
BUAGGHH ...
Rainy yang sedang melenggang bersama dengan teman-temannya, sengaja menyenggol Oichi yang kebetulan berpapasan dengannya hingga membuat Oichi hampir saja terjatuh.
Namun rupanya tubuh Oichi malah terhuyung ke belakang dan menabrak seseorang pria yang kebetulan berada di belakangnya.
BUGHH ...
"Oopss ... sory! Aku tidak sengaja!" ucap Rainy dengan entengnya dan memasang wajah tak bersalah. "Eh ada senior DG. Senior baik-baik saja bukan? Ahhh ... pakaian seion DG malah jadi kotor dan kusut seperti ini karena tertabrak junior Oichi!!"
Imbuh Rainy memasang wajah manis ketika menyadari jika pemuda yang di belakang Oichi adalah DG, salah satu seniornya yang kini sudah sukses menjadi salah satu idol besar.
Namun yang sangat mengejutkan DG malah tak menghiraukan Rainy sama sekali, dia malah menatap Oichi yang masih berdiri dengan bantuannya, karena Oichi hampir terjatuh beberapa saat yang lalu.
"Maaf, Senior ..." ucap Oichi berusaha untuk berdiri kembali.
"Hhm. Apa kamu baik-baik saja, Oichi? Benar itu bukan namamu?" ucap DG mengabaikan Rainy.
"Eh? Iya ... aku baik-baik saja, Senior DG. Te-terima kasih ..." ucap Oichi sangat gugup karena ini adalah pertama kalinya dia bertemu idol besar seperti DG, dan berada sedekat ini. Mungkin rasanya jantungnya seakan mau melompat begitu saja dari tempatnya.
Apa?!Senior DG mengabaikanku dan malah mempedulikan Oichi si amatiran ini?! Menyebalkan sekali!! Dia bukan hanya bisa debut secara instan!! Namun dia juga bisa menarik dan merebut perhatian para senior dan para pelatih!! Oichi!! Aku tidak akan membiarkan semua ini!! Aku akan membuatmu merasakan perjuangan yang sesungguhnya!! Kamu tidak boleh secepat ini menuju puncak!! Tidak boleh!!
Batin Rainy mengeraskan rahang indah dan sempurna berbentuk V-shape itu. Dia merasa sangat kesal dan semakin membenci Oichi.
"Sama-sama. Persiapkan dirimu dengan baik! Karena kamu akan segera debut." ucap DG ramah, bahkan dia juga tersenyum tipis menatap Oichi.
"I-iya. Terima kasih, Senior DG. Kalau begitu aku permisi, karena aku harus segera pulang. Sampai jumpa!" Oichi membungkukkan badannya dan seger meninggalkan mereka berdua.
"Senior DG, sudah lama kita tidak makan malam bersama. Bagaimana jika kita makan malam bersama?" tanya Rainy kembali ramah dan memasang senyuman terbaiknya.
"Tidak, Rainy. Aku harus segera kembali ke apartemen. Karena harus menyelesaikan beberapa hal untuk album baruku. Kamu juga pulanglah. Persiapkan dirimu dengan baik juga, terlebih kesehatan serta jaga kelembapan tenggorokanmu. Aku pergi ..." ucap pemuda bergaya stylish dan fashionable itu.
Ughh!! Lagi-lagi dia menolakku. Menyebalkan!!
Batin Rainy menatap kepergian DG dengan sangat kesal.
...🍁🍁🍁...
Pulang dari Agensinya, Oichi memutuskan untuk mampir di sebuah kafe untuk mendapatkan makan malamnya. Malam ini dia ingin sedikit merayakan keberhasilan atas dirinya. Sehingga dia mengunjungin sebuah kafe yang kebih bergengsi dibandingkan dengan tempat-tempat biasa yang pernah dia kunjungi sebelumnya.
Dia memilih di tempat pojokan yang sepi agar lebih bebas dan leluasa. Karena bagaimanapun beberapa orang pastinya akan mengenali dirinya sebagai salah satu trainee dari sebuah agensi besar di prefektur Tokyo.
Dia memesan beberapa makanan yang minuman untuk dirinya sendiri. Tak menunggu lama, pesanannya sudah datang dan dia segera menyantapnya dengan bersemangat. Wajah ayunya terlihat begitu berbinar malam ini, karena masih merasa sangat bahagia mengingat pengumuman dari Agensi raksasa yang baru saja menyatakan jika dia akan segera debut.
"Semua makanan ini sangat lezat, Cornor! Andai saja kamu juga bisa merasakannya juga. Hehe ..." gumam Oichi dengan mulut penuh dengan daging wagyu, sehingga ucapannya tak jelas.
[ Jika aku berwujud, apakah nona Oichi akan merasa senang? ]
Tanya pemandu sistem Cornor menyauti.
"Hhm? Tergantung wujudnya sih. Jika wujudmu menyeramkan pasti aku tidak akan menyukainya dan malah akan takut. Tapi jika wujudmu menarik, pastinya aku akan sangat menyukainya. Uhhmm ... tapi lebih baik seperti ini saja deh, Cornor! Karena jika kamu berwujud, aku malah akan kesulitan dan kerepotan saat aku sedang berada di sekolahan atau saat aku ada di agensi."
Ucap Oichi cepat-cepat sambil meneguk jusnya.
[ Baik, Nona. ]
"Oh iya. Tolong tampilkan status terbaruku, Cornor! Aku tak sabaran untuk melihatnya!" titah Oichi antusias.
Dia sangat penasaran dengan hadiah apa yang akan diberikan oleh Cornor saat ini. Dan tentunya hadiah kali ini adalah sebuah hadiah yang besar dan sangat fantastis, seperti yang sudah dijanjikan oleh Corner sebelumnya.
[ Baik, Nona. Menampilkan status dimulai. ]
SRRTT ...
DING ...
Sahut Cornor dengan patuh dan disertai dengan beberapa berkas cahaya menyilaukan terlihat, yang berakhir dengan sebuah tampilan layar hologram berwarna merah muda lembut tepat berada di hadapan Oichi.
《《《《《《《《 Idol System 》》》》》》》》
Nama : Maeda Oichi
Ras : Human
Kecantikan : 61
Kepintaran : 27
Kelincahan menari : 52
Skill menyanyi : 55
Kharisma : 52
- Vocal :
☆ Rapper : Level 4 ( Max 10)
☆ Lagu mellow : Level 6 ( Max 10 )
☆ Rock : Level 1 ( Max 10 )
☆ J-Pop : Level 5 ( Max 10)
☆ Jenis lagu lainnya (menyesuaikan) : Level 1 ( Max 10 )
- Dance : Level 6 ( Max 10 )
Poin sistem : 60
Poin kemampuan : 61
Dana : 240.000 yen ( kira-kira 27.600.000 rupiah )
Misi : 12 ( belum dibuka )
Hadiah misteri misi 11 : 1 unit apartemen Penthouse Azabu.
Kemampuan spesial :
☆ Memakai make up khas Oichi
☆ Meniru tarian hanya dalam sekali melihatnya
☆ Bermain dan menguasai segala jenis alat musik
☆ Menyihir / memikat siapapun hanya setelah mendengarkan suaramu ataupun menatap matamu sesuai dengan yang nona kehendaki
☆ Kemampuan berbicara, berinteraksi dan bernyayi dalam bahasa asing ( fasih dalam pronounciation )
Sistem pemandu : Cornor
《《《《《《《 Idol System 》》》》》》》
Oichi membulatkan sepasang matanya sempurna setelah membaca status terbarunya. Rasanya hampir saja tidak mempercayainya dan seakan seperti mimpi saja.
"I-ini ... status ini tidak sedang eror kan, Cornor? Apakah ini benar? Aku mendapatkan satu unit apartemen penthhouse di Azabu? Apartemen termahal dan bergengsi di Tokyo? Dan aku mendapatkan penthouse-nya?" ucap Oichi masih saja syok dan memelototi layar hologram di hadapannya itu.
Apartemen Penthouse adalah sebuah unit mewah yang berada di lantai teratas bangunan apartemen. Apartemen ini menawarkan keindahan pemandangan dari atas gedung yang tentunya sangat memukau.
Ditambah lagi apartemen Azabu adalah salah satu apartemen bergengsi di Tokyo. Tempat ini adalah tempat dimana orang-orang kelas atas berada. Para pejabat tibggi, aktor, model, pemain golf ternama, dan lain sebagainya. Bisa dibayangkan bagaimana menempati sebuah penthose yang berada di apartemen Azabu? Fantastis!!
[ Semua ini adalah benar, Nona Oichi. Hadiah itu adalah milik nona. Nona bisa segera pindah kesana, karena detik ini juga kepemilikannya adalah milik nona Oichi sepenuhnya. ]
Ucap Corner datar seperti biasanya.
Tiba-tiba saja segerumul cahaya putih kecil seperti pusaran angin mulai terlihat di hadapan Oichi. Sebuah kartu keemasan mulai mengambang di hadapannya dan Oichi mulai meraihnya.
[ Itu adalah kartu akses untuk memasuki apartemen baru milik nona. ]
Ucap Cornor menjelaskan.