CEO Is My Mom

CEO Is My Mom
Mencari Informasi



Saat jes akan beranjak beristirahat, tiba-tiba dia mendapatkan telpon dari sang sekretarisnya yaitu ken, ken memberikan informasi yang cukup mengagetkan


“ Haloo boss, apakah bos sudah sampai di negara V?” (ucap ken dengan nada yang sedikit panik)


“Halo ken, gue baru aja sampe di negara V 3 jam yang lalu...ada apa ken kenapa suara kamu seperti orang yang sedang panik? Apakah ada masalah di kantor pusat?” (jes)


“ hhhmmmm....iiitttuuuu....aaannnuuu....duhhh boss ken bingung nih harus mulai dari mana” (ken)


“ Kebiasaan kamu itu....ngomong yang bener dan kamu gak perlu bingung gitu, kamu bisa jelaskan satu2 kepadaku” (Jes)


“Oke bos, ken akan mulai cerita, tapi bos tolong jangan potong ucapan ken ya”


“Hmmm, buruan jangan bikin aku penasaran”


“ Siap, gini bos ken punya cerita mengenai harta karun negara V, sebenarnya ken tau bos selama ini menyuruh orang lain untuk mencarinya, dan ya mereka telah menemukan keberadaan harta karun tersebut namun sayangnya mereka semua berkhianat boss....


mereka akan menjual informasi tentang harta karun tersebut kepada istana . dan yang aku dengar dari orang suruhan aku, mereka akan melakukan transaksi malam ini di pelabuhan ****, ohh iya boss kabarnya pelabuhan itu merupakan pelabuhan yang sangat dijaga ketat oleh orang2 isatana sehingga bila bos menyusup kesana akan sangat susah....apakah bos akan tetap berusaha mendapatkan harta karun negara V???” (tanya ken dengan nada khawatir)


“ Ya tetaplah ken!!!, Saya ini orang yang ambisius akan semua hal....dan terima kasih atas informasi yang kamu berikan kepadaku, Kamu tidak perlu mengkhawatirkan diriku, kamu kan tau kalau aku ini orang yang sangat jenius” (Ucap jes dengan nada yang sombong)


“Si Bos yaakkk mulai deh sombong tingkat akutnya keluar, gini2 tuh ken sangat khawatir sama boss, ken gak mau liat bos kenapa-napa...oohhh iya boss apakah bos memerlukan bantuan dari ken??? Kalau bos perlu bantuan ken bisa mengerahkan semua anak buah ken untuk turun membantu boss untuk mendapatkan informasi mengenai harta karun tersebut” (ken)


“hahahaaa...bisa aja kamu ken, mmm....boleh deh aku minta bantuan bawahanmu tapi aku akan memerlukan mereka semua disaat keadaan yang genting” (Jes)


“Baiklah boss...akan aku suruh mereka untuk bersiap-siap, Good Luck ya boss...dan jangan lupa bagi2 keuntungan ke ken ya kalo boss berhasil mendapatkanya ”


“Baiklah, aku akan membaginya tap kamu hanya akan kebagian 5% saja”


“ Ampunn dehh pelitnyaaaaa!!!! Tapi gpp deh lumayan dari pada gak dapat sama sekali”


(gumam ken)


"Baiklah bosss...Ken Setujuuu!!!" (ken)


Jes pun langsung mematikan panggilan tersebut


Yang nelpon siapa yang matiin duluan siapa hadeuhh dasar gadis es hahahaa


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Skip


Istana Negara V


POV Felix


Felix yang sudah sampai diistana langsung menuju singgasananya, dia pun teringat akan tugas yang dia berikan kepada viona sang bawahan


“Kenapa informasi mengenai dia belum ada diatas mejaku, sebaiknya aku menelpon viona”


Tutttt..tutttt...tutttt...


“Halo vio tugas yang aku berikan kepadamu kenapa samapai sekarang belum ada dimejaku? Kan aku sudah bilang ke kamu, hari ini harus sudah ada!!(Ucap felix dengan nada yang sedikit meninggi)


“ Sebentar pangeran, hamba masih dalam perjalanan....Pangeran apa boleh hamba bertanya?” (Ucap Viona dengan wajah yang sedikit memerah karena menahan emosi)


“kamu mau nanya apa?”


“hamba mau nanya apakah pangeran memiliki hubungan khusus dengan nona jesley?”


“untuk saat ini aku belum ada hubungan apapun tapi aku gak tau di masa depan, ya sudah kamu cepat kesini, saya tunggu kamu diistana” (ucap felix dengan nada datar)


“Baik Pangeran”


POV Viona


“Bilang aja kalau pangeran suka sama dia....aku gak bisa tinggal diam, jika aku lihat2 kedudukannya masih tinggian aku kemana-mana....dia hanya pekerja kantoran biasa dan dia tidak memiliki kuasa apapun..hahaha....aku akan sangat mudah untuk mengahancurkanmu jesley (ucapnya sambil meremas foto jesley)


Tak lama Viona sudah berada di istana, dia langsung menuju ruangan felix


“Permisi Pangeran, ini saya sudah membawakan apa yang pangeran minta....ohh iya pangeran saya juga sudah menyiapkan kapal pesiar pangeran, kalau boleh tau misi apa yang akan pangeran lakukan??? “


(viona)


“Terima kasih, saya akan melakukan suatu misi dimana misi tersebut akan sangat menguntungkan bagi negara kita dan bila aku sukses dengan misi itu aku akan mudah untuk menjadikan negara ini negara termaju no 1 didunia” (ucap felix dengan lantang)


“ Keren pangeran, saya harap pangeran dapat menyelesaikan misi itu, kalau tidak ada lagi saya pamit undur diri pangeran” (viona)


“ya” (felix)


Viona pergi dari ruangan felix dan segera dia menyusun rencana untuk menghancurkan jesley


POV Felix


Felix yang sudah menerima informasi mengenai jesley langsung membacanya dengan teliti


Malam Hari


Malam yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang pun akhirnya tiba, mereka yang sudah mempunyai target langsung bergegas untuk mengambil target tersebut


Jes dan felix serta yang lainnya yang sudah siap langsung menuju pelabuhan, dimana disana mereka akan mendapatkan suatu informasi mengenai harta karun negara V


POV Jes


“Oke deh untuk sekarang gue dan abang akan menunggu di cafe ini dimana lokasinya dekat pelabuhan untungnya gue punya alat penyadap yang udh gue modifikasi sehingga lebih canggih


alat ini udah gue rancang dimanaalat ini dapat merekam suara serta dapat mengambil gambar yang sangat jelas meskipun jaraknya sangat jauh hahaahaa ...sambil menunggu informasi sebaiknya gue pesen makanan dulu dehh...Biar otak gue makin encer” (pikir jes)


Disaat jes sedang melamun, vincent yang sedari tadi diam langsung angkat bicara


“Dek...sebenarnya kita mau ngapain kesini?” (Vincent)


“Gini abangku yang gantengnya paripurna....adek ngajak abang kesini karena adek mau memberitahukan sesuatu yang sangat menggiurkan” (ucap jes dengan nada yang terpukau)


“ Waahhh apa itu dek? Kasih tau dong jangan buat abangmu yang ganteng ini penasaran!!!” (Vincent)


“Abang janji dulu...jangan sampai nanti pas adek kasih tau, abang pingsan karena adek gak mau ngangkut abang yang gedenya ngalahin gajah dewasa”


“Semprul amat dah yakk punya adek kaya gini...untung sayang” (gumam vincent)


“iya deh abang janji...buruan kasih tau”


“jes ngajak abang kesini karean jes mau mengambil informasi mengenai harta karun yang selama ini tersembunyi di suatu tempat...dan jes rasa harta karun itu jumlahnya sangat besar”


“Serius???? Yuuuhhhuuuu.....adek abang emang jenius....abang makin sayang deh sama adek....sini2 abang cium dulu” (ucap vincent dengan mata yang berbinar-binar)


“ Jangan senang dulu bang...sebelum kita mendapatkan itu semua kita harus bisa melawan orang2 istana....sebenarnya sih orang yang membawa informasi mengenai harta karun itu adalah orang2 jes...namun mereka semua berkhianat yaaa alhasil aku akan sedikit sulit untuk mendaptkan itu semua” (Ucap jes dengan nada yang melemah)


“ APAAAA!!!!, ini gak bisa dibiarin...oke sekarang kita akan bekerja sama jes...setelah kita mendapatkan semua informasi mengenai harta karun itu kamu harus segera melenyapkan para pengkhianat itu!!!” (Ucap Vincent dengan wajah yang marah)


“ Siippp dehh..oke bang sebaiknya kita mengisi perut kita dulu baru kita beraksi” (jes)


Jes dan abangnya segera memesan makanan di cafe itu, saat jes sedang menunggu makanan yang dipesan dia melihat orang misterius yang pernah dia temui yaps dia adalah felix... jes yang melihat felix (melalui alat penyadap) berada di pelabuhan langsung teringat akan perkataannya waktu itu, namun jes belum meyakini itu


Di lain Tempat


Felx dan para pengawalnya sudah sampai di pelabuhan dan segera felix menemui orang2 yang sudah membawa informasi mengenai dimana harta karun tersebut berada


“ Oke baiklah, langsung saja pada intinya....Apakah kalian sudah membawa informasi mengenai daerah harta karun itu berada?” (Felix)


“HOHOHOOO...ternyata pangeran kita tidak sabar rupanya, oke baiklah kami akan memberikannya namun pangeran harus memberikan kami imbalan yang sangat fantastis” (Para Informan)


“ Kalian tidak perlu khawatir tentang itu semua....Apa yang kalian mau sudah saya bawa dan itu semua sudah ada di pengawal saya...jadi kalian serahkan informasi itu kepada saya!!!” (Ucap felix dengan tegas)


“Baiklah, semoga pangeran berhasil menemukannya” (Ucap para informan sambil menyerahkan sebuah gulungan kertas)


Felix yang sudah menerima gulungan tersebut sangat senang, segera dia berdiri dan para informan tersebut sudah mengambil imbalannya


“Hahahaha...Akhirnyaaaa sebentar lagi aku bisa mewujudkan impianku...hahahaa” (Ucap felix sambil tertawa lepas)


Para pengawal yang melihat sang pangeran tertawa seperti itu sangat senang karena sudah lama pangerannya itu tidak tertawa lepas


Di sisi Lain


Jes yang melihat felix memegang kertas yang berasal dari informan tersebut sangat sebal


“Hahh....ternyata orang sinting itu adalah orang istana...pantesan saja dia kemarin itu sombong...Pokoknya gue harus bisa mengambil gulungan kertas itu dari dia...gue gak mau harta karun yang sudah gue incar sangat lama jadi milik orang lain....aku datang sayang” (gumam jes sambil tersenyum licik)


.


.


.


Gimana guys cerita kali ini???


Ada yang bisa nebak gak apa yang akan dilakuin oleh jes untuk mengambil informasi itu dari tangan felix???


Kalau ada yang bisa nebak silahkan comment ya


😉


Jangan Lupa Like, Comment, dan Vote ya para readersku


😄😄


Salam Hangat dari Author