Become An Idol By System

Become An Idol By System
Memiliki Teman Satu Server



Potongan memori masa lalu Oichi kembali teringat dengan sangat jelas dan nyata oleh Oichi. Bahkan rasa sakitnya kembali terasa dan begitu perih kembali. Semua itu tentunya membuatnya sangat sakit hati karena menorehkan luka dalam yang tidak berdarah. Dan rasa sakit hati itu masih tersimpan hingga sampai saat ini.


"Aku pernah berjanji pada diriku sendiri. Aku juga layak untuk hidup seperti orang lain! Dan aku juga akan menampar orang-orang yang pernah meremehkan dan menghinaku di masa lalu dengan sebuah tindakan nyata, Ellios! Aku akan membuktikan jika aku bisa berada di puncak tertinggi dan menjadi lebih baik dari mereka yang pernah merendahkan dan meremehkanku!"


Ucap Oichimenahan rasa sesak dan perih itu kembali, tanpa sadar kedua jemarinya sudah meremas gaun pendeknya.


"Oichi, aku sungguh minta maaf padamu ... jika semua perbuatanku selama ini malah membuatmu kembali mengingat masa lalumu. Tapi aku sungguh tidak bermaksud seperti itu. Aku sungguh minta maaf padamu." ucap Ellios dengan begitu tulus.


Oichi kembali mengukir senyum samar pada wajah ayunya dan mulai menghela nafas kembali, "Tidak masalah kok. Aku yang seharusnya minta maaf padamu, Ellios. Karena sudah berbuat jahat padamu."


"Mulai sekarang kita bisa berteman jika kamu mau." ucap Ellios tiba-tiba yang sukses membuat Oichi beralih menatapnya.


"Hhm? Tentu saja, Ellios! Aku sudah sangat lama mencari sesama pengguna sistem sepertimu. Karena aku sangat yakin, dialah yang akan paling memahami apa yang aku rasakan selama ini. Aku beruntung bisa bertemu denganmu, Ellios." ucap Oichi sangat bersemangat.


"Hhm. Namun jika aku boleh menyarankan untukmu, sebaiknya gunakan sistemmu dengan baik, Oichi. Sistem idola milikmu sangat luar biasa! Kamu bisa memakainya untuk kebaikan. Gunakan dengan benar dan jangan sedikitpun kamu menyelipkan niat untuk membalas dendam kepada semua orang itu. Memang benar mereka pernah sangat jahat kepadamu. Namun jangan membalasnya dengan hal serupa. Buktikan jika kamu berbeda dari mereka. Biarkan mereka menikmati karya-karya indahmu dengan alami. Karena kamu pasti bisa melakukan semua itu dengan baik, Oichi."


Ucap Ellios penuh harap agar Oichi akan merubah pandangan dan tujuan hidupnya untuk ke depannya.


Sebenarnya ucapan Ellios cukup membuat Oichi merasa kebingungan selama beberapa saat, namun pada akhirnya gadis berparas cantik itu mulai tersenyum manis dan mengangguk samar.


"Ya, Ellios. Aku akan mencobanya mulai dari sekarang! Terima kasih, Ellios! Kamu sungguh berhati mulia dan sangat baik. Aku harus lebih belajar banyak darimu." puji Oichi dengan tulus dan dia berharap benar-benar bisa berubah.


"Sama-sama, Oichi. Uhm ... tapi ... sebenarnya aku tidak seperti itu kok. Aku tidak sebaik itu." ucap Ellios mengusap tengkuknya karena merasa malu. "Uhm ... itu berarti kamu sudah cukup lama memiliki sebuah sistem?" imbuhnya kembali menyimpulkan.


"Hhm. Sudah cukup lama sih. Dan aku sungguh sangat merasa beruntung karena bertemu dan memilikinya. Karena dengan bantuan sistem, hidupku kini telah berubah drastis! Aku juga memiliki beberapa kemampuan dan banyak hal." sahut Oichi dengan wajah yang sangat berbinar.


"Hhm. Kamu benar sekali. Karena bertemu dengan Lovely, kini kesehatanku juga mulai membaik." sahut Ellios mulai terlihat akrab dan leluasa untuk berbincang dengan Oichi.


"Lovely? Siapa dia? Apa dia pemandu sistemmu, Ellios?" tanya Oichi menerka-nerka.


"Yeap. Dia adalah pemandu sistemku. Apa kamu juga ingin melihat statusku saat ini?" tanya Ellios tiba-tiba menawarkan antusias.


"Eh?? Bolehkah aku melihatnya?" tanya Oichi sedikit membulatkan matanya terkejut.


"Tentu saja! Tapi aku harap kamu tidak terkejut jika melihat semua inventory dan statusku saat ini." sahut Ellios dengan senyuman tipisnya.


"Hhm. Baiklah. Aku ingin melihatnya! Tolong bacakan untukku, karena aku tidak akan bisa melihat status pengguna dari sistem lainnya." sahut Oichi masih menghiasi wajah ayunya dengan senyuman manis yamg selalu digilai kaum pria.


"Oichi ... apa kamu ingin melihatnya langsung? Jika kamu mau, maka aku akan memperlihatkannya padamu." tanya Ellios menatap gadis cantik pujaan sahabatnya itu.


"Whoa ... apakah bisa seperti itu?"


"Tentu saja bisa. Bagaimana? Apa kamu mau?"


"Hhm. Okay!! Aku mau lihat!! Aku juga akan memperlihatkan status dan inventory-ku padamu nanti!" sahut Oichi semakin bersemangat.


"Okay!! Baiklah. Tapi sebelumnya aku meminta ijin padamu, untuk menyentuh salah satu bagian dari tubuhmu yang sudah tertanam oleh chip system itu." ucap Ellios dengan hati-hati karena takut akan menyinggung Oichi dan dikira tidak menghormatinya.


Namun sungguh diluar dugaannya, ternyata Oichi malah segera menjawabnya tanpa berpikir panjang terlebih dulu. Dia bahkan malah terlihat sangat antusias dan tidak sabaran.


"Okay!! Aku tidak keberatan kok!!" sahutnya dengan cepat.


"Uhm ... baiklah. Tapi sebelumnya bisakah kamu meminjamkan pakaian ganti untukku, Oichi?" tanya Ellios sangat malu, karena baru menyadari jika saat ini dirinya masih bertelanjanjang dada di hadapan seorang gadis.


Bahkan sejak dari tadi Ellios melupakan hal itu. Hal yang sebenarnya sangat tak biasa untuk dirinya.


Namun bukanya segera mengiyakan atau berlalu untuk mengambil pakaian ganti untuk Ellios, tapi Oichi malah mengangkat kedua alis indahnya dan reflek tatapannya menuruni menatap tubuh atletis Ellios. Dan sebenarnya pemandangan seperti ini adalah hal yang sudah biasa untuknya di dunia entertaiment.


Beberapa model pria kadang malah sering melakukan pemotretan dengan bertelanjang dada. Dan hal itu adalah sesuatu yang sudah sangat wajar di hadapan Oichi. Sangat berbeda dengan Ellios yang menganggap ini adalah sebuah hal yang memalukan.


Namun akhirnya Oichi berlalu dan segera mencarikan pakaian ganti untuk Ellios, karena mungkin saja Ellios sangat merasa kurang nyaman dengan semua ini.


"Pakai ini saja. Ini adalah pakaian milik pengawalku. Semoga saja ukurannya pas untukmu." ucap Oichi sambil menyodorkan sebuah sweater berwarna putih kombinasi hitam bergaris vertikal.


"Hmm. Terima kasih." sahut Ellios mulai mengenakan sweater itu, dan rupanya ukurannya sangat pas.


"Lovely, tolong tampilkan statusku!" perintah Ellios kepada pemandu sistemnya setelah Oichi sudah duduk kembali tepat di sampingnya.


Ellios mulai menyentuh tengkuk Oichi dengan begitu pelan dan hati-hati dengan tangan kirinya. Hingga akhirnya setelah beberapa detik, sebuah layar hologram kebiruan mulai terlihat oleh Oichi juga.


Dan hal itu cukup membuat Oichi juga merasa begitu kagum, karena tampilannya sedikit mirip dengan miliknya namun warnanya sangat berbeda. Jika layar hologram milik Oichi adalah pink lembut, maka milik Ellios adalah kebiruan.


Lalu mereka berdua mulai mengamati dan membaca status terbaru milik Ellios bersama-sama dengan sangat teliti dan hati-hati.