
Tak lama mereka berdua pun menyusul nicho pergi ke kamar masing masing
Skip
Al dan sasha saat ini sudah berada di mansion baru milik al, sasha sangat amat tepanah dengan pemandangan yang berada di depan matanya itu, dia gak nyangka bahwa saat ini dia akan benar benar tinggal di mansion besar itu
“AMAZING!!! Akhirnya setelah sekian lama, gue akhirnya bisa tinggal di mansion yang sebesar dan semewah ini, ini mansionnya malah melebihi besarnya mansion dari keluarga mackenzie, duhh senengnya akhirnya hari ini hidup gue akan serti ratu, gue akan bebas dari namanya hidup pas pas an dan gue gak bakal lagi dapat hinaan dan cacian dari orang orang kaya, dan setelah ini gue pastikan kebahagan yang lainnya akan segera menyusul ketika gue berhasil melumpuhkan dan mebinasakan temen gue yang sangat naif itu, Jesley kesengsaraanmu sebentar lagi akan datang menyertaimu hahahaha” (gumam sasha dalam hati)
Al yang melihat sasha senyum senyum gak jelas dia akhiirnya menydarkannya
“heh..lo kenapa senyum senyum gitu kaya orang gila tau, iya gue tau kok mansion gue ini sangatlah bagus lo itu gak usah sampe kaya gitu, yaudah yuk buruan masuk” (al)
“dasar teman lucknut, gue bukan orang gila ya, gue tadi itu senyum senyum karena gue lagi ngebanyangin saat jes itu berada posisi yang sangat rendah, dia akan mendapatkan cacian, hinaan, dan tidak ada satu orang pun yang akan menolong dia” (sasha)
“emangnya lo doang yang gak sabar, gue juga sangat tidak sabar akan hari itu, gue pastikan dia tidak akan bisa lepas dari perangkap yang sudah kita susun dengan sangat baik” (al)
“ohh iya kapan kita akan melakukan rencana itu???”(sasha)
“kita akan melakukan rencana itu 2 hari lagi, karena gue mau mendapatkan informasi terbaru mengenai dia, jadinya kita dapat menjatuhkannya dengan sangat cepat” (al)
“oke aku akan percaya dengan kata katamu itu al, ya sudah sekarang lebih baik kita istirahat dulu gue capek banget”(ucap sasha sambil menguap)
Al pun menuruti apa yang dikatakan oleh sasha segera mereka menuju kamar masing masing dan segera beristirahat
Skip
Di tempat lain
Xander yang sudah mengantar berkasnya dengan berkas jes ke kantor pencatatan sipil dia sangat senang dan tanpa dia sadari dia tersenyum dengan lebar, hingga kedua orang tuanya melihat dirinya dengan tatapan yang heran
“xander kamu tidak apa apakan??? Kok kamu sepertinya sangat senang, kamu memang habis ngapain kok sampai sampai kamu mengeluarkan senyum mautmu itu” (galen)
“hehehe...gini lo dad, xander itu rasanya seperti habis mendapatkan lotre yang sangat banyak” (xander)
“wah wah wah...anak momy memangnya habis dapat apa sih, cerita atuh sama kami” (vechia)
“gini loh dady, momy, asal kalian tau anak kalian ini sebentar lagi mempunyai pasangan hidup lagi, tadi xander sudah ke kediaman keluarga mackenzie dan xander juga sudah meminta restu dari kedua ortu jes dan mereka menyetujui dan memberikan resntunya untuk kami, dan asalkan kalian tau xander sudah mengurus pernikahan secara negara” (xander)
“APA!!! Kamu kok cepat sekali??? Lohh emangnya jes mau ya sama kamu??? Nanti malah dia akan memberontak kalau dia tau yang sebenarnya” (galen)
“iya loh nak, kamu gak boleh asal begitu saja, dia itu masih sangat muda emang mau ya sama kamu yang sudah tuir dan apalagi kamu itu sudah punya anak” (vechia)
“ tenang saja mom xander pastikan dia bakal mau sama xander, karena xande juga sudah mulai PDKT dengan dia, dan bila dia tidak mau kan kita berdua nanti telah terikat pernikahan secara negara jadi mau tidak mau dia bakal terima aku, dan lagian jes juga sangat menyukai soe, dan aku yakin dia lama kelamaan akan bisa jatuh cinta denganku” (xander)
“iya sih mom juga percaya dengan jes bahwa dia itu akan bisa menjadi ibu sambung yang baik untuk cucuku soe, dan mom harap kamu tidak akan menyakiti jes, karena mom tau jes itu adalah cewek yang sangat baik dan mempunyai hati yang sangat lembut, dan mom yakin bila suatu saat nanti kamu menyakiti hatinya dia pasti tidak akan pernah mau untuk melihat kamu” (vechia)
“mom tenang saja, anakmu ini adalah cowok yang setia, ya sudah aku mau mandi dulu, badanku sudah sangat lengket” (ucap xander yang langsung meninggalkan galen dan vechia)
Setelah xander pergi galen dan vechia pun langsung berbincang perihal hal yang tadi
“dad, anakmu itu loh kalau ada kemauan pasti deh kaya gitu selalu saja terburu buru” (vechia)
“ihh momy gimana sih dia bukan hanya anak aku tapi dia juga anak kamu, ya sudahlah terserah dia yang penting dia bisa melakukan kewajibannya sebgai pria, dan bila nanti dia tidak bertanggung jawab akan kelakuannya dady juga pasti akan menegur dia, dady juga gak nyangka akhirnya perjodohan yang kita rencanain dengan sahabat karib kita berjalan dengan lancar dan tidak ada unsur paksaan sedikit pun” (galen)
“iya dad, mom juga senang akhirnya mom bisa besanan sama jeng aillen, duhh mom gak sabar jadinya nyiapin pernikahan kedua anak kita, kalau tau dulu jeng aillen punya anak cewek kita dulu gak perlu nyuruh cepet cepet xander nikah” (sesal vechia)
“mom gak boleh gitu, nasi sudah menjadi bubur, ya meskipun begitu kita kan jadi bisa punya cucu yang gantengnya sama kaya dady” (ucap galen sambil menarik dan memangku vechia)
“iya dady gak mau sampai mom lepas, mom..mom merasakan sesuatu yang gerak gerak gak” (goda galen)
“mmm bentar” (ucap vechia sambil mencoba merasakan apakah enar yang dikatakan oleh suaminya itu)
“YAKK Dady!!! Itu adiknya tolong dikondisikan, ini kok semakin keras sih, dady lepasin momy ih...” (ucap vechia sambil mencoba melepasan pelukan galen)
“ihh momy mau kemana, momy harus tanggung jawab” (ucap galen yang langsung menggendong vechia ala bridal style ke arah kamar mereka)
Vechia yang mendapatkan perlakuan itu sangat amat malu karena galen tidak sdar dengan usianya sekarang, kelakuannya masih sama sperti dulu, galen yang melihat istrinya begitu malu seperti itu dia sangat amat merasa gemas, dia semakin tidak sabar untuk meberikan hukuman kepada vechia (kalian bisa ngebayangin sendiri kan hukumannya seperti apa)
Skip
Xander yang telah selesai mandi dan sudah memakai baju dia langsung mengahmpiri sang anak didalam kamarnya
“ sayang anak gantengnya dad, kamu sedang apa??” (xander)
“Dady, ini soe agi main, dady au ikutan??” (soe)
“iya dady mau main sama kamu sayang, sayang gantengnya dad kamu mau kan kalau mom jadi momynya soe??? Dan dia tinggal disini bareng kita???” (xander)
“ichh...dady mah nanya itu telus, kan soe sangat senang kalo mom tinggal disini sama soe, soe juga mau setiap hali dibacakan celita oleh mom, dady mom kapan tinggal baleng kita??? Soe sudah tidak cabal” (soe)
“kemungkinan seminggu lagi mom akan tinggal bareng kita soe doakan saja biar dady bisa membujuk momy kamu itu” (ucap xander sambil memeluk dan mencium anaknya)
“ciap dady” (ucap soe sambil membalas pelukan xander)
Skip
Jes yang sudah pulang ke kediaman mackenzie dia langsung menuju kamarnya dan
J..DER!!!
Semua berkas penting mengenai dia hilang dan entah kemana perginya, dia yang tau itu langsung memeriksa CCTV dan benar saja semua yang dia khawatirkan terjadi
.
.
.
Segitu dulu ceritanya ya...Semoga kalian suka😉
Untuk semuanya Jangan Lupa Like, Comment, dan Vote ya..., biar author semakin semangat untuk menulis kisah selanjutnya
😉
Happy Reading ya guyss
😊
Salam Hangat dari Author
😄