahan jes)


.


.


Jangan Lupa Like, Comment, dan Vote ya..., biar author semakin semangat untuk menulis kisah selanjutnya


😆


Ayoo..ayooo vote author yang banyak dan juga jangan lupa like ya, kalau like dan vote sudah banyak, nanti author akan crazy up lagi


😉


Happy Reading ya guyss


😊


Salam Hangat dari Author