
Ayoo klik like sebelum baca, tolong tinggalkan jejak di lapak author ya..😊
Happy reading😉
.
.
“GILA!!!! Sadis banget sihh nihh orang gak ada berperikemanusiaan banget, Hmmm baiklah saya akan memutuskan untuk membawa ini ke pengadilan dunia, dan untuk mngenai hukuman akan ditentukan oleh Hakim dunia, tapi saya yakin nihh orang akan di hukum sangat berat, dan mungkin saja dia akan dihukum mati” (Reynold)
Jes yang mendengarkan perkataan Reynold dia sangat senang, karena rencana yang sudah dia susun berhasil, dan kini dia tinggal fokus untuk membalaskan dendamnya kepada sasha
“Bagus lah boss, kalau seperti itu, jadi kita gak perlu lagi merasa takut, kalau misalkan dia tiba2 keluar dari jerat hukum ini, ohh iya boss, bos akan tetap disini atau boss akan balik ke markas utama??” (Jes)
“sepertinya untuk hari ini saya akan menginap di mess ini dulu, sementara kamu bagaimana jes???” (Reynold)
“Sepertinya hari ini aku akan kembali pulang, dan nanti malam aku akan kembali lagi kesini, dan boss juga sangat tau, kalau saya ini sangat gatal, bila musuh yang sudah didapat tidak langsung dijatuhi hukuman” (Jelas jes)
“Hahahahahaaa, ternyata kamu tidak berubah ya...masih tetap saja kejam dan tidak berperikemanusiaan” (Ucap Reynold sambil mengusap-usap kepala jes)
“Cihhh si boss, aku gak akan setega itu kali, aku akan kejam bila seseorang sudah sangat berani2 mengusik kehidupanku dan juga kehidupan masyarakat dunia” (Kesal jes)
“Masa sih??” (Reynold)
“Iya Boss, saya serius, kenapa boss ini masih sangat meragukan saya hah??” (Jes Bete)
“Udah deh gak usah ngambek gitu, ingat muka, udah jelek, jangan ditambah jelek lagi, saya sampai mual lihat muka kamu yang seperti ini” (Reynold)
“Ihhhh bossss, KEJAM!!!!” (Ucap jes sambil memukuln lengan Reynold)
Reynold langsung tertawa terbahak-bahak melihat jes yang sudah sangat jengkel terhadapnya, Jes yang sudah sangat jengkel, dia langsung benar2 meninggalkan Reynold sendirian. Sekarang jes sudah kembali ke ruangannya, dan seketika dia mengingat, bahwa seharian ini, dia tidak menghubungi siapa pun
“Mati...kenapa gue segala lupa ngabarin orang rumah ya, Akhhh kan jadi lupa, kalau gue sebenarnya masih berada di negara orang, Apa kabar mereka ya??? Apa mereka mengkhawatirkanku??? Hahahaa pasti sangat mustahil, mereka mengkhawatirkanku, saat aku berada di negara H tidak ada seorang pun yang peduli aku sedang berada dimana, dan sedang melakukan apa, yaa...meskipun orang tuaku, kakaku sangat mencintaiku, tapi mereka semua akan lupa kalau mereka mempunyaiku kalau mereka itu sedang sibuk dengan urusannya masinng2...Huhhh”(Batin Jes)
Dengan sangat terpaksa, jes mengaktifkan kembali ponselnya. Sekarang Jes sangat kaget, karena ternyata, banyak notifikasi panggilan dan pesan yang terkirim untuk dirinya, dan semua itu berasal dari Axel dan yang paling banyak menanyakan kabarnya yaitu Xander
Jes langsung membalas pesan itu, Xander yang baru saja mendapatkan notifikasi pesan, dia langsung tersenyum cerah
Jes : Maaf om, aku baru bisa balas pesan om, seharian ini aku ada urusan yang sangat penting dan tidak bisa aku tinggalkan begitu saja
Xander : Ok, tidak masalah sayang, aku mengirimi banyak pesan kepadamu karena aku benar2 sangat mengkhawatirkan dirimu, aku tidak ingin melihat mu terluka...Mmm..lain kali kamu harus sempat untuk membalas pesan, karena kamu harus ingat, bahwa ada orang yang sangat menunggu dirimu pulang dengan selamat, tidak kekurangan satu apapun, kamu perlu tau orang itu sangat mencintaimu, dan orang itu adalah aku
Blusshhh
Muka jes seketika memerah, dia juga sangat tidak menyangka, bahwa ada orang yang sangat mengkhawatirkan dirinya, kini hati jes sangat hangat karena ucapan xander yang begitu menyentuh hatinya
Jes : Baiklah, maafkan aku, lain kali aku akan meyempatkan waktu untuk membalas pesan, dan terima kasih karena om telah mau mengkhawatirkan orang seperti diriku ini
Xander : husshhh, kamu jangan berbicara seperti itu, aku sangat tulus saat mengucapkan itu, ohh iya sayang, kamu akan ke rumah sakit kapan??? Aku sangat bosan disini, dan kamu perlu tau, aku sangat jengah karena kakakmu itu merecoki aku terus, dan dia juga gak sopan terhadapku
Jes : Hahahaa, yang sabar ya om, ternyata om ini gila hormat ya, aku akan kesana sekarang, dan apakah aku boleh mengetahui kak axel, sudah melakukan apa saja terhadapmu???? Sehingga dirimu sangat benar2 marah kepadanya
Xander : Tidak, itu tidak benar, aku ini orang yang tidak gila hormat, tapi tetap saja dia tidak sopan, nanti akan aku ceritakan bila kamu sudah ada disini sayang, ya sudah kamu hati2 di jalan ya sayang, muacch😘😘
Jes : Ishhh apaan sih om, main cium2 aja
Xander : Tapi kamu suka kan???
Jes yang melihat pesan itu, seketika langsung malu, dia tidak membalas pesan xander lagi dan kini dia lagi berusaha untuk menormalkan detak jantungnya yang tiap hari makin berdetak cepat bila dia berada di dekat Xander atau sedang berbalas pesan seperti ini. Tak lama Jes langsung bergegas menuju rumah sakit, dimana axel dirawat
.
.
Jangan Lupa Like, Comment, dan Vote ya..., biar author semakin semangat untuk menulis kisah selanjutnya😊
Salam Hangat dari Author
❤