
POV jes
“ Hahaha baru segitu saja sudah sombong....haduh2 kalau semua cowok kaya gitu mending gua terbang aja deh ke planet lain biar gue bisa bangun dunia tanpa adanya cowok yang modelnya kayak al. Kalau gue pikir untuk sekarang biarkanlah dia sombong karena gue mau sedikit bermain-main dengannya akan ada waktu dimana semua orang akan bertekuk lutut dihadapanku” (pikir jes)
Back to the situation
“ Wow keren sekali status dari cewek baru kamu , tapi sayang aku ragu kalau dia akan mencintaimu karena menurutku kamu itu kurang tampan dan yaaa apalagi kekayaanmu itu masih di bawahnya, kalau aku jadi dia aku hanya akan berpura-pura mencintaimu dan akan berusaha mengambil alih perusahaan keluargamu yang sudah sangat kamu banggakan itu. dan misalnya aku berhasil mendapatkan perusahaanmu itu aku pun akan langsung memutuskan hubungan antara kamu dan aku dihadapan banyak orang dan aku akan membongkar semua kelakuan burukmu sehingga tidak ada orang yang akan bersimpati denganmu, dan pada akhirnya kamu akan menjadi gembel dan tinggal di kolong jembatan, hahahahaha” ( jes)
Jes menjawab dengan tatapan yang sangat dingin dan mencekam. Orang-orang yang sedari tadi melihat keributan yang dibuat oleh al dan dengan dirinya bergidik ngeri karena ancaman yang diucapkannya barusan untuk laki-laki yang sedari tadi memandangnya rendah
“ KKKAAAMMMUUUU!!!!!” (al )
Ken merasa sangat kesal dengan pernyataan yang barusan diucapkan oleh jes, dan dia merasa malu karena orang-orang yang sedari tadi melihat dengan tatapan jijik terhadapnya
“ Awas aja ya kamu, kamu akan menyesal dengan kelakuanmu barusan, aku akan membuatmu sangat menderita seakan kamu tinggal di neraka, karena dengan kekuasaan yang aku punya sekarang banyak orang yang masih mau bertekuk lutut dan akan menjalankan semua tugas yang aku suruh untuk membuatmu menderita!!!” (ucap al dengan mata memerah)
“ Baiklah akan aku tunggu balasan darimu, aku sangat senang karena sebentar lagi aku akan mempunyai mainan baru, karena selama ini aku bosan tidak ada yang bisa kupermainkan...hahahahaa....!!!!” ( jes)
Al pun langsung meninggalkan jes dengan tatapan yang sangat benci. Jes pun langsung melanjutkan tujuannya untuk membelikan ibunya berlian untuk hadiah ulang tahun yang sebentar lagi akan diselenggarakan.
Setelah selesai jes pun menghampiri soe yang sedari tadi dia fokus dengan game di tablet jes. Sebelum jes bertengkar dengan mantannya al dia sudah meminta al untuk bermain game karena dia tidak mau soe terkontaminasi oleh perkataan al
“ soe ayo kita pulang karena ini sudah malam”
“ ayoo mom soe juga lelah...telima kasih mom soe hari ini sangat...sangat....sangat bahagia karena soe bisa bermain dengan mommy dan soe juga tau rasanya main ditemani oleh mommy seperti teman2 soe yang lain....karena selama ini soe belmain hanya ditemani oleh uncle zen dady pun jarang karena dady selalu sibuk dengan keljaannya mom...”(lirih soe)
“ kasian sekali soe...dia jarang bermain deng orang tuanya...tapi aku juga senang bisa membuat soe tersenyum hari ini...(gumam je) uluh-uluh anak mommy sini2 momy peluk, momy bakal janji ke soe kalau momy libur kita akan bisa bermain lagi seperti hari ini dan soe pun tidak lagi iri dengan teman yang lain karena momy akan selaslu bersam soe”
“ Plomise???” (soe pun sudah mengangkat jari kelingking untuk jes berjanji kepadanya)
“ Promise sayang” ( jes pun merespon jari kelingking soe)
Mereka pun berjalan dan bergegas untuk pulang, namun saat mereka sedang berjalan ada seseorang yang sedari tadi melihat dengan tatapan penasaran. Ya seseorang itu adalah Zenxie Jourell Osbert atau zen sang sekretaris sekaligus asisten xander yang sedang kebingungan mencari anak dari bossnya
POV Zen
“ haaaiiiiyaaaa aku harus cari kemana lagi??? Ehhhh tunguuu itu sepertinya tuan muda soe....iya iya benar itu tuan moda soe tapi dengan siapa dia??? Tuan muda sedang dengan gadis tapi kalau dilihat gadis itu mempunyai latar belakang yang bagus karena dari segi pakaian hanya orang2 tertentu yang dapat membeli outfit itu. Dan tuan muda pun berpakaian yang sama bagusnya dengan gadis itu, sebaiknya aku ikutin mereka”
Zen akhirnya langsung mengikuti mereka
Jes dan soe pergi langsung mengunjungi mension keluarga Mackenzie. Sesampainya di masion jes langsung disambut oleh para maid di mansion itu tak lama kemudian sorang wanita paruh baya yang masih terlihat sangat cantik serta sorang pemuda yang sangat tampan menyambut kedatangan jes dengan rasa penuh rindu...Yaaappsss mereka adalah Ibu dan kakak laki-laki jes
“ Haduhhh mom jangan nangis, kan sekarang jes sudah pulang....maafkan jes ya mom karena selama ini jes sibuk mengurusi perusahaan jes yang semakin hari semakin berkembang dengan pesat belum lagi jes harus mengurus untuk membuka cabag kantor jes di negara V” ( ucap jes sambil memeluk mommnya)
“ iya sayang mom tau kesibukanmu tapi kamu harus ingat tentang kesehatanmu karena mom gk mau liat kamu seperti zombie” ( ucap aileen sambil tertawa)
“ yaelahh ujung-ujungnya kok gk enak didenger ya...” ( kesal jes)
“ duh duh duh siapa coba yang dateng malem2 gini bikin berisik aja” (el)
“ ohhh kak el gak seneng ya liat jes pulang kerumah? Oke jes bakal pergi huuuu....”
“ Kamu itu ya gk berubah selalu saja moodyan kalo kakak isengin kamu....kakak sangat senang jes pulang karena kakak sangat rindu untuk ngejahilin adik kakak yang sangat cantik dan imut ini” ( el langsung mencubit gemas pipi jes)
“ aduh kak saaakkiitt ttaaauuuu....dikira pipi jes squish apa”
“ heheheheee....abis pipi kamu tembem banget sih...., oh iya siapa anak tampan yang kamu gandeng ini jes? Anak kamu bukan jes? Kamu kapan nikahnya jes kok kamu gk ngundang kakak buat ngehadirin pernikahaan kamu? Tega bannget sih kamu sama kakak kan meski kakak itu nyebelin tapi kakak sayang banget sama adik kecil kakak yang cantik” (ucap el sambil berpura2 nangis)
“ Wwwwwaaaaaiiiiiitttttt, wwwwaaaaaiiiiiittttttt, wwwwwwaaaaaiiiiittttt kaaakkk ellll, your lambe condition, jes bakal jelasin tapi gk diluar juga emag kakak gk kasian sama incess yang baru dateng???” (ucap jes dengan mata puppy eyes yang bikin semua orang akan melihatnya semakin menggemaskan)
“ okeeeyy my sweetiee ayoo kita masuk dan jangan lupa jelasin tetntang tadi”
“ Aaaasshhhhiiiaaappp My prince”
Mereka pun masuk kedalam mansion tersebut. Dan zen yang sedari tadi menunggu dan melihat interaksi keluarga tersebut disebrang jalan hanya tertegun dengan tatapan yang tidak percaya akan hal itu.
“ benarkan tebakan gue kalo gadis itu bukan sembarang gadis, tapi tunggu apa hubungannya gadis itu dengan keluarga Mackenzie? Gue harus selidikin nih sebelum gue lapor ke boss”
Akhirnya zen pun memutuskan untuk mencari tau kebenarannya diesok hari
.
.
.
Sekian dulu ya....Chapter ini sengaja dibuat panjang agar kalian puas
Salam Hangat dari Author
😊