
Ellios kembali berpamitan namun Oichi tetap menahannya. Bahkan gadis cantik itu menarik tangan Ellios dan berhasil membuat Ellios tertahan.
Oichi masih saja tak mengerti dengan Ellios. Sikap Ellios membuatnya berpikir keras, karena begitu sulit untuk ditakhlukkan olehnya. Sebelumnya dia sempat berpikir jika Ellios adalah pengguna sistem, namun rupanya Oichi hanya salah mengira, karena chip berkilauan pada lengan kanan itu tiba-tiba menghilang.
"Lalu mengapa kamu sangat dingin padaku, Ellios? Seakan kamu tak menyukai saat berada di dekatku? Aku sungguh tak mengerti dengan semua ini." ucap Oichi semakin menarik tangan Ellios hingga membuat tubuh Ellios terhuyung ke arahnya.
Namun dengan cepat Ellios segera menggunakan tangan kanannya yang bertumpu di atas pembaringan untuk menahan tubuhnya, hingga tidak terjatuh menindih tubuh Oichi.
"Katakan padaku ... mengapa kamu bisa melakukan semua ini padaku, Ellios?! Selama ini tidak ada yang bisa melakukan ini padaku ..." ucap Oichi begitu lirih dengan posisi wajah mereka berdua yang sudah menjadi sangat dekat.
Bahkan kini Ellios bisa merasakan hembusan nafas hangat dari gadis cantik itu sekarang. Ellios semakin membulatkan sepasang matanya dan seketika tubuhnya seperti membeku, namun wajahnya sudah menjadi begitu merah saking kikuk dan malunya di hadapan Oichi.
I-ini terlalu dekat sekali. Aku bahjan tidak pernah berada sedekat ini dengan gadis manapun sebelumnya. Sekalipun dengan Alisha ...
Batin Ellios menjadi semakin gugup, karena ini adalah pertama kalinya dia berada di jarak yang sangat dekat dengan seorang gadis.
Selama beberapa saat mereka hanya saling bertatapan. Hingga akhirnya Oichi malah mengalungkan salah satu tangannya pada leher Ellios dan semakin menariknya
Sementara Ellios malah merasakan jika tubuhnya malah bergerak diluar kesadarannya dan semakin mendekati Oichi. Bahkan Ellios mulai memiringkan wajahnya dan semakin mendekati wajah ayu Oichi. Mereka berdua hampir saja berciuman!
Ughh ... bagaimana ini? Tubuhku masih bergerak di luar kendaliku. Mengapa tubuhku masih belum bisa bergerak sesuai dengan perintahku?! Tubuh dan wajahku kini malah semakin mendekati Oichi. Ayo, Ellios!! Lawan semua ini!! Lawan Ellios!!
Batin Ellios mulai berusaha untuk mengendalikan tubuhnya kembali yang sempat hilang kendali dengan sekuat tenaganya.
Ellios berusaha untuk menahan dirinya, dia mulai berkonsentrasi dan memfokuskan dirinya untuk mengambil alih kendali tubuhnya kembali. Ellios semakin memberikan tekanan pada tangan kanannya dan berusaha untuk menahan tubuhnya agar sedikit menjauh dari Oichi.
Hingga pada akhirnya kini Ellios sudah berhasil mundur dan sedikit menjauh beberapa inchi dari Oichi. Oichi yang menyadari hal itu, merasa semakin kesal karena merasa Ellios sudah menolak dan memberikan tamparan keras untuknya, bahkan dia merasa jika Ellios sudah mempermalukan dirinya.
Tidak boleh gagal! Atau aku akan mendapatkan pinalti dari Cornor! Aku harus mendapatkan pemuda yan sangat super aneh ini!
Batin Oichi Oichi malah semakin mendongak untuk mendekati wajah Ellios dengan, hingga akhirnya sebuah ciuman itu hampir saja terjadi. Namun tepat saat bibir mereka berdua akan saling bertaut, disaat itulah Ellios sedikit memalingkan wajahnya ke sisi samping hingga akhirnya kecupan itu malah mengenai pipi kiri Ellios.
Jantung Ellios seakan sudah hampir melompat dari tempatnya, dia mencapai tingkat kegugupan tingkat teringgi saat ini.
Kini Oichi mulai melepaskan Ellios dan mendorong tubuh Ellios karena merasa sangat malu di hadapan Ellios atas semua kejadian ini. Oichi malu karena sudah ditolak oleh seorang pemuda yang sangat biasa-biasa saja seperti Ellios!
Semua itu, tentu saja membuat Oichi merasa seperti kehilangan harga dirinya begitu saja. Rasa kesal, marah, kecewa dan malu semua bercampur menjadi satu. Membuatnya ingin marah-marah.
"Ma-maaf, Nona. Tapi aku harus segera kembali. Aku akan meminta Ken untuk datang kemari dan menemani nona Oichi. Karena orang seperti Ken lebih pantas jika dibandingkan orang seperti aku untuk merawat dan menemani nona Oichi. Permisi, Nona!"
Ucap Ellios masih berusaha untuk bersikap dengan ramah dan menghargai Oichi. Dia mulai berbalik dan melenggang.
Namun baru saja Ellios berjalan beberapa langkah dari tempatnya, Oichi berhasil menahannya kembali dengan ucapannya.
"Ellios!! Katakan dengan jujur kepadaku! Sebenarnya kamu memiliki sistem bukan? Jika tidak, maka kamu tidak akan bisa melakukan semua ini kepadaku! Kamu pasti memilikinya bukan? Sebelumnya kamu hanya berbohong kepadaku bukan?!" ucap Oichi yang rupanya masih saja mencurigai Ellios tentang sistem Ellios.
"Maaf, Nona Oichi. Tapi aku sama sekali tidak mengerti apapun dengan apa yang sedang nona bicarakan saat ini." jawab Ellios yang masih berdiri membelakangi Oichi yang terduduk di pinggiran tempat tidurnya yang mewah itu.
"Kau sungguh sangat menyebalkan!! Sekarang pergilah dari kamar dan rumahku sekarang juga!! Aku benar-benar sangat kesal dan marah padamu!! Jangan sampai kamu memperlihatkan dirimu lagi di hadapanku! Atau kamu akan benar-benar menyesalinya!! Karena kamu sudah sangat berani kurang ajar dan tidak sopan padaku!!" tandas Oichi yang sudah dipenuhi dengan amarah hingga membuat wajahnya menjadi semakin merah padam.
Sebenarnya Oichi juga merasa khawatir, jika Ellios akan memiliki sebuah niat buruk untuk mengumbar semua ini kepada teman-temannya, dan semua orang, terlebih kepada media. Yaitu tentang penolakan Ellios terhadap Oichi. Tentu saja hal itu akan menjatuhkan pamornya sebagai seorang idol nomor satu saat ini.
"Nona Oichi, aku sungguh minta maaf padamu. Aku sungguh tidak memiliki niat dan maksud apapun dengan nona. Apalagi niat buruk, aku sama sekali tidak pernah berpikiran akan hal itu, Nona. Namun ... aku sungguh minta maaf. Karena nona menjadi kurang nyaman akan sikapku yang seperti ini." ucap Ellios mulai berbalik menghadap Oichi dan sedikit membungkukkan badannya menghadap Oichi. "Sekali lagi aku minta maaf, Nona Oichi. Aku permisi."
Ellios berbalik kembali dan segera meninggalkan kamar itu. Sementara Oichi masih terlihat begitu kesal dan mulai bangkit dari duduknya. Dia menyapu meja riasnya dengan kedua tangannya, hingga membuat semua benda-benda yang pada awalnya tertata rapi di atas meja riasnya, kini seketika terjatuh di atas lantai dan berserakan seperti sampah.
SRRAAKK ...
[ Misi telah gagal dilakukan, Nona. Nona akan mendapatkan pinalti ...]
Ucapan Cornor tak didengarkannya dengan baik. Oichi malah semakin marah dan kesal luar biasa saat ini. Selain dipermalukan, dia juga telah gagal menjalankan misinya kali ini.
"Sialan! Ellios benar-benar sudah sangat keterlaluan! Ini semua sungguh sangat memalukan!! Seorang pemuda yang sangat biasa-biasa saja seperti Ellios bisa melakukan hal seperti terhadapku?! Cih ... bahkan misiku juga gagap karena dia!! Arrgghhhh!!" Oichi kembali menendang sebuah benda yang masih berada di lantai.