
Restaurant Rafella
Waktu yang telah di tunggu-tunggu oleh felix dan vincent akhirnya tiba. Saat ini vincent telah sampai di restaurant. Segera vincent langsung menuju meja yang telah dipesan oleh felix sebelumnya dimana dia diantar oleh pelayan
Setibanya dia di meja itu, dia langsung disambut oleh felix
“Hai bang...Apa kabar??? Aku kangen banget sama abang” (ucap felix sambil memeluk vincent)
“Duhh...kamu tuh ya mau buat abangmu mati??? Longgarin dikit napa pelukannya...kabar abang baik...kabar kamu bagaimana?” (tanya vincent sambil melepaskan pelukan felix)
“Kabar aku baik bang...bang ayo duduk dulu” (ucap felix sambil menunjuk ke arah bangku)
“ Ohh iya kamu kenapa mau bertemu sama abang?” (vincent)
“ Gini bang, aku punya suatu rahasia yang belum pernah aku ceritain ke abang....tapi sebelumnya abang jangan kaget ya”
(Felix dengan muka yang sedikit khawati)
“Hmmm baiklah abang gak akan kaget saat kamu cerita” (vincent)
“ Okeey bang, bang sebenarnya aku adalah seorang pangeran dari negara ini...aku mau bertemu dengan abang karena aku mau meminta saran” (felix)
“ Benarkah kamu adalah pangeran negara ini? Hmmm kamu mau minta saran apa?” (ucap vincent dengan muka yang sengaja dibuat kaget)
“Iya bang, aku mau minta saran ke abang karena aku merasa sedikit bingung apa yang harus aku lakukan...
Gini bang semalam aku itu habis ketemu sama para informan dimana informan tersebut membawa informasi mengenai daerah harta karun negara V berada, nah aku mau minta saran ke abang, karena aku sekarang bingung akan mengajak siapa untuk menyusuri lokasi itu sedangkan abang kan tau sendiri aku gak punya orang yang bisa diandalkan dan bila aku meminta salah satu pengawal istana aku takut mereka akan membocorkannya ke orang lain
aku gak mau harta karun itu jatuh ditangan orang yang serakah, disaat aku sedang bingung seperti sekarang aku hanya bisa menghubungi abang...abang sudah aku anggap seperti keluargaku sendiri” (ucap felix dengan muka serius)
“hahaha...bisa aja kamu ini...sebelumnya abang mengucapkan terima kasih ke kamu karena kamu telah mempercayakan hal yang sangat penting itu kepada abang, bila kamu sedang mencari orang yang bisa dipercaya kamu sangat tepat memilih abang..karena abang mempunyai anak buah yang sangat bisa diandalkan...mereka semua sudah abang latih sedari umur belia dan mereka itu semua hidup sebatang kara, abang sudah menganggap mereka semua keluarga begitupun sebaliknya...jadinya abang pastikan bawahan abang tidak akan berkhianat” (ucap vincent dengan nada yang meyakinkan)
“aku sangat percaya sama abang...yaudah sekarang aku akan memberikan informasi tersebut ke abang” (ucap felix sambil meyodorkan gulungan kertas ke vincent)
Vincent langsung mengambilnya dan lalu membacanya...vincent yang membaca peta lokasi itu sangat kaget karena lokasi harta karun itu dekat dengan markasnya
Felix yang melihat vincent dengan ekpresi kaget itu langsung menyadarkan vincent
“Bang kenapa??? Apa abang tau mengenai lokasi itu????” (felix)
“Iya abang tau tentang lokasi ini....lokasi ini mengarahkan kepada markas abang, lokasi ini hanya membutuhkan waktu 5 menit dari markas....kapan kamu akan mengambil harta karun ini???” (vincent)
“kalau aku pengennya secepatnya bang, tapi itu semua terserah abang....karena aku mau abang juga ikut andil dalam mengambil harta karun ini” (felix)
“ Baiklah, bagaimana kalau malam ini??? Kalau kamu setuju abang akan menelpon mereka dari sekarang biar mereka bisa bersiap-siap” (vincent)
“Oke bang aku setuju” (felix)
Segera vincent menghubungi anak buahnya, saat vincent sedang sibuk menghubungi anak buahnya felix tidak sengaja melihat seorang gadis yang sangat cantik dan imut dimana gadis itu memakai dress pendek berwarna peach yang bermotif kupu-kupu...yaps gadis itu adalah jes, segera felix menghampiri jes tanpa terlebih dahulu pamit ke vincent
“Heii tunggu!!!” (teriak felix)
“Mmmmm...kamu siapa???” (tanya jes dengan muka yang sengaja terkejut)
“ Kamu tidak ingat aku???? Kita pernah ketemu di salah satu resort di negara G....waktu itu kamu yang menabrakku dan kamu juga sudah membuat minumanku tumpah di bajuku....dan kamu belum mengganti rugi itu semua”(Ucapnya dengan nada yang memojokkan)
“Hehh dasar orang gila...kemarin itu aku kan sudah mau mengganti rugi itu semua tapi kamu yang menolaknya dan kamu kemarin malah meminta no hp ku, aku kira kamu akan lupa dengan hal itu...karena kamu tidak menghubungiku” (ucap jes dengan nada yang kesal)
“ Aku bukan tipe orang yang pelupa...ya sudah mumpung kita bertemu bagaimana kamu mengganti ruginya itu sekarang!!!” (felix)
Sebelum jes menjawab...terdengar seseorang memanggil lelaki yang berada didepannya...yaps yang memanggil itu adalah vincent
“Felix...kirain abang kamu sudah pergi ternyata kamu disini” (vincent)
“Haa...belum bang...aku minta maaf karena aku kesini tidak pamit dulu ke abang...aku kesini karena aku mau bertemu dengan gadis ini untuk meminta ganti rugi” (ucap felix sambil menunjuk jes)
Vincent yang melihatt jes berada disini kaget karena dia tidak merasa mengajak jes
“Lohh adek abang kenapa disini???” (tanya vincent)
“Aaa...bbb...aaa...nnggg kenal sama gadis ini, dan kenapa abang memanggil gadis ini dengan sebutan adik??” (tanya felix dengan muka yang terheran-heran)
“Haahahaha...biasa aja kali ekspresimu..iya aku kenal sama gadis ini...aku mengenalnya sebelum aku mengenalmu...dan aku sudah menganggapnya sebagai adek sama sepertimu”
Felix yang mendengar itu matanya langsung mebelalak, vincent yang melihat felix seperti itu hanya mengangkat kedua bahunya, tak lama vincent mencairkan suasana yang sedikit canggung
“Ekhmm...ayo kita kembali ke tempat yang tadi...ohh iya jes kamu juga ikut dengan kami” (vincent)
Mereka pun menuruti apa yang dikatakan oleh vincent, sesampainya disana vincent langsung mengusulkan sebuah ide kepada felix
“Ohh iya felix, apakah kamu mau bekerja sama dengan adekku yang cantik ini??? Aku jamin bila kita bekerja sama denganya kita juga akan mendapatkan untung” (vincent)
“Hah???? Apa ini tidak terlalu ekstrim bang???
(felix)
“ Gak lah ini gak ekstrim ko, dia ini sangat bisa diandalkan, kamu harus percaya sama abangmu ini” (vincent)
“Apa yang diucapkan oleh abang vincent benar juga ya okey baiklah aku akan menyetujuinya” (gumam felix)
“ iya bang aku setuju bekerja sama dengannya" (Felix)
“ baiklah adekku yang cantik disini abang sama dia mau bekerja sama denganmu dan abang akan ceritakan mengenai suatu hal" (vincent)
Vincent pun langsung menceritakan tentang masalah felix ke jes, padahal vincent dan jes sudah sama-sama tau ya jadi mereka berpura-pura kalau mereka itu tidak mengetahui apapun
Ide yang Cerdas
hahahaa
“hmmm baiklah aku terima bekerja sama dengan kalian tapi aku akan memberikan sebuah surat perjanjian mengenai pembagian bila kita mendapatkan harta karun itu”
(Jes)
“baiklah”
(Felix)
Tak lama jes menyuruh anak buahnya untuk mengambil berkas yang berada dalam mobilnya
Segera anak buahnya menyerahkan itu kepadanya dan jes segera menyodorkannya kepada felix. Felix yang melihat isi perjanjian itu merasa puas...karena jes tidak termasuk orang serakah, segera felix menandatanganinya
“Okeyy...nanti malam kita akan menjalankan misi untuk mendapatkan harta karun itu” (ucap vincent)
Felix dan jes langsung mengangguk setuju, dan segera mereka beranjak pergi dari restaurant itu dan bergegas untuk menyiapkan untuk nanti malam
Ditempat lain
Sekarang xander sedang berada dalam ruang keluarga, disitu terdapat kedua orang tuanya dan juga soe. Soe yang melihat dadynya sedang melamun langsung menghampirinya
“Daddy...Soe angen ma mommy..momy pan na pulang sini...soe lindu saat momy membacakan celita sebelum soe tidur” (ucap soe sambil duduk dipangkuan xander)
“My little boy kangen momy??? Dady juga kangen sama momy yaudah sekarang dady akan telpon mommy, apakah kamu senang??” (xander)
“Yes dad” (ucap soe sambil menganggukkan kepala)
.
.
.
Hai haii.....karena banyak banget yang request ke author buat UP lebih dari satu...kali ini author akan kasih 2 chapter ke kalian
😄
Happy Reading My Readers
😄😄
Jangan lupa Like,Comment, dan Vote Ya😊😄
Salam Hangat dari author ❤