Become An Idol By System

Become An Idol By System
Si Iblis Rugby



Bukannya menyerah, namun papa tiri Oichi masih saja berusaha untuk melepaskan dirinya dari cengkeraman kuat Hakken. Bahkan dia masih saja memprovokasi Hakken. Padahal cengkeraman Hakken sangat kuat! Hingga pria dewasa itu sebenarnya kesulitan untuk bernafas.


"Bocah!! Kamu sudah bersikap sangat tidak sopan kepada orang tua dan kamu juga malah mengancam kami?! Apa orang tuamu benar-benar tak mengajarimu bertata krama selama ini?!" tandas pria dewasa itu malah menghina kedua orang tua Hakken.


Karena menyangkut pautkan kedua orang tuanya, seketika amarah Hakken semakin meluap-luap. Meskipun selama ini Hakken termasuk seorang putra pembangkang terhadap kedua orang tuanya dan selalu bersikap seenak jidatnya sendiri, tapi dia tak akan diam saja jika sampai ada seseorang yang berkata buruk tentang kedua orang tuanya.


Bahkan sebenarnya Hakken sangat dilarang keras untuk mengikuti klub American football. Karena permainan bola tangan itu sangat berbahaya dan bisa membuat cedera dan berakibat sangat fatal. Namun dia tetap saja kekeh dengan keinginannya untuk tetap bermain American football. Bahkan kini dia juga menjadi seorang ketua tim rugby di SMU-nya.


KRAKKK ...


Tiba-tiba terdengar ada sesuatu yang retak dan membuat pria dewasa itu mengerang kesakitan.


"Arrrggghhh ... tanganku!! Tidakkkkk" erangnya kesakitan.


BRUGGHH ...


Hakken menghempaskan tubuh papa tiri Oichi setelah dia mematahkan salah satu tangannya hingga jatu tersungkur di atas lantai dan menabrak pinggiran meja kayu.


"Sa-sayang, apa kamu baik-baik saja?" Mirae yang terlihat sangat khawatir dan dengan cepat menghampiri suaminya yang sudah terjatuh di atas lantai dengan memegangi tangannya yang kini sudah cedera.


"Bocah itu sangat keterlaluan!! Aku akan membuat perhitungan dengannya dan kedua orang tuanya!!" tandas pria dewasa itu masih emosi dan menahan rasa sakit pada tangannya.


Hakken memicingkan salah satu matanya dengan salah satu alis tegas itu ditariknya ke atas. Rasanya dia masih ingin menghajar orang itu hingga dia membungkam mulutnya sendiri karena rasa takutnya. Namun Oichi segera meraih lengannya dan menahan Hakken.


"Hakken, jangan ... sebaiknya kita pergi saja dari tempat ini." pinta Oichi tak ingin memperpanjang semua ini.


"Mereka ingin membuat perhitungan denganku, bahkan mereka ingin membuat perhitungan dengan kedua orang tuaku. Jadi aku akan mengabulkan keinginan mereka! Mereka akan membungkam mulutnya sendiri!!" tandas Hakken dengan sangat tegas.


"Hakken, tolong jangan lakukan itu. Karena hal ini akan mempersulitku, karena aku baru saja debut dan seharusnya aku menjaga rumor apapun tentang diriku. Kumohon padamu, Hakken ..." ucap Oichi penuh harap mendongak menatap pemuda yang memiliki tubuh kira-kita 186 cm itu.


Setelah berpikir sejenak, akhirnya Hakken menghembuskan nafas kasarnya ke udara dan mulai menjawab pertanyaan dari Oichi.


"Baiklah!!" mau tak mau Hakken menuruti Oichi, dan mengesampingkan keinginannya untuk memberi mereka pelajaran.


Hakken mengalihkan pandangannya menatap kedua pasangan matre itu dengan tajam.


"Kali ini aku akan melepaskan kalian berdua! Tapi jangan harap jika kelak kalian berdua masih berani membuat suatu masalah lagi dengan kami, maka disaat itu aku tak akan menahan diri lagi!" tandas Hekken penuh ancaman.


"Ayo kita pergi dari tempat ini, Oichi! Aku tidak mau berada di satu tempat dengan orang munafik dan penjilat seperti mereka!!" tandas Hakken lagi segera meraih tangan Oichi dan menggiringnya meninggalkan Rainbow cafe.


...🍁🍁🍁...


Rintik hujan terdengar memecah keheningan malam ini. Ritme indah dan teratur itu membuat Oichi merasa tenang dan mulai sedikit mengantuk saat dia menatapnya dari dalam balkon kamarnya ditemani dengan susu hangatnya.


Namun tiba-tiba saja bayangannya kembali terlintas oleh sosok Hakken saat dia memberikan pelajaran untuk kedua orang tirinya. Sebuah senyuman simpul mulai menghiasi wajah ayunya.


"Gila! Hakken sangat keren! Tapi dia juga menakutkan! Sorot matanya begitu tajam seperti elang yang sedang kelaparan, dan membuat orang kesulitan untuk bernafas. Auranya begitu dingin dan menakutkan saat itu. Pantas saja semua orang di sekolahan selalu menyebutnya iblis rugby. Rupanya semua rumor itu memang benar." gumam Oichi seketika rasa kantuknya menghilang begitu saja.


"Dan kamu, Cornor! Kamu telah memberikan misi yang cukup berbahaya untukku. Jadi kali ini kamu harus memberikan hadiah yang fantastis! Bukan begitu, Cornor?" imbuh Oichi sambil menikmati satu tusuk yakitori yang baru saja dia pesan melalui online.


[ Tentu saja, Nona. Nona Oichi tak perlu khawatir. Nona akan mendapatkan hadiah yang akan sangat berguna. ] Cornor menyauti.


"Hhm. Baiklah. Sekarang tampilkan status terbaru untukku, Cornor! Aku ingin melihatnya!"


[ Baik, Nona. Status akan segera ditampilkan. Silakan menunggu ...]


Hanya dalam beberapa detik saja, kini sebuah hologram berwarna merah muda lembut itu mulai terlihat tepat di hadapan Oichi. Dia segera memeriksanya satu persatu sambil menikmati yakitori tusukan keduanya.


《《《《《《《《 Idol System 》》》》》》》》


Nama : Maeda Oichi


Usia : 16 Tahun


Ras : Human


Kepintaran : 31


Kelincahan menari : 60


Skill menyanyi : 65


Kharisma : 64


- Vocal :


☆ Rapper : Level 4 ( Max 10)


☆ Lagu mellow : Level 7 ( Max 10 )


☆ Rock : Level 1 ( Max 10 )


☆ J-Pop : Level 6 ( Max 10)


☆ Jenis lagu lainnya (menyesuaikan) : Level 2 ( Max 10 )


- Dance : Level 6 ( Max 10 )


Poin sistem : 70


Poin kemampuan : 71


Dana : 960.000 yen ( kira-kira 110.400.000 rupiah )


Misi : 14 ( belum dibuka )


Hadiah misteri misi 13 : beberapa dana, beberapa penambahan poin sistem dan mendapatkan 1 kemampuan spesial ( periksa di inventory )


Kemampuan spesial :


☆ Memakai make up khas Oichi


☆ Meniru tarian hanya dalam sekali melihatnya


☆ Bermain dan menguasai segala jenis alat musik


☆ Menyihir / memikat siapapun hanya setelah mendengarkan suaramu ataupun menatap matamu sesuai dengan yang nona kehendaki


☆ Kemampuan berbicara, berinteraksi dan bernyayi dalam bahasa asing ( fasih dalam pronounciation )


☆ Memainkan segala jenis alat musik


Sistem pemandu : Cornor


《《《《《《《 Idol System 》》》》》》》


"Aku mendapatkan beberapa tambahan poin sistem, dana dan juga kemampuan sebuah kemampuan khusus untuk memainkan segala jenis alat musik ya? Hhm, lumayan juga sih. Karena aku memang sama sekali tidak bisa bermain musik apapun sebelumnya. Jadi seharusnya ini akan menjadi sangat berguna untukku." gumam Oichi masih menatap lekat layar hologram itu.


TRING ...


Sebuah notifikasi yang berasal dari ponsel Oichi mulai terdengar, menandakan ada sebuah pesan masuk. Dia segera membuka sebuah pesan yang baru saja dikirimkan oleh sebuah nomor baru.


Sepasang mata Oichi membulat sempurna setelah membaca isi pesan itu, seakan dia baru saja mendapatkan sebuah pesan yang sangat membuatnya merasa sangat terkejut dan khawatir. Bahkan tanpa berpikir panjang lagi, dia segera bangkit untuk mengambil pakaian hangatnya lalu mengenakannya.


Dia segera meninggalkan apartemen mewahnya dan segera memesan sebuah taxi online untuk mengantarkannya ke suatu tempat.


Bersambung ...