
Setelah mereka menempuh perjalan yang cukup lama karena tadi dijalan mereka terjebak macet akhirnya mereka telah sampai di perusahaan Axel, Perusahaan axel itu terlihat sangat gagah dan juga tentunya sangat mewah, hal itu telihat dari ruang front desknya saja sudah terlihat sangat elegan apalagi kalau orang orang masuk lebih dalam lagi, mereka semua akan sangat kagum dengan desaign kantor yang elegan
Jes yang sedari tadi menatap intens kantor axel tidak menyadari bahwa axel tengah menatapnya
POV Jes
“Waaahhh...inspirasi nih, boleh juga model depannya, ntar deh habis gue balik dari negara ini gue bakal renov tuh kantor, gue sudah bosan dengan model yang kaya gitu, ohh iya penampilan lar kantor ini lumayan, tapi kalau dibandingkan dengan kantorku masih sangat jauh, oke deh nanti gue akan tanya ke kak axel dia memakai jasa siapa untuk mendesaign kantor ini, kan lumayan idenya, jadi kantor gue itu akan punya suasan baru yang lebih elegan” (batinnya)
“Zizie sayang, kamu kenapa menatap kantor kakak seperti itu?? Apakah kamu tidak suka??” (axel)
“ehh..aku suka kok ka, ohh iya kak, kakak ini mendesaign kantor itu sendiri atau kakak minta bantuan ke arsitek??” (Jes)
“hohoho...kalau itu kakak yang mendesaign sendiri, kamu kenapa sayang??? Kok kamu tanya tentang yang mendesaign kantor ini” (Axel)
“heh...anu kak, aku jadi terinspirasi dengan desaign kantor kakak, aku mau gunain desaign kantor kakak untuk restaurantku” (alibi jes)
“kalau kamu mau kakak bantu buat desaignnya kakak sangat bersedia” (Axel)
“waah yang bener kak??? Janji ya kak” (Jes)
“iya zizie sayang kakak janji” (ucap axel sambil tersenyum)
Setelah mereka puas berbincang bincang akhirnya xel mengajak jes masuk beserta tak lupa axel menggendong soe, semua orang yang berada di kantor itu sangat terkejut akan apa yang mereka lihat, dan mereka juga gak nyangka bahwa bos mereka itu sekarang sedang menggandeng tangan wanita yang sangat cantik dan dia juga menggendong anak yang sangat tampan, mereka semua berpikir bahwa bosnya itu telah menikah secara diam2
Axel yang mendengar perbincangan para karyawannya tidak memperdulikannya, yang sekarang dia perdulikan adalah jes. Dan satu hal lagi sebelum axel mengajak jes ke ruangannya, terlebih dahulu dia mengumumkan sesuatu kepada seluruh karyawannya yang berada di lobby itu
“Ekhemm, mohon perhatian semuanya...sekarang saya akan umumkan kepada kalian semua, Wanita yang berada disamping saya ini adalah istri saya, dan anak yang berada di gendongan saya adalah anak kami, dan tentang kabar pertunangan saya waktu itu telah dibatalkan, dan jadi kalau kalian melihat mantan tunangan saya kesini tolong kalian usir dia karena saya tidak mau melihat penampakkannya lagi, apa kalian paham??” (tegas Axel)
“siap pak paham” (semuanya)
“oke baik itu saja, kalian bisa kembali bekerja” (usir axel)
Setelah memberikan berita itu para karyawan kantornya kembali bekerja dengan kondusif, dan untuk jes dia sanagt amat terkejut dengan apa yang axel bilang
“Kak, kakak kenapa bilang seperti itu, aku bisa mati kalau gitu, dan kapan coba kita udah nikah nya??? Aneh deh kak aaxel” (ucap jes sambil memonyongkan bibirnya)
“heheee...tapi misalkan kita nikah beneran kamu seneng kan zie??? Ayolah kamu akuin saja” (goda axel)
“tau ah” (ucap jes sambil meninggalkan axel)
Axel yang melihat jes sedang malu, di sangat terkekeh, dan tanpa aba2 dia langsung kembali menggandeng tangan jes dan segera dia membawa jes ke ruangannya
Sesampainya mereka di depan ruangan Axel, langkah mereka terhenti karena sekretaris axel memenggil sang boss
“Selamat pagi boss, wihh boss bawa siapa tuhh??” (sekretaris axel)
“ohh, iya kenalin ini adalah istri saya dan ini anak saya” (axel)
“Hah??? Istri?? Anak?? Boss serius??? Kapan boss nikahnya, kok aku gak tau??? Wahhh boss harus ngasih penjelasana ke saya, kan saya sekretaris boss masa hal yang sepenting itu saya gak tau sih” (Sekretaris axel)
“ udah nanti kapan2 saya akan menjelasknnya ke kamu, dan 1 lagi kalau kamu melihat Bella mantan tunangan ku kesini, kamu harus bilang aku itu sibuk dan tolong jangan sampai dia bisa menemuiku, kalau kamu gagal maka gajimu yang akan menjadi taruhannya” (ancam axel)
“ehh..bosss jangan gitu dong, iya baik boss saya akan melaksanakan perintah boss” (sekretaris Axel)
“Waduh...baik boss, saya akan laksanakan...selamat liburan boss..ohh iya jangan lupa bawa anak lagi ya boss, kalau bisa cewek” (kode sekretaris axel)
“yaampun, kamu mikirnya sampai ke hal itu, hisshhh dasar kotor pikiranmu, dah deh sana mendingan kamu pergi kerja lagi, dan aku juga mau segera pergi dari sini” (kesal axel)
“tapi bener kan kataku boss...Dadah boss, selamat bersenang senang” (ucap sekretaris axel sambil melambaikan tangannya)
Jes yang melihat dan mendengarkan perbincangan mereka dia hanya tersenyum karena hal itu sama persis ketika dia lagi bersama dengan Ken, yaaa, jes sekarang kangen dengan Ken, dan dia yang kangen itu langsung mengirimi pesan dan tak lupa juga dia menanyakan mengenai kantor
Axel yang sudah selesai dengan urusannya itu dia langsung mengajak jes keluar dari kantor dan mereka bergegas menuju suatu tempat yang sangat bagus di negara K
Skip
Ditempat lain
Sasha yang melihat percakapan grup WA dia sangat terkejut karena kini dengan mudahnya jes mendekati tunangan dari Bella, dia yang melihat itu langsung berpikir jahat dan dia akan segera melancarkan aksinya, dan yang perlu diketahui bahwa dia sekarang sudah menyuruh seseorang untuk menjebak jes, dia juga sangat yakin bahwa kali ini jes tidak akan mudah untuk lepas dari jeratannya
“Dasar wanita J******, ternyata dia itu lebih murahan, setelah aku mendapatkan hasil yang sempurna aku akan menyebarkannya secara langsung, Jesley Kehancuranmu sudah di dekat mata!!!!! Hahahahaa” (Sasha)
Al yang mendengar sasha ketawa dia menjadi sangat heran dengan wanita itu
“Hehh lo ngapain ketawa sih??? Masih pagi juga, kirain gue tadi itu ada hantu yang ketawa” (al)
“cowok kampret, cantik2 gini lo bilang gue hantu, dasar kebo lo, liat jam deh, ini tuh udah mau siang...dan lo baru bangun tidur..ckckck, gimana kita mau memulai rencananya kalau lo aja masih belum siap, dah deh kalau misalkan emang lo sibuk, gue akan melakukannya sendiri, gue udah sangat geram dengan wanita J***** itu” (Sasha)
“Lo jangan ngelakuin itu sendiri, gue mau ikutan, kan lebih seru kalau gue juga ikut main” (ucap al sambil tersenyum licik)
“oke gue akan siap2, lo tunggu gue disini, sehabis gue siap2 kita akan memulai rencana kita” (al)
Sasha pun langsung mengangguk dan al segera bergegas untuk bersiap siap
.
.
.
Jangan Lupa Like, Comment, dan Vote ya..., biar author semakin semangat untuk menulis kisah selanjutnya
😉
Ayoo..ayooo vote author yang banyak dan juga jangan lupa like ya, kalau like dan vote sudah banyak, nanti author akan crazy up lagi
😆
Happy Reading ya guyss
😊
Salam Hangat dari Author
😄