Become An Idol By System

Become An Idol By System
Melihat Status Ellios



____To Be An Immortal Human By System____


Nama : Ellios Yoshikawa


Usia : 20 Tahun


Sisa Umur : 1 tahun, 2 bulan, 1 hari, 1 jam, 01 menit, 11 detik


Ketampanan : 96


Kepintaran : 100


Ketangkasan : 58


Kecepatan : 82


Kekuatan : 65


Ketahanan : 79


Kharisma : 96


Kemampuan Spesial: Otak yang jenius


Poin sistem : 99


Poin kemampuan : 99


Hadiah menyelesaikan misi 29 dan 30 : 30 hari , 15 jam, 30 menit 5 detik perpanjangan usia


Hadiah misteri :


- kemampuan untuk memikat gadis ( non aktif )


- kemampuan berlari super ( non aktif )


- kemampuan bela diri, Level 8 ( non aktif )


- kemampuan menyanyi ( non aktif )


- badan kekar dan six pax ( sudah didapatkan )


- keahlian bermain basket ( non aktif )


- keahlian melompat tinggi dan jarak jauh ( non aktif )


-keahlian memulihkan tubuh yang terluka dalam waktu 1 menit hingga 5 menit ( luka apapun dan waktu penyembuhan tergantung luka yang sedang dialami )


- kemampuan super menyelam dan bertahan di dalam air tak terbatas / bernafas di dalam air ( non aktif )


- kemampuan memiliki mata tembus pandang ( non aktif )


- kemampuan memainkan segala alat musik ( non aktif )


Dana : 3.800.000 yen ( kira-kira 400 juta rupiah )


Misi : 31 ( belum dibuka )


Sistem pemandu : Lovely


___________________________________________


Karena Ellios adalah tipikal pemuda yang sangat teliti dan genius, tidak seperti Oichi yang kurang memperhatikan setiap perubahan statusnya. Bahkan Oichi hanya memperhatikan beberapa hadiah besar yang terlihat saja.


"Wah!! Ini sungguh keren sekali, Ellios!! Tapi apakah ini semua benar? Sisa usiamu hanya 1 tahun 2 bulan?Apakah ini benar dan tidak salah?" tanya Oichi seolah masih tak percaya setelah membaca status milik Ellios itu.


"Benar sekali. Sebelum bertemu dengan sistem, saat itu dokter malah menvonis usiaku hanya tersisa satu bulan saja. Namun setelah aku menyelesaikan misi demi misi yang diberikan oleh sistem, akhirnya aku mendapatkan perpanjangan usia." jawab Ellios masih menatap layar hologram kebiruan itu.


Oichi masih menatap layar hologram itu dan mengangguk-anggukkan kepalanya dengan memasang wajah yang sangat serius.


"Kamu memiliki kemampuan untuk memikat para gadis? Hampir sama seperti sistem yang aku miliki ya. Wah!! Keren!! Apa kamu pernah memakainya, Ellios?" tanya Oichi ingin tau.


"Tidak. Aku tidak pernah memakainya sama sekali. Aku tidak terlalu menyukai kemampuan itu." jawab Ellios dengan jujur.


Lagi-lagi Oichi hanya mengangguk-anggukkan kepalanya beberapa kali, namun sepasang netranya masih menatap layar hologram kebiruan itu dengan seksama.


"Kamu juga mendapatkan hadiah misteri badan kekar dan six pax? Jadi semua itu adalah hadiah dari sistem, Ellios?" tanya Oichi yang sebenarnya terdengar cukup konyol dan mulai beralih menatap wajah Ellios lalu menuruninya menatap badan Ellios yang masih terlihat cukup besar dan kekar, karena sweater yang dikenakan oleh Ellios saat ini cukup press body.


Pertanyaan dan tatapan itu cukup membuat Ellios merasa kikuk kembali. Namun akhirnya Ellios mulai menjawabnya dengan jujur.


"Sebenarnya bukan aku yang menginginkan semua itu! Bahkan aku sama sekali tidak menyukai badan kekar yang seperti ini. Dan sebenarnya aku lebih menyukai tubuh asliku. Andai aku bisa memilih, aku akan lebih menyukai tubuh lamaku. Namun aku tidak bisa menolak hadiah itu." ucap Ellios dengan jujur.


Mendengar jawaban dari Ellios, seketika Oichi tertawa renyah.


"Ahaha ... sudah-suah! Lebih baik rerima saja, Ellios! Sayang jika kamu menolaknya loh. Sistem akan selalu memberikan apapun yang terbaik untukmu. Begitu juga dengan tubuh yang kamu miliki saat ini. Hal ini akan menjagamu dan membuatmu lebih aman. Dan sebenarnya kamu sangat cocok kok." ucap Oichi dengan tawa kecil, namun apa yang dia ucapkan adalah jujur.


Ellios meringis dan mengusap tengkuknya. Sebenarnya Oichi memang memuji sistem, namun secara tak langsung Oichi juga memuji tubuh atketis Ellios. Dan tentu saja hal itu membuat Ellios merasa sangat malu dan kikuk kembali.


Oichi kembali membaca status Ellios.


"Keahlian memulihkan tubuh yang terluka dalam waktu 1 menit hingga 5 menit? Segala luka apapun dan waktu penyembuhan tergantung luka yang sedang dialami? Wah ... jadi karena ini luka pada punggungmu tadi tiba-tiba saja menghilang tanpa bekas begitu saja ya? Ini sungguh sangat keren, Ellios!!" celutuk Oichi begitu takjub luar biasa.


"Iya. Kau benar sekali. Maka dari itu, tak perlu ke rumah sakit. Namun karena tubuhku cukup rentan saat terluka, maka pengobatan akan memakai waktu maksimal."


"Keren sekali!! Itu artinya kamu tak bisa terluka dan akan selalu pulih kembali jika kamu terluka! Apakah itu artinya kamu juga tidak akan bisa mati, Ellios? Seperti sistemmu. Sistemmu adalah untuk menjadi seorang manusia abadi bukan?" ucap Oichi menyimpulkan dan sekali-kali dia melirik status di dalam layar hologram kebiruan itu.


"Sebenarnya soal hal itu aku belum mengetahuinya." jawab Ellios dengan jujur.


Oichi memganggukkan kepalanya kembali samar dan dia kembali melanjutkan membaca status Ellios. Namun tiba-tiba saja Oichi mulai membulatkan sepasang mata beningnya ketika melihat salah satu kemampuan khusus lainnya yang dimiliki oleh Ellios yang menurutnya cukup unik.


"Kemampuan memiliki mata tembus pandang? Apa ini artinya kamu bisa melihat dengan menembus pandang? Melihat semuanya?" ucap Oichi seakan tak percaya jika Ellios juga memiliki kemampuan seperti itu. Kemampuan yang cukup fantastis.


Anggukan pelan Ellios membuat Oichi segera menutup bagian dadanya dengan kedua tangannya karena Ellios bisa menembus pandang. Bahkan Oichi juga melupakan sebuah status non aktif yang sebenarnya sudah jelas terpampang di belakangnya.


"Oichi, ini tidak seperti itu ..." ucap Ellios dengan cepat dan gelagapan.


Dia melambaikan kedua tangannya untuk menyangkal pemikiran Oichi, jika saat ini Ellios sedang tidak memakai kekuatan super tembus pandangnya saat ini.


"Lalu? Apa maksudnya ini?" tanya Oichi masih saja tidak bisa berpikir jernih.


"Jangan khawatir. Kekuatan mata tembus pandangku hanya akan berfungsi jika aku mengaktifkannya saja kok! Lagipula aku tidak boleh sering memakainya. Selama ini aku bahkan baru memakainya 2 kali saja. Dan itu adalah untuk memecahkan kasus di kampusku saat itu." jawab Ellios dengan jujur.


"Ohh, begitu rupanya ya?" ucap Oichi menurunkan tangannya kembali dan tertawa renyah. "Baiklah. Bagaimana jika sekarang kamu juga melihat statusku?" imbuh Oichi menawarkan.


"Hhm? Baiklah. Jika kamu mengijinkannya." Ellios menyauti dengan ramah dan mulai menarik tangannya kembali yang sejak dari tadi berada pada tengkuk Oichi.


"Hhm. Okay!!"


Namun belum sempat Oichi memperlihatkan status terbarunya kepada Ellios, tiba-tiba saja sebuah lantunan melodi indah mulai terdegar dari ponsel Ellios.


Ellios meraih ponselnya untuk melihat nama si pemanggil yang ternyata dia adalah Jullian. Setelah meminta ijin kepada Oichi, akhirnya Ellios mulai mengangkat panggilan dari sahabatnya itu.