CEO Is My Mom

CEO Is My Mom
Obrolan Singkat



Xander dan jes kini sudah berada di mobil, Mereka hanya saling memandang satu sama lain, dan tidak ada suara yang menguhuni mobil itu. Ketenangan mereka seketika hilang ketika sang sopir pribadi Xander bertanya mengenai agenda yang akan dilakukan oleh majikannya itu


"Maaf tuan, Hari ini kita akan kemana saja?" (Sopir)


"Bukannya kamu sudah tau saya akan pergi kemana? " (Xander)


"Maaf tuan, dari tadi tuan tidak menginstruksikan mau kemana, tuan hanya diam saja" (Sopir)


"Masa sih? Kalau tau kayak begitu kamu tanya saja ke saya jangan hanya diam saja" (Xander kesal)


"Huh gimana mau bilang, dari tadi juga tuan hanya diam saja" (batin sopir)


"Maaf tuan" (sopir)


"Om sudahlah, kenapa harus marah sih, bilang baik2 kan bisa" (Jes)


Xander yang mendengar suara jes dia langsung mengangguk dan segera dia memberikan arahan kemana mereka akan pergi, Yaps.... seperti yang sudah direncanakan Xander benar2 mengajak jes untuk ke pencatatan sipil


"Sayang, aku sudah tidak sabar sebentar lagi kita akan resmi menjadi sepasang suami istri dan aku juga sangat tidak sabar untuk mendapatkan anak2 yang lucu dari kamu" (Xander)


"Ihhh... om.... om bisa tidak untuk tidak mengatakan hal yang frontal seperti itu" (jes malu)


"Mmmm..... sebentar2 jangan bilang sekarang kamu malu ya? Kenapa hari malu seperti itu sayang, kan memang benar nanti kita akan seperti yang tadi aku katakan, dan 1 hal yang penting akan bisa terwujud segera setelah sekian lama menunggu " (Xander).


"Hal penting apa? " (Jes mengernyitkan kepalanya)


"Itu loh sayang, yang tadi pagi nyaris hampir kita lakukan, aku sudah sangat tidak sabar untuk memakan mu seutuhnya" (Bisik Xander)


"Ihhhh..... dasar mesum" (Jes memukul pundak Xander)


"Kenapa kak El tidak mengabariku kalau dia akan pergi? Padahal aku sendiri sudah kangen dengannya ya meskipun kita pernah ada masalah" (Jes)


"Mungkin saja dia masih mengira kalau kamu masih di negara K, kamu tidak perlu khawatir nanti setelah kita bertemu dengan kedua orang tuamu kita akan sama2 menelpon kakakmu itu dan memberi tahu kalau kita sudah resmi menjadi sepasang suami istri" (Xander)


Jes hanya menatap manik mata berwarna biru milik Xander, dan tak lama jes memikirkan sesuatu yang menurutnya cukup aneh tapi dia berharap bahwa orang yang kini berada di depannya dapat memenuhi keinginannya itu


"Hmmm... om, Apakah kita bisa mengadakan pembaktian di gereja ketika kakakku sudah pulang? Dan... " (Jes)


"Kalau untuk soal itu aku tidak setuju sayang, karena aku sendiri ingin memilikimu secara resmi di mata negara dan terutama di mata Tuhan, kalau kamu meminta resepsi pernikahan kita akan diadakan ketika kakakmu kembali aku setuju saja, kan itu hanyalah perayaan saja....Dan apalagi sayang? " (Xander)


"Dan untuk pembaktian sendiri akan dilakukan kapan? " (Jes)


"Kalau aku maunya hari ini sayang, dan kamu tidak perlu khawatir tentang persiapan semuanyaa.... karena aku sudah mempersiapkan ini dari jauh2 hari, dan aku pastikan ini adalah pernikahan kedua dan juga pernikahan terakhir untuk diriku, jadi aku mempersiapkan semua ini dengan sangat matang" (ucap Xander sambil mencium tangan jes)


Jes yang mendapatkan tindakan yang sangat romantis itu dia hanya bisa tersenyum dan dia juga berharap, bahwa ini akan menjadi pernikahan pertamanya dan juga pernikahan terakhir


Tak terasa setelah menempuh selama 1 jam lamanya akhirnya mereka telah sampai di depan kantor pencatatan sipil, dan perlu diketahui sebelum mereka sampai disitu ternyata Ken sang sekretaris jes sudah terlebih dahulu tiba dan yaps.. dia kini sedang membawa dokumen2 penting dan pribadi milik bosnya itu, Ken hanya bisa tersenyum dan dia tidak menyangka bahwa sebentar lagi sang bos akan benar2 resmi menjadi nyonya Xander


.


.


Penasaran dengan kelanjutannya? Keep stay tune ya😉


Jangan lupa like, comment, dan vote ya😌


Salam hangat dari Author😘