Become An Idol By System

Become An Idol By System
Bertemu Kembali Dengan Ellios



Mendengar ucapan dari kedua pria sangar itu sebenarnya cukup aneh untuk Ellios. Mengapa idol besar seperti Oichi ingin bertemu dengan seorang pemuda biasa seperti Ellios?


Sangat berbeda dengan Jullian, dia merasa sangat kegirangan. Karena sahabat satu-satunya yang dia miliki, kini mendapatkan sebuah kesempatan emas untuk bertemu dengn idol sekaligus pujaan hatinya.


"De-dewi Oichi ingin bertemu dengan Ellios?" ucap Jullian sangat syok bukan main. Namun raut wajah penuh binar dan ketidakpercayaan itu sangat terlihat pada wajahnya.


"Benar sekali. Silakan tuan Ellios ikut bersama dengan kami, karena nona Oichi tidak suka menunggu terlalu lama." ucap pria dewasa itu menegaskan kembali dengan ramah.


"Baiklah. Apakah temanku Jullian boleh ikut?" tanya Ellios kepada kedua pria dewasa itu.


"Maaf. Tapi tidak bisa, Tuan. Nona kami hanya ingin bertemu dengan tuan Ellios Yozhikawa saja." ucap pria dewasa itu menegaskan lagi.


"Tapi ... tidak mungkin aku meninggalkan temanku disini ..." ucap Ellios merasa sangat keberatan.


Namun justru sangat berbeda dengan Jullian. Karena tidak mau menyia-nyiakan kesempatan emas ini, akhirnya Jullian yang bersikeras membujuk Ellios untuk segera menemui dewi Oichi pujaan hatinya.


"Tidak, Elios! Apa yang sedang kamu bicarakan?! Kamu cepat pergi saja sana! Aku akan menunggumu disini!" ucap Jullian penuh dengan penekanan dan terus memaksa Ellios. "Temui dewi Oichi! Ini adalah sebuah kesempatan yang sangat langka!! Percayalah padaku, teman! Pokoknya kamu harus menemui dewi Oichi!" imbuh Jullian berbisik.


"Huft ... baiklah-baiklah! Aku akan menemuinya deh!" ucap Ellios terpaksa. "Kalau begitu ayo kita segera pergi!" imbuh Ellios mulai berlalu bersama kedua pria dewasa yang berpakaian rapi dan necis itu.


Kedua pria dewasa itu akhirnya mulai membawa Ellios untuk menuju ke sebuah bangunan yang cukup megah dan akhirnya mereka mulai berhenti di depan salah satu ruangan itu.


"Silakan masuk, Tuan Ellios. Nona Oichi sudah menunggu tuan di dalam ruangan ini." ucap salah satu pria berjas itu mengulurkan tangan kanannya ke arah ruangan itu dan mempersilakan Ellios untuk segera memasuki ruangan itu.


"Hhm. Baiklah. Terima kasih sudah mengantarku." ucap Ellios dengan tulus dan ramah.


Karena pada dasarnya Ellios adalah tipikal seorang pemuda yang baik, ramah, genius namun sangat introvert tingkat dewa. Teman sehari-harinya hanyalah buku, laptop dan miny computer saja.


"Sama-sama, Tuan Ellios." sahut kedua pria dewasa itu bersamaan lalu meninggkan Ellios begitu saja.


Kini Ellios mulai mengetuk pintu berwarna putih mengkilap itu beberapa kali. Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya mulai terdengar suara seorang gadis dari dalam ruangan mulai mempersilakannya untuk segera memasukinya.


"Masuk!" perintah gadis itu dari dalam ruangan.


Karena sang pemilik ruangan sudah mempersilakan Ellios untuk masuk, akhirnya tanpa berpikir panjang lagi kini Ellios mulai meraih handle pintu ruangan itu dan mulai mendorongnya.


CEKLEKK ...


Ellios membuka pintu ruangan itu dan mulai memasukinya dengan langkah ringan. Namun baru berjalan beberapa langkah saja memasuki ruangan itu, kini Ellios sudah menghentikan langkah kakinya kembali dengan sepasang mata yang sedikit membulat sempurna dan mulut yang menganga.


Rupanya saat Ellios memasuki ruangan ganti itu, Ellios melihat seorang gadis cantik yang sedang berganti pakaian dengan posisi membelakangi dirinya.


"Mm-ma-maaf ... ak-aku tidak tau jika kamu sedang berganti pakaian ... maaf, Nona ..." ucap Ellios begitu syok dan terbata karena terkejut bukan main.


Gadis yang tak lain adalah Oichi itu tertawa kecil di dalam ruangan itu. Dan setelah beberapa saat, Oichi mulai memanggil Ellios kembali dengan santainya.


"Masuklah! Aku sudah selesai kok." ucap Oichi setengah berteriak dari dalam ruangan ganti itu.


Ucapannya terdengar sangat santai dan tak merasa gugup sama sekali.


"Oh ... i-iya ..." Ellios menyauti sedikit terbata, namun akhirnya dia mulai memasuki ruangan ganti itu kembali.


Terlihat seorang gadis cantik dengan balutan gaun merah mudanya yang super minim dan sexy. Gadis cantik bak barbie hidup itu kini mulai melenggang dengan langkahnya yang anggun untuk menyambut kedatangan Ellios.


"Hai, Ellios ..." sapa Oichi dengan melemparkan senyuman manis terbaiknya.


"Oh ... ha-hai juga ..." Ellios menyauti dengan masih tergagap dan masih terlihat begitu kikuk. "Ap-apa kamu ingin membicarakan sesuatu denganku? Dan mengapa kamu mengetahui namaku?" imbuh Ellios sangat ingin tau.


"Sangat mudah untukku untuk mencari tau tentang apapun!" jawab Oichi tersenyum manis dan penuh percaya diri. "Namun satu hal yang tidak aku tau, mengapa kamu berani menolakku di depan para penggemarku?"


"Bukan seperti itu, Nona Oichi. Mana mungkin aku berani menolak kamu?" ucap Ellios dengan cepat, karena sepertinya idol cantik di depannya saat ini sedang salah paham terhadap dirinya.


"Lantas apa? Katakan padaku, Ellios!" sahut Oichi masih saja tersenyum misterius menatap Ellios dan masih melenggang anggun semakin mendekati Ellios.


"Ak-aku sangat merasa tidak pantas untuk berada di atas panggung bersama denganmu, Nona Oichi. Maka dari itu ... aku menolak hadiah itu ..." ucap Ellios mengusap tengkuknya dan sedikit mengalihkan pandangannya ke arah lain.


Karena saat ini Oichi sudah semakin mendekatinya, sedangkan gaun yang sedang dikenakan Oichi saat ini adalah super sexy dan minim. Bahkan sangat memperlihatkan lekuk tubuh moleknya yang indah, ditambah lagi gaun itu memiliki desain yang cukup rendah pada bagian dada.


Semua pemandangan itu sangat tidak biasa untuk Ellios dan sangat membuatnya merasa tidak nyaman. Karena dia adalah mahasiswa kuper yang selalu saja berteman dengan buku.


Oichi hanya tertawa kecil mendengar jawaban dari Ellios yang begitu merendah dan Oichi masih saja melenggang dengan anggun mendekati Ellios. Namun tiba-tiba saja Oichi tersandung oleh karpet yang sedikit terlipat dan mengakibatkan tubuhnya terhuyung dan hendak terjatuh ke depan.


Hingga akhirnya tubuh Oichi malah terjatuh dan menimpa tubuh Ellios. Tubuh Ellios bisa menahan tubuh Oichi dengan baik, namun sebuah kecupan yang tidak disengaja itu tak bisa ditahan oleh Ellios dan terjadi begitu saja!


Tubuh Oichi terjatuh pada pelukan Ellios dan malah mengecup pipi kiri Ellios hingga meninggalkan bekas lipstik pada pipinya.


Karena sesuatu yang terjadi saat ini sungguh sangat di luar dugaan, Ellios malah terpaku cukup lama sambil menahan tubuh Oichi dengan memegang kedua lengannya. Sedangkan pandangan mereka saling bertemu untuk beberapa saat.


Bersambung ...


...🍁🍁🍁...


Bonus visual Jullian dulu ya, besok bonus visual Ellios. Yang udah pernah baca To Be An Immortal Human By System pasti udah kenal dong ya sama mereka.