CEO Is My Mom

CEO Is My Mom
91



Warning🔞


Ada sedikit Adegan dewasa..tolong yang dibawah umur jangan baca, kalau kalian nekat author tidak bertanggung jawab


Happy reading


.


.


Greppp


Xander langsung menggenggam tangan jes dan tak lupa juga dia langsung memutar badan jes, kini Xander tengah memeluk jes dengan sangat erat


“Sayang kamu barusan bilang apa??? Kamu harus tau ya, aku itu tidak setua yang kamu pikirkan, kalau kamu gak percaya aku bisa membuktikannya ke kamu” (ucap Xander dengan serius)


“Ihhh, kebiasaan deh om ini, main peluk2 aja, udah lah mana kenceng banget ini pelukannya, duhh om jangan kenceng2 kalau peluk aku, ha..gak bisa napas akunya” (Jes)


“Gak..gak bisa, sebelum aku melepaskanmu, kamu harus tanggung jawab sudah buat aku marah, apa kamu lupa dengan omonganmu tadi???” (Xander)


“Heh...tenang saja om, aku tidak lupa dengan omongaku, tapi memang benar kan apa yang aku katakan???” (Jes)


“Tidak itu tidak benar, aku ini masih muda, dan kalau kamu tidak percaya aku akan membuktikannya” (Xander)


“Udah deh om, om itu harus terima kenyataannya kalau om ini sudah tua” (Jes)


“Kamu harus tau aku ini masih umur 30 tahun dan aku ini bukan tua tapi aku sudah sangat matang di usiaku ini, dan bila kamu masih meragukanku, aku akan membuktikannya kepadamu” (Xander)


“Sama saja om, aahhh lepaskan aku om, aku ingin duduk, kalau om masih memelukku begini aku tidak akan bisa duduk, katanya tadi om mau mengobrol denganku, giliran aku sudah ada waktu malah begini” (Jes)


“Gak aku gak mau...ayo sekarang kamu ikut aku” (Xander)


Tanpa berkata panjang, Xander langsung membawa jes ke Apartemennya dimana Apartemen itu baru dia beli 2 hari yang lalu, jes merasa bingung dimana dirinya sekarang berada


“Sebentar ini bukannya Apartemen yang dibangun langsung dibawah naungan perusahaannku, Ck..pasti nih om2 baru beli apartemen ini, Dasar sombong, jangan bilang dia ajak aku kemari hanya ingin memamerkan ku mengenai Apartemen barunya” (Batin Jes)


“Ok sayang, aku akan menjelaskan mengapa kita kemari, Ini adalah apartemenku, dan aku baru membelinya 2 hari yang lalu, dan aku harap selama kita masih di negara ini, kita bertiga akan tinggal disini, sebenarnya dari awal aku sudah risih untuk tinggal di rumah orang tua Axel dan kamu tidak perlu khawatirkan Soe, nanti aku akan menyuruh para Bodyguard ku untuk menjaganya 24 jam, selain itu aku mau mebuktikan kepadamu, kalau aku ini masih muda dan masih sepadan untuk dapat berjalan berdampingan dengan kamu” (Xander)


“Ya..Tuhan, ternyata om masih mempermasalhkan hal itu???” (Jes)


“Iya, kamu benar sekali sayang” (Xander)


“Om memangnya mau membuktikan dengan cara apa???” (Ucap jes sambil memicingkan matanya sebelah)


Xander yang ditantang seperti itu, dia langsung tersenyum dengan penuh kemenangan, gimana gak gitu, Xander yaa..dia langsung memulai aksinya dengan pertama dia kembali memeluk jes dengan lembut, dan dia langsung mencium kening Jes, lalu turun ke pipi, lalu kembali turun ke bibir


Cup


Xander langsung mencium bibir jes, awalnya hanya menempel saja, tapi lama kelamaan Xander langsung ******* bibir ranum jes, Xander yang gemas dengan jes, karena dia sama sekali tidak membalas ciuman Xander. xander yang gemas, dia langsung menggigit bibir jes, dan jes langsung membuka mulutnya, karena bibirnya terasa sakit dan Xander tidak menyia-nyiakannya dia kembali mencium jes lebih daam, dia menyusuri lorong mulut jes dan dia juga tak lupa mengabsen deretan gigi jes


Manis


Ya..itu lah rasa yang di dapat Xander, Xander yang sudah memanas, dia melanjutkan aksinya, sebelumnya tangannya yang kiri tidak melakukan apapun, kini tangannya itu sudah menggerayangi tubuh jes, tangan kiri xander tengah berusaha menelusup ke dalam dress Jes, Yaps..sekarang Xander sudah mendapatkan apa yang dia mau, gundukan kembar jes yang masih terbungkus rapih langsung saja di remas oleh Xander


Ahhh...Satu desahan akhirnya lolos dari mulut jes


Jes merupakan orang yang tidak munafik, kali ini dia juga tidak sadar akan hal yang telah dia lakukan, hatinya menolak untuk melakukan itu semua tapi badannya malah menerima semua perlakuan manis yang diberikan oleh Xander, entah setan apa yang telah merasuki jes kali ini, jes yang awalnya tidak membalas ciuman Xander, kini dia langsung membalasnya dan dia juga mengimbangi irama permainan xander


Semakin kesini permainan itu semakin memanas, bagian bawah tubuh Xander kini sudah sepenuhnya menegang, Xander yang sudah tidak tahan dia langsung bersikap agresif


Jes juga sudah tidak tahan dan dia juga ngin merasakan hal yang lebih dari ini, dia juga tak menolak saat Xander mulai melepaskan Bra yang ia kenakan


Klek


Bra jes terlepas, dan Xander dengan rakus melahap salah satu gundukan itu, dan untuk gundukan yang lain langsung Xander remas


“Om..Ahhh..Ukhhh” (Jes)


“Sebut namaku sayang” (Xander)


“Akhh Xander,..akkhhh emmm, jangan kencang2..Akkhhh” (Racau jes)


“Maaf sayang tapi ini terlalu enak bagiku” (Xander)


Permainan panas itu sudah berlangsung selama 20 menit, Nafsu yang sudah di ubun2, Xander langsung menggiring jes ke tempat tidur yang berukuran king size, Xander kian gencar untuk menelusuri badan jes yang kini sudah setengah *****, tangan Xander sudah mulai menggerayangi bagian bawah tubuh jes, tangannya kini akan mulai untuk masuk kedalam celana jes, tapi sebelum xander melakukan itu, Jes langsung tersadar akan apa yang telah ia lakukan saat ini


“Akkhh...Xander, tolong lepaskan aku..aku tidak mau ini menjadi panjang..akhhh” (Ucap jes sambil berusaha melepaskan pelukan Xander)


Xander yang mendengar itu langsung berhenti, dan xander juga langsung tersadar apa yang ia perbuat, belum saatnya dia untuk mencicipi tubuh gadisnya ini


Cup


“Maaf sayang, aku sudah kelewatan, dan akan aku pastikan sebentar lagi kamu akan menjadi milkku, terima kasih karena kamu sudah mau membalas apa yang aku lakukan, aku senang karena aku sekarang tau kalau kamu memang menerimaku dengan senang hati” (Xander)


“Uhhh gara2 om nihh aahhh kan berantakan, om sana dan jangan liat ke arah aku” (Ucap jes dengan malu)


“Kamu gak usah malu sayang, aku sudah melihat itu semua dan juga telah merasakannya, enak” (Ucap Xander dengan polos)


“MESUM!!!!” (Jes)


“Biarlah aku mesum sayang, tapi kamu sayang kan sama aku???” (goda xander)


“Apaan sih gak yah om..dah deh om sana, aku mau pakai baju lagi” (Jes)


“Apa kamu perlu bantuan???” (Xander)


“TIDAK..Ihhh sana Om!!!!!” (Teriak jes)


“Iya..iya sayang, aku akan keluar, tapi nanti aku akan kembali untuk merasakan itu” (ucap Xander sambil menunjuk ke arah gundukan kembar jes yang kini sudah di tutupi oleh tangan jes)


Jes yang sudah merasa kesal dia langsung melempar bantal ke muka xander


Puk


Xander yang kena timpukan itu dia langsung berlari untuk keluar dari kamar, jes yang sudah ditinggal xander, dia langsung memungut bajunya yang sudah berada di lantai sedangkan Xander kini dia mengingat kejadian panas yang baru saja ia lakukan bersama dengan jes dia langsung tersenyum dengan puas


“Nikmat..Jadi gak sabar, untuk menjadikannya milikku, sabar ya junior ku, kamu akan bertemu dengan temanmu sebentar lagi, ayo untuk sekarang kamu sendiri dulu, aahhh padahal tadi hampir saja aku mendapatkannya, Apaan sih kamu xander, kamu tidak boleh merusak dirinya, itu semua akan menjadi milikmu, jadi sabar...huhhh ok sabar” (Batin xander)


.


.


Hot..Hot..Hot..uhhh kali ini chapter yang dibuat oleh author sangat hott uuuuuu...babang xander yang sabar ya..hahahaa😆


Jangan Lupa Like, Comment, dan Vote ya..., biar author semakin semangat untuk menulis kisah selanjutnya😊


Salam Hangat dari Author❤