
Seorang pria paruh baya dengan pakaian rapi dan super mewahnya dan terlihat sangat necis, penuh wibawa dan kharismatik tinggi, terlihat sedang duduk di meja kerjanya dengan ekspresi seriusnya.
Dia terlihat sudah sangat tak sabar, sangat jelas saat dia mengetuk-ngetukkan jemarinya pada meja kerjanya. Hingga akhirnya dia mulai menikmati cerutunya untuk mengusir rasa bosannya dan sedikit menenangkan pikirannya. Sesekali dia mengelurkan kepulan asap putih melalui hidung dan mulutnya.
Tok ... tok ... tok ...
Sebuah ritme teratur terdengar dari pintu, menandakan sedang ada seorang tamu di luar yang sedang menunggu untuk dipersilakan masuk.
"Masuk!" titah pria paruh baya itu sambil mematikan rokoknya.
CEKLEK ...
Dua orang gadis cantik dengan penampilannya yang stylish dan fashionable mulai memasuki ruangan ini. Salah satu gadis yang mengenakan dress pendek itu hanya menunduk dan tidak berani mengangkat kepalanya.
Sementara gadis yang lainnya yang memakai pakaian formal, berjalan sedikit lebih depan dan mulai berkata dengan hormat.
'Selama pagi, Tuan Raymond. Maaf jika kami sedikit terlambat. Jalanan sangat macet." ucap gadis cantik yang tak lain adalah Yue berbohong.
Karena yang sebenarnya terjadi adalah, mereka terlambat datang karena Oichi yang sulit untuk dibangunkan.
Pria paruh baya itu adalah Raymond. Seorang owner sekaligus merangkap sebagai seorang CEO di dalam perusahaannya sendiri, Diamond Entertaiment. Salah satu perusahaan entertaiment besar dari Negeri Sakura ini
Raymond memicingkan sepasang matanya menatap kedua gadis itu secara bergantian. Tatapannya begitu penuh dengan intimidasi.
"Sekarang jelaskan semuanya padaku, Oichi!!" titahnya dengan suara besarnya yang masih terdengar cukup tenang.
Oichi masih terdiam dan membeku saja. Lidahnya terasa kelu hingga membuatnya berat untuk mengucapkan sesuatu.
"Oichi! Aku sedang bertanya kepadamu! Jawab aku dan katakan semuanya dengan jelas!" tandas Raymond lagi penuh dengan penakanan.
Tubuh Oichi terlihat gemetaran, namun sebenarnya dia sedang berperang dengan dirinya sendiri. Dia sedang berusaha untuk melawan rasa takutnya sendiri.
Oichi! Kamu pasti bisa menyelesaikan semua ini! Seperti yang kak Yue katakan! Setiap orang memiliki masa lalu! Namun seseorang bisa berubah menjadi lebih baik lagi jika dia mau berusaha keras! Aku ... selama ini juga selalu berusaha keras dan berjuang! Aku tidak curang!! Yeap!! Aku pasti bisa melewati semua ini!! Ayo, Oichi!! Katakan dengan jujur kepada tuan Raymond! Jika itu adalah memang kamu! Jangan takut!
Batin Oichi menyemangati dirinya sendiri dan berusaha untuk berperang melawan rasa ketakutannya saat ini.
DING ...
[ Misi selanjutnya akan segera dimulai, Nona. Misi kali ini adalah, nona harus bisa menyelesaikan masalah yang sedang terjadi saat ini. Nona harus bisa membersihkan nama baik nona Oichi dan mengungkap siapa yang telah berusaha untuk mencelakai nona.]
Kamu benar, Cornor! Hukum harus ditegakkan dan dia harus mendapatkan balasan dari apa yang telah dia perbuat! Aku akan segera menemukan pelakunya! Bagaimanapun caranya!
Batin Oichi mengepalkan kedua tangannya. Kini bukan lagi rasa takut yang dia rasakan, namun sebuah rasa benci dan kesal! Dan dia berjanji akan membalas si pembuat onar jika sudah menyelesaikan masalahnya kali ini.
"Tuan Raymond. Oichi hanya sedang sangat syok saat ini. Dia pasti akan menjelaskan semuanya. Dia pasti akan ..." ucap Yue belum menyelesaikan ucapannya karena tiba-tiba saja Oichi memotongnya.
"Kak Yue. Aku akan menjelaskan semuanya!" ucap Oichi pelan namun penuh dengan penekanan, kuat dan seakan kepercayaan dirinya mulai kembali lagi.
Oichi melangkahkan kakinya 2 langkah ke depan dan kini sedikit berada di depan Yue. Sementara Raymond masih terduduk di kursi empuknya dan masih menunggu Oichi untuk menjelaskan sesuatu. Sepasang matanya masih memicing tajam menatap Oichi.
"Tuan Raymond. Maafkan aku. Tapi semua berita yang beredar itu adalah benar. Itu adalah aku. Dan aku memang sangat jelek dan bau di masa lalu." ucap Oichi dengan jujur, dan kali ini dia begitu yakin saat mengucapkannya.
"Apa?!" Raymond terlihat sangat terkejut bukan main setelah mendengarkan jawaban dari Oichi.
Sebenarnya Raymond sangat tak menyangka jika orang itu adalah Oichi. Dia berharap jika semua yang terjadi saat ini hanyalah rekayasa dari antifansnya saja. Namun kini Oichi malah memberikan sebuah klarifikasi untuknya dan tentunya sangat mengejutkan!
"Bicara dengan jelas dan jujur, Oichi! Kami akan membantumu untuk menyelesaikan semua masalah ini. Jangan khawatir ..." ucap Raymond lagi dengan kening berkerut.
"Aku sudah mengatakannya dengan jujur, Tuan Raymond. Aku memang sekolah di SMP dan SMU Gakuen. Bahkan sampai saat ini aku juga masih sekolah disana. Jika tuan Raymond masih meragukan pernyataan dariku, maka sebenarnya itu cukup wajar. Banyak siswa dan siswi dari SMU Gakuen yang mengenaliku di masa lalu, tentu saja akan sangat mudah untuk mengorek informasi tentang masa laluku." ucap Oichi lirih namun dia tersenyum tipis.
"Aku hanya ingin berubah agar semua orang bisa sedikit saja memandang dan menghargaiku. Itu saja, Tuan. Apa aku salah? Aku berusaha keras untuk itu semua saat itu. Bahkan aku harus membunuh rasa takutku saat itu. Jila tidak, mungkin saja aku sudah berakhir saat ini ..."
Ucap Oichi semakin lirih, dan angannya kembali terlempar ke masa-masa itu, yaitu saat dia sangat terpuruk dan hampir bunuh diri saat itu. Hingga akhirnya dia malah bertemu dengan Cornor dan sistem yang selama ini selalu membantunya.
"Kamu tidak salah, Oichi! Baiklah! Aku sudah memutuskannya sekarang! Diamond Entertaiment akan mengadakan jumpa pers untuk melakukan klarifikasi. Datanglah besok ke agensi untuk menghadirinya." ucap Raymond memutuskan.
"Kamu adalah salah satu idol kami. Kamu jangan khawatir. Apapun masalah yang sedang menimpamu, kami akan sepenuhnya bertanggung jawab dan akan meng-cover semua masalah itu. Sekarang kembali dan beristirahatlah dulu!" ucap Raymond seadanya. " Yue, temanilah Oichi dan jangan tinggalkan dia! Dan jangan biarkan dia membuka media sosial apapun untuk saat ini sebelum masalah ini benar-benar sudah bersih." imbuh Raymond beralih menatap Yue.
"Baik, Tuan Raymond." sahut Yue dengan patuh dan merasa sangat lega, karena akhirnya Raymond mau melindungi Oichi untuk masalah yang sedang terjadi saat ini. "Kalau begitu kami permisi. Ayo, Oichi!"
"Tunggu, Kak ..." sela Oichi tiba-tiba dan sukses menahan langkah Yue kembali. "Tuan Ramond. Foto di masa laluku tiba-tiba saja tersebar. Itu artinya ada seseorang atau beberapa orang yang sedang dengan sengaja ingin menjatuhkan aku dan juga Diamond Entertaiment. Bisakah tuan Raymond juga menyelidiki mengenai ini? Aku sangat ingin tau siapa sebenarnya yang merencanakan semua itu."
"Tentu saja kami juga akan menyelidikinya. Kamu tenang saja ..." sahut Raymond santai.
"Baiklah. Kalau begitu kami permisi, Tuan ..." ucap Oichi membungkukkan badanya lalu bergegas pergi bersama Yue.
...🍁🍁🍁...