Become An Idol By System

Become An Idol By System
Berita Hangat



Keesokan harinya semua media sedang menyiarkan beberapa berita yang sama. Yaitu beredarnya beberapa foto dan video tentang masa lalu seorang idol yang memilikuli wajah buruk, jelek dan bau.


Berita itu sangat menggemparkan dunia hiburan maupun seluruh Jepang. Terlebih untuk Diamond Entertaiment yang menjadi kalang kabut, karena idol yang sedang diberitakan oleh seluruh media adalah salah satu idol yang berada di bawah naungannya.


Di sebuah apartemen elit di prefektur Yokohama, tepatnya di penthouse dari apartemen Azabu seorang gadis terlihat masih tertidur sangat lelap dengan memeluk sebuah guling.


TRING ...


TRING ...


TRING ...


Puluhan pesan dan beberapa panggilan masuk ke dalam ponselnya, namun tak dihiraukannya sama sekali. Gadis yang tak lain adalah Oichi itu, memang memiliki sebuah kebiasaan yang cukup buruk. Yaitu sulit untuk dibangunkan ketika dia sedang tertidur, terlebih jika dia sedang kelelahan dan sangat mengantuk seperti saat ini.


Namun setelah beberapa saat tiba-tiba saja seorang wanita cantik dengan balutan pakaian formal mulai memasuki apartemen Oichi dengan langkah yang sangat terburu. Dia masuk dan menyisiri setiap ruangan di apartemen milik Oichi berharap akan segera menemukan Oichi.


Raut wajahnya terlihat penuh dengan kekesalan dan kekhawatiran. Hingga akhirnya setelah beberapa saat, dia mulai menemukan Oichi masih terbaring sangat nyenyak di atas pembaringannya.


Wanita cantik itu berkacak pinggang dan menggeleng-gelengkan kepalanya beberapa kali. Dia sangat bingung dan tak habis pikir, bagaimana Oichi bisa dengan sangat santai seperti ini.


Dengan kesal akhirnya wanita cantik itu menarik selimut Oichi dan hanya membuat tubuh Oichi sedikit menggeliat saja. Karena tak ada respon lagi, akhirnya wanita cantik dengan blazer biru muda yang dipadankan dengan rok span putih itu kini mulai menarik guling Oichi.


"Oichi, bangun!!" wanita itu mulai mengguncang tubuh Oichi pelan, namun Oichi masihbsaja hanya menggeliat.


"Oichi bangun dan lihatlah apa yang sedang terjadi saat ini!! Semua orang sedang membicarakanmu!" ucap wanita cantik itu mulai merasa kesal.


"Ugghh ... ada apa, Kak Yue? Apakah sesuatu sedang terjadi saat ini? Bukankah hal seperti ini sudah biasa terjadi? Bukankah setiap hari mereka memang selalu membicarakanku?" sahut Oichi dengan malas dan masih memejamkan matanya.


Yue adalah manager baru Oichi yang sebenarnya adalah kakak sepupu dari Ken. Dia sudah terbiasa dengan dunia entertaiment, dan kebetulan sedang mencari sebuah pekerjaan. Dan kebetulan Oichi juga sedang membutuhkan seorang manager saat itu. Hingga akhirnya Ken mengenalkan Yue kepada Oichi dan mereka berdua sepakat untuk bekerja sama.


Namun meskipun baru saling mengenal, namun mereka berdua bisa langsung kompak dan merasa nyaman satu sama lain.


"Oichi! Cepat bangun dan lihatlah semua ini! Kali ini bukan masalah kecil! Dan mereka semua sedang membicarakan keburukanmu, menggunjing dan memakimu! Bukan memujamu seperti biasanya!" ucap Yue kesal karena Oichi masih saja sangat santai dan tertidur pulas.


"Hhm? Itu tidak mungkin, Kak Yue." sahut Oichi dengan santai masih dengan sepasang mata yang terpejam.


Oichi masih merasa sangat yakin dunia dan kehidupannya akan baik-baik saja. Karena dia memiliki sistem dan kekuatan fantastis yang bisa menundukkan siapapun yang dia kehendaki, hanya dengan menatapnya atau hanya dengan mendengarkan suaranya saja.


"Apanya yang tidak mungkin?! Makanya bangun dan lihatlah dulu!" celutuk Yue semakin kesal dan menarik salah satu tangan Oichi hingga membuat Oichi terduduk.


"Hhm? Memang apa yang sebenarnya sedang terjadi sih, Kak? Sepertinya sangat serius sekali. Hoamm ..." Oichi mengucek kedua matanya lalu menguap lebar dengan salah satu tangan menutup mulutnya. Sementara tangan yang lainnya dibukanya lebar ke atas.


Oichi segera memeriksa dan membacanya. Sikap santainya seketika berubah menjadi serius. Sepasang matanya membulat sempurna dan mulutnya menganga cukup lebar. Berita pagi itu sangat mengejutkan dirinya!


Untuk beberapa saat Oichi membeku dan tak bisa berkata-kata. Dia sangat terkejut dan syok bukan main saat melihat berita-berita itu. Beberapa foto dan video tentang dirinya di masa lalu tiba-tiba saja tersebar di media sosial. Disaat dia masih sangat jelek, bau, dan tak terawat.


Ba-bagaimana mungkin? Siapa yang melakukan semua ini padaku? Mengapa dia melakukan semua ini? Mengapa?


Batin Oichi masih menatap lekat layar tablet itu, dan tanpa sadar sepasang manik-manik bening itu sudah berkaca-kaca karena seakan semua kejadian di masa lalunya kembali terlintas nyata saat ini.


"Oichi, katakan sesuatu padaku ... apakah gadis itu benar-benar kamu?" tanya Yue membuyarkan lamunan Oichi.


Oichi masih saja terdiam dan tidak menjawab pertanyaan dari Yue.


"Oichi, katakan padaku ..." ucap Yue lagi mulai meraih kedua bahu Oichi dan memutar tubuhnya hingga menghadapkannya padanya.


"Kk-kak ... it-itu ..." ucap Oichi bergetar dan sangat berat.


Dia tak bisa melanjutkan ucapannya kembali dan malah menunduk lalu menangis terisak. Yue yang melihat Oichi yang biasanya selalu terlihat cantik dan ceria di hadapannya, kini untuk pertama kalinya dia melihat artisnya merasa sedih dan terpuruk seperti ini.


Dan dari sikap Oichi saat ini, Yue bisa menyimpulkan sesuatu. Jika semua foto dan video yang tersebar di seluruh media itu adalah benar, gadis itu adalah Oichi.


Yue meraih tubuh Oichi dan memeluknya. Dia mengusap punggung Oichi beberapa kali dengan lembut, berharap bisa sedikit menghibur Oichi.


"Oichi, kamu tenang saja. Ini bukan salahmu. Seseorang pasti memiliki masa lalu. Dan masa lalu setiap orang berbeda-beda. Kamu jangan takut. Aku akan membantumu." ucap Yue berusaha untuk menenangkan Oichi.


"Hiks ... tapi, Kak ... tapi semua orang akan membenciku sekarang, Kak ... aku memang jelek dulu, karena aku tidak bisaerawat diri. Tapi apa salahnya jika aku mulai merawat diri setelah itu? Hiks ... apakah aku salah? Aku hanya ingin diperlakukan normal dan wajar. Aku hanya ingin dianggap dan ingin dihargai oleh mereka saat itu. Tapi mereka malah selalu menghina dan meremehkanku saat itu. Hiks ... dan kini ... dan kini mereka malah berbuat seperti itu kepadaku disaat aku berubah ... apa aku salah, Kak?"


"Tidak! Kamu tidak salah, Oichi! Kamu tenang saja. Aku akan membantumu untuk menjelaskannya kepada tuan Raymond. Dan semua masalah ini akan segera beres. Jangan takut dan jangan khawatir."


"Hiks ... hiks ..."


"Ya sudah, sekarang kamu mandilah dan segera bersiap. Tuan Raymond sudah menunggu kita di agensi." ucap Yue dengan hangat dan mengusap lelehan air mata Oichi setelah melepas pelukannya.


"Tapi, bagaimana jika tuan Raynond akan sangat marah padaku, Kak? Aku takut sekali ..."


"Dimana Oichi yang biasanya selalu ceria dan tampil percaya diri?" sebuah pertanyaan yang terdengar begitu manis mulai dilontarkan oleh Yue dengan senyum manisnya.


"Sudah. Pokoknya kamu tenang saja. Semua akan baik-baik saja. Sekarang mandi dan bersiaplah ..." imbuh Yue lagi sambil menuntun Oichi menuju kamar mandinya.