
Hakken mengkerutkan sepasang alis tegasnya karena merasa terkejut bukan main. Dia sangat tidak menyangka jika yang sudah berusaha untuk menjatuhkan Oichi adalah kekasihnya sendiri. Sissy seketika menjadi gemetaran dan wajahnya menjadi pucat pasi. Keringat dingin mulai mengucur dan membasahi pelipisnya.
Hari ini dia datang untuk melihat Oichi terpuruk dengan semua yang terjadi, namun rupanya semua malah berbalik kepada dirinya sendiri. Sissy sangat tidak menyangka jika semua akan menjadi seperti ini. Padahal dia dia mengira keselamatannya sudah ada yang menjaminnya.
"Sissy!! KAMU!!!" geram Hakken mengeraskan rahangnya menatap gadis cantik yang duduk tepat di sebelahnya yang masih mematung. "Aku sungguh tidak menyangka kamu bisa melakukan semua ini kepada Oichi! Padahal Oichi tak pernah mengusik hidupmu sama sekali! Mengapa kamu tidak pernah bisa berubah? Mengapa kamu selalu saja mengganggunya, Sissy?!" cecar Hakken dipenuhi dengan amarah dan kekecewaan yang memuncak.
Dia sangat kecewa dan juga murka. Biar bagaimanapum Oichi adalah idol yang harus selalu dilindunginya saat ini. Namun kekasihnya sendiri malah berusaha untuk menghancurkan dan menjatuhkan Oichi begitu saja.
"Ha-Hakken ... ma-maafkan aku ... aku tidak bermaksud melakukan semua ini. Ini semua karena ..." ucap Sissy bergetar dan sepasang matanya sudah berkaca-kaca.
"Bukan padaku kamu harus minta maaf, Sissy! Namun seharusnya kepada Oichi-lah kamu harus meminta maaf!" tandas Hakken memotong ucapan penyesalan dari Sissy. "Satu hal yang ingin aku sampaikan padamu! Aku kecewa padamu! Aku sungguh muak melihat sikapmu! Mulai saat ini kita PUTUS!"
Mendengar kata-kata itu dari Hakken, Sissy membeku seketika. Hatinya seketika hancur berkeping-keping. Lelehan air mata hangat mulai membasahi pipi putihnya yang selalu tak luput dari perawatan super wow itu.
Namun Hakken sama sekali tidak menghiraukan semua itu. Dia sudah terlanjur kesal, kecewa dan sangat marah dengan segala tingkah Sissy.
Sementara itu DG yang sedang duduk bersama dengan Rainy di sebuah bangku khusus, seketika menatap Rainy dengan tatapan penuh dengan intimidasi. Sedangkan Rainy yang pada awalnya begitu berbinar dan percaya diri, seketika menjadi pucat dan tak bisa berkata-kata setelah melihat apa yang baru saja Yue putarkan untuk mereka semua.
"Rainy, aku sungguh tidak menyangka jika kamu tega melakukan hal ini. Kamu dan Oichi adalah rekan seperjuangan. Namun kamu malah melakukan hal kotor seperti ini padanya. Aku sangat tidak menyangka dan aku sangat kecewa padamu, Rainy." ucap DG seolah tak mempercayai semua ini.
"Se-senior DG ... i-ini pasti hanya salah paham. Pasti ada seseorang yang sengaja ingin menjebakku! Aku tidak mungkin sejahat itu kepada Oichi, Senior DG! Ini pasti sabotase! Aku tidak mungkin melakukan semua ini ..." Rainy berusaha mengelak dan merai lengan DG, berharap DG akan mempercayai dan membela dirinya.
Belum sempat DG menjawabnya lagi, sudah terdengar suara seorang pria dewasa yang penuh kharismatik tinggi menggema di seluruh ruangan, dan seketika membuat seisi ruangan ini terdiam membisu.
"Rainy! Kamu sudah berbuat hal kotor seperti ini! Aku harus memberikan hukuman untukmu! Mulai sekarang kamu dikeluarkan dari Diamond Entertaiment! Aku sama sekali tidak membutuhkan orang seperti dirimu yang mau melakukan hal kotor hanya untuk kepentinganmu sendiri!" tandas tuan Raymond yang terlihat sudah dipenuhi dengan amarah dan rasa kecewa luar biasa.
"Tap-tapi, Tuan Raymond ... aku bahkan sudah menghabiskan waktu selama 4 tahun untuk menjadi seorang trainee. Tuan tidak bisa melakukan hal ini padaku ... menjadi seorang idol adalah impianku. Aku mohon jangan lakukan ini padaku, Tuan ..." ucap Rainy sangat cemas.
"TIDAK BISA! Kamu akan diberhentikan karena perbuatan tak terpuji ini! Manager Ha! Siapkan semua berkas untuk pemberhentian kontrak kerja dengannya! Dan kamu, Hakken! Urus gadis itu dengan benar sesuai hukum! Acara pers juga sudah sampai disini!" tandas tuan Raymond menatap Hakken tajam lalu meninggalkan tempat ini.
"Baik, Paman Raymond!" sahut Hakken, yang rupanya adalah keponakan dari tuan Raymond.
Beberapa petugas juga mulai mengosongkan tempat ini, dan tidak memberikan kesempatan untuk para wartawan dan reporter bertanya. Hingga akhirnya dengan sangat terpaska mereka meninggalkan ruangan itu.
"Tidak mungkin! Ini tidak mungkin! Senior DG, tolong aku! Aku mohon tolong aku, Senior DG! Bukankah senior mengatakan jika akan selalu mendukungku? Kumohon, Senior ... hiks ..." Rainy menangis dan meraih lengan DG.
"Rainy, aku tidak bisa menolongmu! Sorry! Kamu sudah berani berbuat, itu artinya kamu juga harus berani menanggung semua resiko! Kamu sangat jahat ... aku sungguh kecewa padamu ..." DG melepaskan tangan Rainy dan segera meninggalkan tempat itu.
"Ayo ikut aku! Kamu harus dihukum Sissy! Kamu harus membayar semua atas apa yang telah kamu lakukan!" Hakken menarik paksa Sissy untuk meninggalkan ruangan ini dan diikuti oleh beberapa keamanan.
Beberapa keamanan juga mendatangi Rainy dan segera membawa Rainy pergi. Namun mereka harus bekerja keras, karena Rainy melakukan pemberontakan.
Oichi yang menyaksikan semua itu tak bisa menutupi senyuman tipisnya lagi. Rasanya begitu puas setelah melakukan semua ini. Karena si perusuh, kini telah mendapatkan sebuah hukuman yang setimpal. Tak bisa dibayangkan seberapa frustasinya Rainy dan Sissy saat ini.
Rainy kehilangan profesi impiannnya sebagai seorang idol, semua perjuanganya juga menjadi sia-sia, dan namanya akan buruk serta mendapatkan blacklist di dunia entertaiment.
Sementara Sissy akan kehilangan Hakken untuk selamanya. Bahkan sepertinya Hakken akan sangat membencinya saat ini.
[ Mission successed. Selamat nona Oichi. Misi telah diselesakan dengan sempurna. ]
Ucapan Cornor sang pemandu sistem semakin membuat senyuman Oichi semakin mengembang. Wajah ayunya terlihat berbinar.
...🍁🍁🍁...
"Whooaaa!! Lega sekali! Masalah sudah bisa disesaikan. Dan kini mereka berdua telah menerima hukuman! Rasakan!! Ahaha ... aku harus mentraktir Alecio! Karena semua ini berkat dia!!" gumam Oichi penuh binar lalu mengirimkan sebuah pesan untuk Alecio. Sebuah pesan ajakan untuk makan bersama.
"Cornor, tampilkan status terbaruku dan bacakan untukku!" titah Oichi sambil mengenakan beberapa skin care malamnya.
[ Baik, menampilkan status dimulai. ]
DING ....
[《《《《《《《 Idol System 》》》》》》》
Nama : Maeda Oichi
Usia : 16 Tahun
Ras : Human
Kecantikan : 80
Kepintaran : 45
Kelincahan menari : 75
Skill menyanyi : 79
Kharisma : 78
- Vocal :
☆ Rapper : Level 5 ( Max 10)
☆ Lagu mellow : Level 8 ( Max 10 )
☆ Rock : Level 4 ( Max 10 )
☆ J-Pop : Level 7 ( Max 10)
☆ Jenis lagu lainnya (menyesuaikan) : Level 5 ( Max 10 )
- Dance : Level 7 ( Max 10 )
Poin sistem : 82
Poin kemampuan : 85
Dana : 960.000 yen ( kira-kira 110.400.000 rupiah )
Misi : 16 ( belum dibuka )
Hadiah misteri misi 15: 1 unit mobil Bugatti La Boiture Noire
Kemampuan spesial :
☆ Memakai make up khas Oichi
☆ Meniru tarian hanya dalam sekali melihatnya
☆ Bermain dan menguasai segala jenis alat musik
☆ Menyihir / memikat siapapun hanya setelah mendengarkan suaramu ataupun menatap matamu sesuai dengan yang nona kehendaki
☆ Kemampuan berbicara, berinteraksi dan bernyayi dalam bahasa asing ( fasih dalam pronounciation )
☆ Memainkan segala jenis alat musik
Sistem pemandu : Cornor
《《《《《《《 Idol System 》》》》》》》]