
Flashback Off
Xander yang kini tengah mengingat kejadian malam itu dia tengah senyum2 sendiri dan dia merasa tidak menyangka bahwa dia akan benar2 berhasil mendapatkan wanita yang diimpikannya sejak jauh2 hari. Jes yang melihat Xander tersenyum sambil menatapnya dia merasa heran dan terpaksa dia menanyakan kepada pria tampan itu
"Om... Om kenapa senyum2 seperti itu sih? Ihhh buat aku merinding saja" (Jes)
"Enggak kenapa-napa kok sayang, sayang... mengapa dirimu masih memanggil diriku dengan sebutan om sih, kan aku ini calon pendampingmu, seharusnya kamu mempunyai panggilan spesial untukku yang ganteng ini" (Xander)
"Maksudnya? " (Jes)
"Ohhh, ayolah sayang mengapa dirimu sangat tidak peka sih, gini sayang, aku pengen kamu memanggil diriku dengan sebutan yang spesial ya seperti Honey, Baby, Hubby, dan masih banyak lagi, dan ingat aku ini tidak menikah dengan tantemu, yang aku nikahi itu kamu sayang" (Xander)
"Mmm... ta.. tapi lidahku serasa kaku untuk mengucapkan itu, a.. aku belum siap untuk itu" (Ucap jes sambil menundukkan kepala)
"Sayang, aku maunya sekarang kamu coba, coba kamu ikuti aku, bilang sayang" (Xander)
"Ahhh... " (Jes)
"No.. no... no... SA... YANG, coba kamu ulangi perkataanku tadi" (Xander)
"Sa... Ahhh udah deh, nanti aja ya... aku masih susah untuk mengucapkannya" (Jes)
"Huh... baiklah, aku akan bersabar untuk itu" (Xander kecewa)
"Sabar ya om, semua itu butuh waktu, apa jangan2 kamu kesal sama aku dan gak mau lagi sama aku? " (Jes)
"Tidak sayang, aku sangat bersyukur kepada Tuhan karena aku sudah dapat bisa mendapatkan dirimu, aku akan sabar menunggu dirimu untuk memanggil diriku dengan sebutan spesial itu, ya sudahlah... ayo kita ke segera ke jet, kasian mereka sudah menunggu kita dari tadi" (Xander)
"Ayo om.... aku juga sudah tidak sabar untuk bertemu dengan anak kesayanganku itu" (Jes)
Segera Xander menggenggam tangan jes dan mereka langsung menuju ke jet pribadi yang sedari tadi sudah menunggu mereka. Setelah menempuh perjalanan selama 9 jam akhirnya mereka sampai di negara H, dan tanpa basa-basi Xander langsung mengajak jes ke mansion pribadinya untuk dapat langsung bertemu dengan soe
Sesampainya mereka di mansion, mereka langsung disambut oleh kedua orang tua paru baya dan seorang anak kecil, yaps mereka adalah orang tua Xander dan juga soe
"Apaa sih mom, gini2 kan aku juga sering membanggakan kalian berdua" (gerutu Xander)
"Ihh... mom gak nanya kamu, kamu diam saja, Sayang bagaimana perjalanan kalian, apakah kamu nyaman selama perjalanan tadi, apakah ada yang sakit? " (Vechia)
"Enggak kok mom, jes baik2 saja" (Jes)
"Tuh mom kesayangan aku aja gak kenapa-napa, Mom jangan menuduh ku yang tidak2 deh" (Xander)
"Apa yang dikatakan Xander ada benarnya mom, sudahlah lebih baik kita persilahkan mereka masuk dulu, kasian mereka" (Galen)
"Baiklah ayo2 kita masuk" (Vechia)
"Momy gendong" (Soe)
Jes yang mendengar soe seperti itu, dia langsung menurutinya dan segera mereka langsung masuk ke dalam mansion itu. Setelah didalam, Dady Xander menanyakan kepastian mengenai hubungan Xander dan juga jes
"Ekhemm.... nak bagaimana misi kamu, apakah berhasil? " (Galen)
"Puji Tuhan dady, akhirnya apa yang aku harapkan selama ini dapat aku raih" (Xander)
"Baguslah, Jadi kapan hubungan kalian berdua akan diresmikan?" (Galen)
.
.
Jangan lupa like, comment, dan Vote ya
Salam hangat dari Author π